News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dari Pahlawan Jadi Tersangka! Dulu Selamatkan Bilqis dari Penculikan, Kini Iptu N Buat Remaja di Makassar Tewas Tertembak

Kasus ini masih ditangani Propam Polrestabes Makassar dan terus dikembangkan.
Kamis, 5 Maret 2026 - 07:55 WIB
Ilustrasi penembakan.
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Anggota polisi yang terlibat dalam insiden kematian seorang remaja bernama Betrand Eka Prasetyo (18) di Makassar, resmi ditetapkan sebagai tersangka. Hal itu dibenarkan Kapolrestabes Makassar, Komisaris Besar Polsi Arya Perdana.

"Betul (Ditetapkan tersangka)," ujarnya kepada wartawan, dikutip Kamis, 5 Maret 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Polisi yang dimaksud adalah Iptu N. Kasus ini masih ditangani Propam Polrestabes Makassar dan terus dikembangkan.

Usut punya usut, nama Iptu N sebelumnya dikenal publik sebagai polisi yang sempat menjadi sorotan saat berhasil menyelamatkan Bilqis Ramadhani (4,5), korban penculikan di Jambi pada 2025 lalu.

Namun kini, ia harus menghadapi proses hukum setelah insiden penembakan di Jalan Toddopuli Raya, Kecamatan Panakkukang, Makassar, Minggu, 1 Maret 2026. Pihaknya memastikan tidak akan menutup-nutupi proses hukum yang berjalan.

Sebelumnya diberitakan, Betrand meninggal dunia usai tertembak senjata api milik oknum polisi saat proses penangkapan di Makassar, Sulawesi Selatan.

Insiden itu terjadi setelah korban diduga terlibat aksi tawuran menggunakan senjata mainan berpeluru jeli. Kapolrestabes Makassar, Komisaris Besar Polsi Arya Perdana, membenarkan peristiwa tersebut. Kejadian Minggu, 1 Maret 2026. Dirinya menjelaskan, kejadian berawal sekitar pukul 07.00 WITA.

Kapolsek Rapocini saat itu melaporkan melalui handy talky (HT) adanya sekelompok remaja yang diduga bermain senapan mainan di jalanan dan meresahkan warga.

Menurut laporan, para remaja tersebut mencegat pengguna jalan, bahkan diduga mendorong hingga menendang pengendara yang melintas.

“Tindakan-tindakannya ini sangat meresahkan warga masyarakat,” tutur dia, Rabu, 4 Maret 2026.

Mendapat laporan tersebut, Iptu N langsung menuju lokasi. Setibanya di tempat kejadian perkara (TKP), ia mendapati Betrand tengah melakukan tindakan keras terhadap seorang pengendara motor.

Iptu N kemudian turun dari mobil dan melakukan penangkapan. Dalam proses itu, ia melepaskan tembakan peringatan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Begitu Iptu N turun dari mobil langsung melakukan penangkapan, pegang pelaku sambil mengeluarkan tembakan peringatan,” kata dia.

Namun, situasi berubah saat korban disebut berusaha melarikan diri dan melakukan perlawanan. Dalam kondisi tersebut, senjata api yang masih dipegang Iptu N dilaporkan meletus dan mengenai bagian belakang tubuh korban.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hasan Nasbi Singgung Reshuffle Kabinet: Diberhentikan dari Jabatan Bukan Akhir Karier Politik

Hasan Nasbi Singgung Reshuffle Kabinet: Diberhentikan dari Jabatan Bukan Akhir Karier Politik

Hasan Nasbi menyinggung reshuffle kabinet dan perjalanan politik Prabowo Subianto serta Anwar Ibrahim yang membuktikan pemberhentian bukan akhir karier.
Menhut Sebut Hotspot Karhutla Terus Menurun, Pemerintah Tetap Waspada

Menhut Sebut Hotspot Karhutla Terus Menurun, Pemerintah Tetap Waspada

Menhut Raja Juli Antoni menyebut jumlah titik panas atau hotspot kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah rawan menunjukkan tren penurunan.
Rodri Ungkap Alasan Tolak Real Madrid, Mourinho Sampai Turun Tangan tapi Eks Man City Pilih Barcelona

Rodri Ungkap Alasan Tolak Real Madrid, Mourinho Sampai Turun Tangan tapi Eks Man City Pilih Barcelona

Rodri akhirnya mengungkap alasan menolak Real Madrid dan memilih Barcelona. Mourinho bahkan sempat menghubunginya langsung untuk membujuk sang gelandang.
Viral Pasutri Disebut Tinggal di Kuburan selama Bertahun-tahun, Dedi Mulyadi Langsung Siapkan Bantuan Rp20 Juta

Viral Pasutri Disebut Tinggal di Kuburan selama Bertahun-tahun, Dedi Mulyadi Langsung Siapkan Bantuan Rp20 Juta

Dedi Mulyadi atau KDM turun tangan usai pasutri di TPU Pandu viral. Rp20 juta disiapkan, tetapi muncul fakta baru soal tempat tinggal mereka.
Houthi Bantah Telah Menargetkan Kota Makkah

Houthi Bantah Telah Menargetkan Kota Makkah

Houthi, Selasa (15/9), menyatakan pihaknya tidak menimbulkan ancaman apa pun terhadap kota suci Makkah maupun situs-situs suci Islam lainnya di Arab Saudi, seperti dilansir Sputnik.
Menhut soal Karhutla: Masih Ada Warga Bakar Lahan Setiap Api Sudah Padam

Menhut soal Karhutla: Masih Ada Warga Bakar Lahan Setiap Api Sudah Padam

Menhut Raja Juli Antoni mengungkap adanya tren peningkatan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) setiap akhir pekan.

Trending

Menguak Tabir Penyebab Utama Purbaya Dicopot sebagai Menkeu: Ini adalah Momentum

Menguak Tabir Penyebab Utama Purbaya Dicopot sebagai Menkeu: Ini adalah Momentum

Purbaya Yudhi Sadewa, kini menjadi sorotan publik, usai dirinya dicopot Presiden Prabowo sebagai Menteri Keuangan (Menkeu) Republik Indonesia. Tidak sedikit
Istri Purbaya Buka Suara Usai Suaminya Dicopot Prabowo, Singgung Orang Jahat

Istri Purbaya Buka Suara Usai Suaminya Dicopot Prabowo, Singgung Orang Jahat

Istri Purbaya Yudhi Sadewa, Ida Yulidina merespons pencopotan suaminya dari jabatan Menteri Keuangan (Menkeu) oleh Presiden Prabowo Subianto. Ia bilang kalau...
Begini Kronologi Pak Guru Yasin yang Viral di Medsos, Kini Dikabarkan telah Dipecat dari Sekolah

Begini Kronologi Pak Guru Yasin yang Viral di Medsos, Kini Dikabarkan telah Dipecat dari Sekolah

Aksi pak guru SD di Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah tengah viral di media sosial. Sebab diduga menggunakan make up dan lipstik saat mengajar.
Viral "Pak Guru" di Tolitoli Pakai Makeup saat Mengajar, Kini Diberhentikan

Viral "Pak Guru" di Tolitoli Pakai Makeup saat Mengajar, Kini Diberhentikan

Viral di media sosial sejumlah video yang memperlihatkan seorang “Pak Guru” memakai makeup ala perempuan saat mengajar. Kini berujung diberhentikan.
Berkelakar Usai Dipecat Jadi Menkeu, Purbaya: Mau Mancing Ikan Mujair, Ikan Nila di Kolam

Berkelakar Usai Dipecat Jadi Menkeu, Purbaya: Mau Mancing Ikan Mujair, Ikan Nila di Kolam

Mantan Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa berkelakar usai dirinya dipecat dari jabatannya. Dia akan memancing di kolam sambil memikirkan kenapa dirinya dipecat. 
KPK Ungkap Peran Fahd Arafiq dalam Kasus HGB Summarecon: Jadi Penampung Uang Korupsi ATR/BPN

KPK Ungkap Peran Fahd Arafiq dalam Kasus HGB Summarecon: Jadi Penampung Uang Korupsi ATR/BPN

Erwin dan Fakhry kemudian menyetorkan uang tersebut kepada mantan Bupati Kebumen Arif Sugiyanto, yang diduga juga termasuk salah satu orang kepercayaan Nusron Wahid.
Terpopuler: Kata Anak Purbaya Yudhi Sadewa Usai Ayahnya Dicopot hingga Peringatan Media Korea untuk Megawati

Terpopuler: Kata Anak Purbaya Yudhi Sadewa Usai Ayahnya Dicopot hingga Peringatan Media Korea untuk Megawati

Tiga berita jadi sorotan pembaca tvOnenews.com Selasa (15/9), mulai dari respons putra Purbaya Yudhi Sadewa usai sang ayah dicopot hingga Megawati Hangestri.
Selengkapnya

Viral