News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Prabowo Petakan Arah Indonesia di Tengah Serangan AS–Israel ke Iran, PBB Dinilai Tak Lagi Bertaji

Eskalasi konflik setelah serangan Amerika Serikat (AS) dan Israel ke Iran memaksa Indonesia menghitung ulang arah kebijakan luar negerinya.
Rabu, 4 Maret 2026 - 10:21 WIB
Mantan Menteri Luar Negeri Hassan Wirajuda
Sumber :
  • Tim tvOnenews/Abdul Gani Siregar

Jakarta, tvOnenews.com — Eskalasi konflik setelah serangan Amerika Serikat (AS) dan Israel ke Iran memaksa Indonesia menghitung ulang arah kebijakan luar negerinya. 

Presiden Prabowo Subianto disebut tengah memetakan “navigasi” Indonesia di tengah dunia yang kian tak pasti dan kehilangan penyeimbang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal itu diungkapkan mantan Menteri Luar Negeri Hassan Wirajuda usai menghadiri pertemuan tertutup antara Presiden dengan para mantan presiden dan wakil presiden, tokoh diplomat, serta ketua umum partai politik di Kompleks Istana Kepresidenan, Selasa (3/3/2025) malam.

“Bapak Presiden menggambarkan bagaimana kita harus menavigasi hidup kita bukan hanya dua karang, tapi sekarang beberapa karang dan itu tidak mudah,” ujar Hassan.

Dalam forum tersebut, Prabowo memaparkan perkembangan global terkini, dengan fokus utama pada dampak langsung serangan AS dan Israel terhadap Iran.

“Presiden memberikan update briefing tentang berbagai perkembangan terbaru di yang terjadi di dunia, khususnya berkaitan dengan yang selama ini sudah menjadi perhatian banyak di antara kita yaitu mengenai yang paling mutakhir tentunya, perkembangan serangan AS dan Israel terhadap Iran,” ujar Hassan.

Menurut Hassan, diskusi tidak berhenti pada aspek militer atau geopolitik semata. Presiden juga mengajak peserta menimbang implikasi lebih luas terhadap Indonesia dan tatanan global yang dinilai semakin rapuh.

“Didiskusikan implikasinya apa terhadap kita? Terhadap dunia, ketika tatanan dunia sudah tidak lagi efektif dan tidak ada lagi peluang kepada negara yang menjadi korban serangan militer mengadu kepada siapa,” ujar Hassan.

Ia bahkan menilai peran Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) kian melemah dalam menghadapi negara-negara besar.

“Karena PBB sudah tidak berperan dan aturan atau rules based order hanya on paper dan memang tidak ada kekuatan memaksa apalagi kalau itu berkaitan dengan negara-negara besar,” sambungnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Situasi tersebut, lanjut Hassan, menempatkan Indonesia dalam posisi dilematis. Selain ancaman terhadap stabilitas keamanan global, dampak ekonomi menjadi bayang-bayang serius, terutama pada sektor energi.

“Potensi efek dari perang ini terhadap kepada ekonomi dunia khususnya yang menyangkut supply, oil, minyak dan gas kita berhitung semua apa efeknya terhadap kita dari sisi itu saja,” jelas Hassan. (agr/ree)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ahli Ungkap Penyebab Kulit Sensitif Semakin Banyak Dikeluhkan

Ahli Ungkap Penyebab Kulit Sensitif Semakin Banyak Dikeluhkan

Keluhan kulit sensitif semakin sering menjadi perhatian, terutama di tengah cuaca yang berubah-ubah, paparan polusi, penggunaan pendingin ruangan, hingga tingginya aktivitas harian.
Antisipasi Begal, 350 Personel Polisi Dikerahkan

Antisipasi Begal, 350 Personel Polisi Dikerahkan

Mengantisipasi aksi begal dan gangguan keamanan pada malam akhir pekan, Polresta Bandung bersama TNI dan Pemerintah Kabupaten Bandung, Jawa Barat, mengerahkan sekitar 350 personel dalam patroli gabungan skala besar.
Seluruh Pintu Masuk Wisata Bromo Ditutup Akibat Kebakaran Hutan

Seluruh Pintu Masuk Wisata Bromo Ditutup Akibat Kebakaran Hutan

Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) mengumumkan penutupan secara total seluruh akses kunjungan wisata ke kawasan Gunung Bromo di Jawa Timur.
Pentingnya Kontrak dan Kesepakatan Awal untuk Hindari Sengketa Industri Event

Pentingnya Kontrak dan Kesepakatan Awal untuk Hindari Sengketa Industri Event

Seminar hukum bertajuk “Ketika Event Gagal, Siapa yang Bertanggung Jawab?” digelar PT Seaquaes Park Indonesia di Kuningan, Jakarta Selatan, pada Jumat (7/8).
Chelsea Hajar AC Milan 3-0, Xabi Alonso Ungkap Kesan Mendalam soal Atmosfer Satdion Gelora Bung Karno

Chelsea Hajar AC Milan 3-0, Xabi Alonso Ungkap Kesan Mendalam soal Atmosfer Satdion Gelora Bung Karno

Pelatih Chelsea, Xabi Alonso, dibuat terpukau dengan atmosfer Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, saat menghadapi AC Milan.
Mengenal Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Bikin Raksasa Pertahanan Dunia Kepincut Indonesia

Mengenal Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Bikin Raksasa Pertahanan Dunia Kepincut Indonesia

Walau masih muda Norman Joesoef bukanlah sosok baru di dunia pertahanan. Sejak mendirikan Republikorp pada 2013, ia mengusung visi besar membangun industri per-

Trending

Seluruh Pintu Masuk Wisata Bromo Ditutup Akibat Kebakaran Hutan

Seluruh Pintu Masuk Wisata Bromo Ditutup Akibat Kebakaran Hutan

Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) mengumumkan penutupan secara total seluruh akses kunjungan wisata ke kawasan Gunung Bromo di Jawa Timur.
Antisipasi Begal, 350 Personel Polisi Dikerahkan

Antisipasi Begal, 350 Personel Polisi Dikerahkan

Mengantisipasi aksi begal dan gangguan keamanan pada malam akhir pekan, Polresta Bandung bersama TNI dan Pemerintah Kabupaten Bandung, Jawa Barat, mengerahkan sekitar 350 personel dalam patroli gabungan skala besar.
Indonesia Beauty Entrepreneur Legacy Awards 2026 Digelar di Jiexpo Kemayoran, Peserta dari 4 Negara Adu Karya PMU

Indonesia Beauty Entrepreneur Legacy Awards 2026 Digelar di Jiexpo Kemayoran, Peserta dari 4 Negara Adu Karya PMU

Indonesia Beauty Entrepreneur Legacy Awards 2026 digelar di Jiexpo Kemayoran, diikuti peserta dari Indonesia hingga Malaysia, Taiwan, dan Thailand dalam kompetisi PMU.
Festival Bedhayan VI Digelar di Jakarta, Hadirkan 16 Kelompok Tari dari Berbagai Daerah

Festival Bedhayan VI Digelar di Jakarta, Hadirkan 16 Kelompok Tari dari Berbagai Daerah

Festival Bedhayan VI digelar di Gedung Kesenian Jakarta, Sabtu (8/8/2026) dengan mengangkat tema Memayu Hayuning Bawana.
Detik-detik Koarmada RI Gagalkan Penyelundupan 1,3 Ton Diduga Narkotika di Perairan Bintan

Detik-detik Koarmada RI Gagalkan Penyelundupan 1,3 Ton Diduga Narkotika di Perairan Bintan

Penyelundupan narkoba tersebut dilakukan oleh KRI Kerambit-627, unsur Guspurla Koarmada I, terhadap MV King Sun berbendera Tanzania. 
Komentar John Herdman soal Keputusan Aneh Wasit Laga Timnas Indonesia vs Singapura di Piala AFF 2026: Percuma Bahas Itu

Komentar John Herdman soal Keputusan Aneh Wasit Laga Timnas Indonesia vs Singapura di Piala AFF 2026: Percuma Bahas Itu

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, buka suara setelah Garuda gagal melaju ke semifinal Piala AFF 2026. Ia memilih tidak memperpanjang kontroversi wasit.
Berlinang Air Mata, Istri Korban Begal Curhat ke KDM: Dia Abis Shalat Tahajud

Berlinang Air Mata, Istri Korban Begal Curhat ke KDM: Dia Abis Shalat Tahajud

Heboh beberapa waktu lalu, seorang pria meninggal dunia setelah menjadi korban begal. Istri korban pun diundang KDM untuk menjelaskan kronologinya.
Selengkapnya

Viral