GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Presiden Prabowo Jalani 8 Program Unggulan, Ekonom Sarankan Evaluasi Hingga Reshuffle Menteri

Adidaya Institute meminta Presiden Prabowo Subianto melakukan evaluasi terhadap sejumlah kementerian yang mengurusi delapan (8) program unggulan pemerintahan Prabowo-Gibran.
Sabtu, 28 Februari 2026 - 16:03 WIB
Presiden Prabowo Jalani 8 Program Unggulan, Ekonom Sarankan Evaluasi Hingga Reshuffle Menteri
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Adidaya Institute meminta Presiden Prabowo Subianto melakukan evaluasi terhadap sejumlah kementerian yang mengurusi delapan (8) program unggulan pemerintahan Prabowo-Gibran

Bahkan menurutnya, Presiden Prabowo tidak perlu ragu mereshuffle menteri terkait yang tidak mampu mendorong terjadinya manfaat ekonomi bagi masyarakat. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Presiden Prabowo tengah menjalankan 8 program unggulan sebagai strategi big push: besar, cepat dan terkoordinasi untuk menyelesaikan masalah struktural bangsa. Karena itu, evaluasi dan reshuffle Menteri harus berbasis kinerja yang bisa dicek publik. Siapa yang tidak mampu mengeksekusi, tidak transparan dan tidak menghasilkan dampak nyata wajib diganti,” ujar Ekonom Adidaya Institute Bramastyo B. Prastowo dalam konferensi pers yang digelar beberapa waktu lalu. 

Bram pun kembali menegaskan strategi kebijakan big bang dan big push Presiden Prabowo tidak akan berhasil jika kabinet pemerintahan diisi oleh para figur yang tidak memahami kerangka kerja dan tidak mampu mengeksekusi program tersebut. Pasalnya, para pembantu Presiden tersebut harus berfungsi sebagai penopang strategi big bang-big push dan bukan justru menjadi penghambat. 

“Big bang dan big push hanya berhasil jika kabinet diisi delivery leaders (Menteri Tukang Eksekusi) dan bukan sekadar komunikator,” jelas dia. 

Meski demikian, ia enggan menyebut nama-nama menteri yang tidak bekerja optimal dalam mendukung 8 program unggulan Presiden Prabowo. Menurut Bram, Presiden tentu sangat memahami pada kementerian-kementerian mana saja 8 program tersebut belum berjalan sempurna. 

“Kami tidak perlu menyebut nama-nama Menteri terkait. Tetapi setidaknya semua Kementerian yang terkait dengan 8 program unggulan wajib dievaluasi Presiden Prabowo. Kami menyerahkan sepenuhnya kepada hak prerogatif Presiden,” ujarnya. 

Sebelumnya, hasil survei Adidaya Institute menyimpulkan sebanyak 43 persen ahli menilai tiga program unggulan Prabowo-Gibran (Kampung Nelayan, KDKMP, dan 3 Juta Rumah) dapat menjadi mesin (engine) pertumbuhan ekonomi baru. Survei Ahli itu menyebut ketiga program itu dianggap mampu menciptakan produksi, menyerap tenaga kerja dan menggerakkan perputaran uang di daerah.

Survei Ahli yang dilakukan ini berlangsung pada Desember 2025 hingga Februari 2026 di 12 kota besar di Indonesia (Medan, Bandar Lampung, Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Denpasar, Samarinda, Banjarmasin, Makassar, Manado dan Ternate). 

Survei melibatkan 72 responden ahli dengan latar belakang berbagai profesi antara lain akademisi (22 orang), legislatif (12 orang), birokrat (14 orang), pelaku usaha (13 orang), tenaga kesehatan (7 orang) dan aktivis (4 orang). 

Survei juga dilakukan dengan menggunakan metode analyctical networking process dan indepth interview beserta agenda focus group discussion (FGD). 

“Sebanyak 43 persen bobot kebijakan publik berada pada klaster engine (mesin) pertumbuhan ekonomi riil, dan bukan pada program simbolik. Big push berhasil jika pemerintah berani memilih prioritas. Data riset nasional menunjukkan Kampung Nelayan, KDKMP, dan 3 juta rumah memiliki daya ungkit tertinggi terhadap produksi dan lapangan kerja,” tutur dia. 

Menurut Adidaya Institute, dengan menggunakan 8 program unggulan, Presiden Prabowo menggunakan pendekatan kerangka kerja big bang dan big push dalam mengatasi problem kemiskinan di Indonesia. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pengertiannya, Presiden Prabowo mengambil jalan cepat dan strategis untuk mengatasi problem kemiskinan mendasar dengan berfokus pada pembangunan manusia dan ekonomi kerakyatan.

Kedelapan program unggulan tersebut antara lain Koperasi Desa/ Kelurahan Merah Putih (KDKMP), Kampung Nelayan, 3 Juta Rumah, Lumbung Pangan, Makan Bergizi Gratis (MBG), Sekolah Rakyat, Cek Kesehatan Gratis (CKG) dan Dukungan Palestina Merdeka.  

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pembunuh Siswi SMK di Cianjur Ternyata Ayah Tirinya, Pelaku Jerat Leher Korban Pakai Kabel Charger, Motifnya Konflik Rumah Tangga

Pembunuh Siswi SMK di Cianjur Ternyata Ayah Tirinya, Pelaku Jerat Leher Korban Pakai Kabel Charger, Motifnya Konflik Rumah Tangga

Kasus pembunuhan terhadap siswi SMK berinisial SH (16) di Kecamatan Cikalongkulon, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat berhasil terkuak. 
Hari Raya Waisak 2026, Kemenimipas Beri Remisi ke 1.052 Warga Binaan

Hari Raya Waisak 2026, Kemenimipas Beri Remisi ke 1.052 Warga Binaan

Kemenimipas memberikan remisi khusus dan pengurangan masa pidana di Hari Raya Waisak 2026 ke 1.052 narapidana dan anak binaan beragama Buddha di seluruh Indonesia.
Satresnarkoba Polres Pacitan Ungkap Jaringan Peredaran Obat Keras, 3 Orang Diamankan

Satresnarkoba Polres Pacitan Ungkap Jaringan Peredaran Obat Keras, 3 Orang Diamankan

Satresnarkoba Polres Pacitan menangkap tiga orang terduga pelaku pemakai sekaligus pengedar narkotika jenis obat-obatan.
Sidang Gugatan MC dan Juri Lomba Cerdas Cermat MPR Digelar Selasa Depan

Sidang Gugatan MC dan Juri Lomba Cerdas Cermat MPR Digelar Selasa Depan

Gugatan tersebut diajukan oleh advokat David Tobing setelah pelaksanaan LCC Empat Pilar MPR RI di Kalimantan Barat menuai sorotan publik.
Alasan Gabriel Magalhaes Jadi Penendang Penalti Penentu Arsenal di Laga Kontra PSG Terungkap

Alasan Gabriel Magalhaes Jadi Penendang Penalti Penentu Arsenal di Laga Kontra PSG Terungkap

Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, mengungkap alasan Gabriel Magalhaes menjadi penendang penalti terakhir di final Liga Champions. Itu menyebabkan mereka kalah dari Paris Saint-Germain.
Wanita Ditemukan Tewas di Hotel Jakarta Selatan, Terduga Pelaku Pembunuhan Ditangkap

Wanita Ditemukan Tewas di Hotel Jakarta Selatan, Terduga Pelaku Pembunuhan Ditangkap

Terduga pelaku pembunuhan wanita berinisial L (20) yang mayatnya ditemukan di salah satu hotel di Jakarta Selatan ditangkap. 

Trending

Prihantini Beri Klarifikasi dan Surat Pernyataan Terkait Pencatutan Nama Dosen dalam Riset: Saya Mohon Maaf

Prihantini Beri Klarifikasi dan Surat Pernyataan Terkait Pencatutan Nama Dosen dalam Riset: Saya Mohon Maaf

Polemik dugaan manipulasi riset melibatkan seorang peneliti bernama Prihantini dalam sebuah konferensi internasional hingga kini terus menyita perhatian publik
Mees Hilgers Tiba-Tiba Mendarat di Jakarta, Dipanggil John Herdman untuk Perkuat Timnas Indonesia?

Mees Hilgers Tiba-Tiba Mendarat di Jakarta, Dipanggil John Herdman untuk Perkuat Timnas Indonesia?

Pemain Timnas Indonesia, Mees Hilgers, mendadak mengabarkan bahwa dirinya berada di Jakarta. Padahal, John Herdman tidak memanggilnya untuk skuad FIFA Matchday Juni 2026.
Viral! Lagi Meliput Proyek KDM di Wisata Air Kalimalang Bekasi, Konten Kreator Diduga Diintimidasi Bang Jago

Viral! Lagi Meliput Proyek KDM di Wisata Air Kalimalang Bekasi, Konten Kreator Diduga Diintimidasi Bang Jago

2 konten kreator diduga diintimidasi preman saat meliput proyek Wisata Air diinisiasikan Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) di Kalimalang, Kota Bekasi viral.
Chelsea Langsung Sindir Arsenal usai Gagal Juara Liga Champions 2025-2026

Chelsea Langsung Sindir Arsenal usai Gagal Juara Liga Champions 2025-2026

Chelsea langsung membuat sindiran terhadap Arsenal yang gagal juara Liga Champions 2025-2026. Mereka kalah lewat adu penalti dari Paris Saint-Germain.
Bung Ropan Mulai Curiga Pemain Ini akan Gantikan Posisi Jay Idzes di Timnas Indonesia dalam FIFA Matchday

Bung Ropan Mulai Curiga Pemain Ini akan Gantikan Posisi Jay Idzes di Timnas Indonesia dalam FIFA Matchday

Bung Ropan memberikan prediksinya soal siapa pemain yang akan mengisi posisi Jay Idzes di Timnas Indonesia. Jay Idzes dipastikan absen dalam FIFA Matchday Juni.
Sebelum Berangkat Penuhi Panggilan Timnas Indonesia, Emil Audero Sempatkan Bicara Soal Masa Depannya di Cremonese

Sebelum Berangkat Penuhi Panggilan Timnas Indonesia, Emil Audero Sempatkan Bicara Soal Masa Depannya di Cremonese

Penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero bicara terkait masa depannya bersama Cremonese yang terdegradasi ke Serie B usai finis tiga terbawah di Serie A.
Rekap Hasil Tinju Dunia Hari Ini: Dmitry Bivol Bantai Michael Eifert, Mukhammad Shekhov Raih Kemenangan

Rekap Hasil Tinju Dunia Hari Ini: Dmitry Bivol Bantai Michael Eifert, Mukhammad Shekhov Raih Kemenangan

Rekap hasil tinju dunia, di mana Dmitry Bivol berhasil mempertahankan gelar juara kelas berat ringan usai mengalahkan Michael Eifert dalam 12 ronde.
Selengkapnya

Viral