Update Kasus Adik Pukul Kakak hingga Tewas di Kelapa Gading: Sang Ibu Masih Histeris, Akui Tak Pernah Pilih Kasih
- Tangkapan layar tvOne
Jakarta, tvOnenews.com - Inilah update kasus adik berinisial MAH (16) yang memukul kakaknya berinisial MAR (22) hingga tewas di Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada Selasa (24/2/2026) sore.
Kasat Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Metro Jakarta Utara Kompol Ni Luh Sri Arsin mengatakan sang ibu masih histeris.
Pihaknya pun memberikan trauma healing agar sang ibu bisa menenangkan dirinya.
“Sang ibu masih histeris dan kami berikan pemulihan trauma dengan hipnoterapi agar dapat menenangkan diri,” ujarnya, Jumat (27/2/2026).
Menurut dia, kondisi ini pasti sangat berat bagi sang ibu mengingat satu anaknya telah tiada dan satu anaknya menjadi pelakunya.
“Pemberian layanan trauma healing ini kembali akan kami lakukan dan melihat kondisi kejiwaan sang ibu,” terangnya.
Berdasarkan pernyataan yang diterimanya, Sri mengatakan sang ibu mengaku tidak pernah pilih kasih kepada kedua anak kandungnya.
Sang ibu juga sempat bercerita bahwa MAR berkuliah di tiga tempat sehingga membutuhkan biaya pendidikan yang lebih besar dibandingkan MAH yang masih bersekolah.
“Ibu ini malah lebih sayang kepada pelaku karena dia mengalami penyakit lambung sehingga mendapatkan perhatian lebih,” terangnya.
Berdasarkan pemeriksaan, diketahui bahwa komunikasi kakak-adik itu memang tak berjalan baik.
“Jika si abang ingin bicara dengan adik melalui ibunya. Begitu juga sebaliknya,” terangnya.
Adapun saat kejadian pelaku berkali-kali memukul kepala korban dengan palu hingga tersungkur karena emosi. Saat di TKP korban masih dalam keadaan hidup karena masih bersuara.
“Namun, korban meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit,” ujarnya.
Motif sementara pelaku nekat melakukan pembunuhan tersebut diduga karena ada permasalahan keluarga dan cemburu kakaknya lebih diperhatikan ibunya. (ant/nsi)
Load more