BNPP RI Targetkan Peresmian PLB Temajuk pada 2026, Gerbang Baru Lintas Batas RI-Malaysia di Sambas
- Istimewa
Jakarta, tvOnenews.com - Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) RI merencanakan peresmian Pos Lintas Batas (PLB) Temajuk di Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, yang berbatasan langsung dengan Malaysia.
Rencana tersebut disampaikan Sekretaris BNPP RI, Komjen Pol. Makhruzi Rahman, saat melakukan peninjauan langsung ke kawasan PLB Temajuk, Rabu (4/3/2026).
Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan fasilitas serta dukungan infrastruktur sebelum PLB Temajuk diresmikan dan dioperasikan secara penuh.
Komjen Pol. Makhruzi menjelaskan bahwa peresmian PLB Temajuk direncanakan berlangsung pada pertengahan tahun 2026. Peresmian tersebut menunggu penyelesaian pembangunan akses jalan menuju kawasan Temajuk yang saat ini masih dalam proses peningkatan.
“Rencana peresmian PLB Temajuk ditargetkan pada pertengahan 2026, menunggu penyelesaian pengerjaan jalan di Temajuk,” ujar Komjen Pol. Makhruzi, Jumat (6/3/2026).
Ia menuturkan, saat ini Balai Jalan Kementerian Pekerjaan Umum tengah melaksanakan peningkatan ruas jalan Teluk Atong–Temajuk sepanjang 1,3 kilometer.
Penyelesaian akses jalan tersebut dinilai menjadi faktor penting agar mobilitas masyarakat, petugas, serta aktivitas logistik menuju kawasan PLB dapat berjalan optimal.
Menurut Komjen Pol. Makhruzi, secara fisik pembangunan PLB Temajuk telah rampung sepenuhnya. Namun demikian, masih terdapat beberapa pekerjaan penunjang yang perlu diselesaikan sebelum operasional dimulai.
Di antaranya adalah penataan lingkungan kawasan pabean berupa pembangunan pagar, relokasi Pos Dalduk Satgas Pamtas, serta pembongkaran pos lama milik Bea Cukai.
"Kesiapan fasilitas pendukung tersebut menjadi bagian penting agar operasional PLB dapat berjalan tertib sesuai standar pelayanan lintas batas negara," ungkapnya.
Lebih lanjut, Komjen Pol. Makhruzi menjelaskan bahwa pembukaan kembali jalur perlintasan RI-Malaysia (Temajuk–Telok Melano) akan dilakukan setelah pembangunan akses jalan selesai. Pengaktifan jalur tersebut merujuk pada kesepakatan dalam Border Crossing Agreement (BCA) 2023 antara Indonesia dan Malaysia.
“Dengan dibukanya kembali jalur Temajuk–Telok Melano, diharapkan mobilitas masyarakat perbatasan menjadi lebih tertib dan terkelola melalui jalur resmi,” terangnya.
Ia menambahkan, fasilitas pelayanan di kawasan PLB Temajuk telah disiapkan untuk mendukung operasional instansi terkait, seperti layanan keimigrasian, kepabeanan, serta kekarantinaan yang meliputi kesehatan dan karantina hewan maupun tumbuhan.
Load more