News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dubes Indonesia untuk Iran Pastikan 329 WNI Aman dan Tidak Ada Ancaman Langsung di Tengah Gempuran Rudal

Di tengah memanasnya konflik bersenjata antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel, KBRI Teheran memastikan ratusan WNI dalam kondisi terpantau dan belum menghadapi ancaman langsung.
Minggu, 1 Maret 2026 - 11:44 WIB
Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia untuk Iran dan Turkmenistan Rolliansyah (Roy) Soemirat
Sumber :
  • Abdul Gani Siregar-tvOne

Jakarta, tvOnenews.com — Di tengah memanasnya konflik bersenjata antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Teheran memastikan ratusan warga negara Indonesia (WNI) dalam kondisi terpantau dan belum menghadapi ancaman langsung.

Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia untuk Iran dan Turkmenistan, Rolliansyah (Roy) Soemirat, dalam keterangan pers secara daring yang dikutip Minggu (1/3/2026) menyampaikan bahwa KBRI terus memantau situasi keamanan pascaserangan yang terjadi di sejumlah wilayah Iran.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kondisi dan situasi di Iran saat ini terkait dengan adanya serangan yang dilakukan terhadap Iran oleh beberapa negara lain,” ujar Roy.

Ia menegaskan fokus utama KBRI Teheran saat ini adalah memastikan keselamatan seluruh WNI yang berada di berbagai kota di Iran.

Tercatat sedikitnya 329 WNI telah melapor dan terdaftar resmi di KBRI Teheran.

“Konsentrasi KBRI Teheran saat ini adalah terus melakukan komunikasi dua arah dengan seluruh warga negara Indonesia yang ada di Iran, di seluruh kota, tercatat paling tidak ada sekitar 329 WNI yang melapor diri dan tercatat secara resmi di KBRI Tehran,” katanya.

Menurut Roy, komunikasi intensif tersebut menjadi kunci dalam menentukan langkah perlindungan yang tepat.

“Komunikasi ini sangat penting untuk kami dapat memberikan asesmen yang paling tepat untuk memberikan bantuan dan perlindungan yang dibutuhkan oleh para WNI,” ujarnya.

Hingga pukul 14.30 waktu Iran, KBRI memastikan belum ada laporan ancaman langsung terhadap WNI.

“Adapun dapat saya sampaikan, sampai saat ini sekitar waktu 2.30 sore waktu Iran, seluruh simpul-simpul WNI yang kami hubungi di berbagai kota di Iran menyampaikan bahwa dirinya tidak mengalami atau merasakan ancaman langsung terhadap para WNI tersebut,” tegas Roy.

Meski demikian, KBRI tetap mengimbau seluruh WNI untuk meningkatkan kewaspadaan dan mengambil langkah pengamanan mandiri.

“Namun demikian, tentu saja KBRI tetap mengimbau agar WNI mengambil langkah-langkah yang diperlukan guna melakukan pengamanan terhadap diri dan keluarganya masing-masing,” katanya.

Roy menambahkan asesmen keamanan akan terus dilakukan dan dikoordinasikan dengan Kementerian Luar Negeri di Jakarta.

“Adapun asesmen mengenai keamanan di Iran akan tetap dilakukan KBRI Teheran dan berkoordinasi dengan kantor Kemlu di Jakarta. Update selanjutnya akan diberikan secara berkala melalui Kemlu, khususnya jubir Kemlu,” ujarnya.

Sementara itu, situasi di Iran dilaporkan memburuk setelah serangan yang dilancarkan Amerika Serikat dan Israel.

Palang Merah Iran (IRCS) mencatat sedikitnya 201 orang tewas dan 747 lainnya luka-luka akibat serangan tersebut.

“Sejauh ini 747 orang luka-luka dan 201 orang meninggal,” kata organisasi tersebut seperti dikutip kantor berita Mehr.

Tim penyelamat Iran melaporkan serangan terjadi di 24 dari 31 provinsi di negara itu.

Pada Sabtu (28/2/2026) pagi, Kementerian Pertahanan Israel menyatakan telah meluncurkan serangan terhadap Iran dan menetapkan status darurat di seluruh wilayahnya.

Tak lama berselang, Amerika Serikat juga melakukan serangan terhadap sejumlah sasaran di Iran dari udara dan laut.

Sebagai respons, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengonfirmasi peluncuran gelombang pertama serangan roket ke Israel.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Iran juga meluncurkan rudal dan drone ke arah Israel serta menargetkan sejumlah pangkalan militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah, termasuk di Qatar, Uni Emirat Arab, dan Arab Saudi.

Konflik yang terus berkembang ini membuat situasi kawasan semakin tegang, sementara KBRI Teheran memastikan komunikasi dan perlindungan bagi WNI tetap menjadi prioritas utama. (agr/nsi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Prediksi Skor Abha Club vs Al Shabab di Liga Pro Saudi 2026/2027: Ujian Berat di Kandang

Prediksi Skor Abha Club vs Al Shabab di Liga Pro Saudi 2026/2027: Ujian Berat di Kandang

Menyongsong paruh pertama musim, baik Abha maupun Al Shabab sama-sama membawa misi dan ambisi yang cukup kontras di papan klasemen sementara Liga Pro Saudi.
Bawa Bakso Naik Kelas, LPPOM Dorong Penguatan Ekosistem Halal

Bawa Bakso Naik Kelas, LPPOM Dorong Penguatan Ekosistem Halal

Guna meningkatkan daya saing industri bakso di Tasikmalaya, Lembaga Pengkajian Pangan, Obat dan Makanan (LPPOM) menggelar LPPOM Halal Connect bertema "Kuliner Tasikmalaya Naik Kelas" di Aula Bappelitbangda, Kamis (29/10). 
Istri dr Gia Bantah Mau Pamer usai Dinyatakan Positif Hamil setelah Penantian 8 Tahun: Aku Sangat Membutuhkan Doa

Istri dr Gia Bantah Mau Pamer usai Dinyatakan Positif Hamil setelah Penantian 8 Tahun: Aku Sangat Membutuhkan Doa

Menanggapi gelombang sambutan hangat serta ucapan selamat yang datang dari berbagai penjuru warganet, Syafira Imaniar lantas mencurahkan perasaan harunya melalui akun Threads pribadi miliknya.
Tegarnya Istri Pelaku Mutilasi di Madiun Beri Pesan Kepada Suaminya: Jangan Takut Mati, Kamu Harus Bertaubat

Tegarnya Istri Pelaku Mutilasi di Madiun Beri Pesan Kepada Suaminya: Jangan Takut Mati, Kamu Harus Bertaubat

Kasus pembunuhan disertai mutilasi yang dilakukan Dwi Bagus Martono (40) di Madiun terhadap istri sirinya, DH (30) dan anak, AG (4), meninggalkan duka mendalam.
Usai Taklukkan Inter, Rossoneri Dapat Kabar Besar: Markus Krosche Sepakat Gabung AC Milan

Usai Taklukkan Inter, Rossoneri Dapat Kabar Besar: Markus Krosche Sepakat Gabung AC Milan

AC Milan selangkah lebih dekat mendapatkan direktur sepak bola baru. Markus Krösche disebut telah mencapai kesepakatan untuk mengisi posisi Head of Football.
Polri Tetapkan 13 Tersangka Kasus TPPO WNI Modus Tentara Bayaran Rusia, Satu Masih DPO

Polri Tetapkan 13 Tersangka Kasus TPPO WNI Modus Tentara Bayaran Rusia, Satu Masih DPO

Tim Direktorat Tindak Pidana PPA-PPO Bareskrim Polri dan Dirres PPA-PPO Polda jajaran menetapkan 13 tersangka dalam kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO) modus perekrutan WNI sebagai tentara bayaran di negara Rusia.

Trending

Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Melalui unggahannya di Threads, netizen tersebut mengungkapkan kekecewaannya lantaran transaksi tarik tunai dari rekening miliknya dibatasi sepihak oleh bank.
Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Prof. Endang Warsiki, Guru Besar IPB University, meninggal dunia pada 2 November 2026. Simak profil, pendidikan, perjalanan hidup, dan kontribusinya di bidang agroindustri.
Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

YouTuber Herri Pras digeruduk dan ditendang oleh sekelompok orang dari komunitas bela diri di kediamannya usai menyebarkan konten viral tantangan bertarung.
Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Nama YouTuber Herri Pras tengah menjadi sorotan setelah sebuah video memperlihatkan dirinya didatangi sekelompok pria bela diri. Ini profilnya.
Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Menurut pelaku AR (22), ia membunuh SF dengan cara mencelupkan kepala korban ke bak air di toilet dekat Stasiun Kebayoran Lama dan kakinya diangkat ke atas.
Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Gelandang Timnas Indonesia, Joey Pelupessy, membawakan kabar gembira menjelang FIFA Matchday November 2026. Sang gelandang berhasil membantu klubnya meraih kemenangan.
Sopir Truk Molen Diamankan Polisi, Usai 6 Warga Tewas dalam Kecelakaan Maut di Bekasi

Sopir Truk Molen Diamankan Polisi, Usai 6 Warga Tewas dalam Kecelakaan Maut di Bekasi

Dari total 12 korban, enam orang mengalami luka-luka dan enam lainnya meninggal dunia dalam kecelakaan yang terjadi di area halte Jalan Cut Mutia, Kota Bekasi.
Selengkapnya

Viral