News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Undip dan Polisi Dinilai Lambat Tangani Kasus Pengeroyokan Mahasiswa oleh 30 Orang, DPR: Sudah 5 Bulan

DPR RI kritik penanganan kasus dugaan pengeroyokan mahasiswa Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, Arnendo (20) oleh 30 teman angkatan hingga seniornya.
Jumat, 6 Maret 2026 - 11:00 WIB
Anggota Komisi III DPR RI Abdullah kritik kasus pengeroyokan mahasiswa Undip
Sumber :
  • dok. DPR RI

Jakarta, tvOnenews.com - DPR RI kritik penanganan kasus dugaan pengeroyokan mahasiswa Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, Arnendo (20) oleh 30 teman angkatan hingga seniornya.

Sudah berjalan lima bulan, kasus penganiayaan mahasiswa Undip ini belum juga menemukan titik terang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Anggota Komisi III DPR RI Abdullah menilai penanganan kasus tersebut berjalan sangat lamban, hingga menimbulkan tanda tanya di tengah masyarakat.

“Lambatnya penanganan kasus ini menimbulkan kejanggalan. Sudah hampir lima bulan sejak peristiwa pengeroyokan itu terjadi, tetapi belum ada sanksi terhadap pelaku dan belum ada penetapan tersangka. Apakah ini bentuk toleransi terhadap kekerasan?” kata Abdullah, dikutip dari rilis dpr.go.id, Jumat (6/3/2026).

Kronologi Mahasiswa Undip Dikeroyok 30 Sesama Mahasiswa Usai Dituding Lakukan Pelecehan Seksual, Ini Pengakuannya
Kronologi Mahasiswa Undip Dikeroyok 30 Sesama Mahasiswa Usai Dituding Lakukan Pelecehan Seksual, Ini Pengakuannya
Sumber :
  • Instagram @zainalpetir_

Padahal korban mengalami luka berat patah tulang hidung hingga gegar otak akibat penganiayaan sadis oleh teman dan seniornya di Program Studi Antropologi Sosial Undip.

Menurutnya, keterlambatan penanganan perkara tersebut berpotensi merusak kepercayaan publik terhadap penegakan hukum.

Oleh karena itu Abdullah mengingatkan agar negara wajib memberikan perlindungan hukum yang adil kepada setiap warga negara tanpa diskriminasi.

Abduh sapaan akrabnya memeprtanyakan apakah latar belakang ekonomi keluarga korban yang merupakan penjual nasi goreang mempengaruhi lambannya penanganan kasus ini?

Arnendo diketahui merupakan anak dari seorang pedagang nasi goreng.

“Apakah karena Arnendo merupakan anak penjual nasi goreng sehingga penanganan kasus pengeroyokan terhadap dirinya menjadi lambat? Atau justru ada pihak kuat yang mencoba melindungi para pelaku?” tanyanya.

Menurutnya penegakan hukum tidak boleh dipengaruhi oleh latar belakang sosial maupun ekonomi seseorang.

Ia meminta Komnas HAM dan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) untuk ikut mengawasi dan terlibat dalam penanganan kasus tersebut. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, keterlibatan kedua lembaga tersebut penting untuk memastikan proses penyelidikan berjalan transparan, objektif, dan akuntabel.

“Saya meminta Komnas HAM dan LPSK segera proaktif mengawal penanganan kasus ini. Jika kasus kekerasan seperti ini dibiarkan berlarut-larut, maka marwah kepastian hukum dan rasa keadilan masyarakat akan terdegradasi,” tegas Abduh.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Rela Jauh-jauh Terbang ke Shanghai, Ternyata Ini yang Bikin Ko Hee-jin Kepincut Datangkan Zhong Hui untuk V League Musim Depan

Rela Jauh-jauh Terbang ke Shanghai, Ternyata Ini yang Bikin Ko Hee-jin Kepincut Datangkan Zhong Hui untuk V League Musim Depan

Daejeon Red Sparks baru saja mengumumkan secara resmi pemain kuota Asia mereka yakni ouside hitter asal China, Zhing Hui, untuk gelaran V League musim depan.
Terduga Penculik Bocah 4 Tahun Tewas Dihakimi Massa di Rejang Lebong

Terduga Penculik Bocah 4 Tahun Tewas Dihakimi Massa di Rejang Lebong

Dalam rekaman CCTV terlihat seorang pria bernama Firman Wahyudi diduga mencoba menculik seorang bocah berusia 4 tahun di Desa Lubuk Belimbing, Kecamatan Sindang Beliti, Kabupaten Rejang Lebong, pada Senin pagi (27/4/2026) sekitar pukul 07.00 WIB.
AVC Ungkap Kesalahan Bandung BJB Tandamata Usai Kalah dari Klub Tuan Rumah

AVC Ungkap Kesalahan Bandung BJB Tandamata Usai Kalah dari Klub Tuan Rumah

Tampil di Bangkok, Senin (27/4/2026), Bandung BJB Tandamata kalah lewat straight set 3-0 (25-22, 25-20, 25-22) dari Supreme TIP Chonburi-E.Tech. 
Green SM Buka Suara soal Kecelakaan Argo Bromo Anggrek dan KRL Bekasi: Dukung Investigasi dan Soroti Keselamatan

Green SM Buka Suara soal Kecelakaan Argo Bromo Anggrek dan KRL Bekasi: Dukung Investigasi dan Soroti Keselamatan

Green SM buka suara soal kecelakaan kereta Bekasi, dukung investigasi dan sampaikan duka. Daftar korban kecelakaan kereta masih jadi sorotan.
Race Direction MotoGP Spanyol 2026 Jelaskan Alasan Marc Marquez Lolos dari Penalti saat Sprint Race di Sirkuit Jerez

Race Direction MotoGP Spanyol 2026 Jelaskan Alasan Marc Marquez Lolos dari Penalti saat Sprint Race di Sirkuit Jerez

Race Direction MotoGP Spanyol 2026 ungkap mengapa Marc Marquez tidak mendapat penalti usai memotong lintasan menuju pitlane saat sprint race di Sirkuit Jerez.
DPR Soroti Darurat Perlintasan Sebidang Tak Kunjung Tuntas, Kecelakaan Terus Berulang

DPR Soroti Darurat Perlintasan Sebidang Tak Kunjung Tuntas, Kecelakaan Terus Berulang

Perlintasan sebidang dinilai jadi sumber berulangnya kecelakaan kereta api di Tanah Air. DPR mengingatkan, jalur rel seharusnya steril dari gangguan, sebagaimana standar di banyak negara.

Trending

Netizen Berbondong-bondong Semprot Taksi Green SM dan Sebut Jadi Penyebab Kecelakaan KA Argo Bromo-KRL di Bekasi Timur: Boikot!

Netizen Berbondong-bondong Semprot Taksi Green SM dan Sebut Jadi Penyebab Kecelakaan KA Argo Bromo-KRL di Bekasi Timur: Boikot!

Detik-detik KRL menabrak taksi Green SM terekam jelas dan beredar luas di media sosial. Netizen yang geram pun ramai-ramai langsung memberikan komentar negatif.
Taksi Green SM Beri Klarifikasi Soal Dugaan Pemicu Tabrakan Maut KA Argo Bromo dan KRL di Stasiun Bekasi Timur

Taksi Green SM Beri Klarifikasi Soal Dugaan Pemicu Tabrakan Maut KA Argo Bromo dan KRL di Stasiun Bekasi Timur

Terjadi insiden kecelakaan maut melibatkan KA Argo Bromo Anggrek menabrak Kereta Rel Listrik (KRL) di Stasiun Bekasi Timur. Taksi Green SM berikan klarifikasi
Dipinggirkan John Herdman dari Timnas Indonesia, Rafael Struick Kini Benar-benar Fokus Bikin Konten di YouTube

Dipinggirkan John Herdman dari Timnas Indonesia, Rafael Struick Kini Benar-benar Fokus Bikin Konten di YouTube

Belum dapat panggilan lagi dari Timnas Indonesia setelah dilatih John Herdman, striker Dewa United Rafael Struick pilih fokuskan perhatian terhadap YouTube-nya.
Bung Ropan Sebut John Herdman Sia-sia Panggil Thom Haye dan Shayne Pattynama ke TC Timnas Indonesia

Bung Ropan Sebut John Herdman Sia-sia Panggil Thom Haye dan Shayne Pattynama ke TC Timnas Indonesia

Menurut Bung Ropan, Thom Haye dan Shayne Pattynama tidak bisa bermain untuk Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026 sekalipun dipilih John Herdman ikut TC.
Kabar Zico Soree, Striker Keturunan Mojokerto di Eropa yang Pernah Berseragam Timnas Indonesia Era STY: Kini Jadi Mesin Gol Kasta 4 Belanda

Kabar Zico Soree, Striker Keturunan Mojokerto di Eropa yang Pernah Berseragam Timnas Indonesia Era STY: Kini Jadi Mesin Gol Kasta 4 Belanda

Kabar Zico Soree, penyerang keturunan Mojokerto yang menjelma jadi mesin gol kasta keempat Liga Belanda. Tampil bersama DVS '33 Ermelo, ia mencuri perhatian.
Masih Ingat Tragedi Bintaro 2? Kejadiannya Serupa dengan Tabrakan KA Argo Bromo-KRL di Bekasi Timur

Masih Ingat Tragedi Bintaro 2? Kejadiannya Serupa dengan Tabrakan KA Argo Bromo-KRL di Bekasi Timur

Tabrakan antara KA Argo Bromo dan KRL di Bekasi Timur seolah membuka kembali luka lama dalam sejarah kelam perkeretaapian tanah air lebih dari 1 dekade lalu.
Eksel Runtukahu Resmi Dipanggil Timnas Indonesia, John Herdman Terima Pesan Khusus dari Pelatih Persija Jakarta

Eksel Runtukahu Resmi Dipanggil Timnas Indonesia, John Herdman Terima Pesan Khusus dari Pelatih Persija Jakarta

Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, mengungkapkan rasa bahagianya setelah salah satu anak asuhnya, Eksel Runtukahu, mendapat panggilan untuk memperkuat Timnas Indonesia.
Selengkapnya

Viral