Dear Mbak Dwi Sasetyaningtyas, LPDP Memang Tak Biayai Hidup di Inggris, Purbaya: Tapi Kuliah di Belanda Siapa yang Bayar?
- Kolase tvOnenews.com/ tim tvOnenews - Abdul Ghani Siregar
Karena berasal dari program negara, pendanaan tersebut bersumber dari dana publik yang dikelola pemerintah.
Dana LPDP Berasal dari APBN, Pajak hingga Utang Negara
Pemerintah sebelumnya telah menjelaskan bahwa dana beasiswa LPDP berasal dari Dana Abadi Pendidikan yang dikelola negara.
Dana abadi tersebut dialokasikan melalui APBN dan terus dikembangkan melalui investasi jangka panjang.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa sumber dana pendidikan tersebut memang berasal dari anggaran negara.
“Itu uang dari pajak dan sebagian dari utang yang kita sisihkan untuk memastikan SDM kita tumbuh,” ujar Purbaya dalam konferensi pers APBN KiTa edisi Februari 2026.
Artinya, meskipun dana LPDP dikelola dalam bentuk dana abadi, sumber awalnya tetap berasal dari keuangan negara.
Dana negara tersebut kemudian diinvestasikan dan hasil pengelolaannya digunakan untuk membiayai pendidikan generasi muda Indonesia.
Dana Abadi Pendidikan Capai Rp180 Triliun
Data LPDP menunjukkan bahwa Dana Abadi Pendidikan yang dikelola pemerintah terus meningkat setiap tahunnya.
Per 20 Januari 2026, total dana abadi yang dikelola telah mencapai sekitar Rp180 triliun.
Dana tersebut digunakan untuk berbagai program pengembangan sumber daya manusia Indonesia, antara lain:
-
Beasiswa pendidikan S2 dan S3
-
Program riset nasional
-
Pengembangan talenta unggul
-
Program beasiswa pendidikan lainnya
Sejak pertama kali diluncurkan pada 2013, LPDP telah membiayai puluhan ribu mahasiswa Indonesia untuk melanjutkan pendidikan di dalam maupun luar negeri.
Puluhan Ribu Mahasiswa Telah Dibiayai LPDP
Data LPDP mencatat hingga saat ini terdapat 58.444 penerima beasiswa yang telah mendapatkan pendanaan pendidikan dari program tersebut.
Rinciannya meliputi:
-
32.632 orang telah menyelesaikan studi
-
18.981 orang masih menempuh pendidikan
-
6.831 orang berada dalam tahap persiapan studi
Program beasiswa LPDP menjadi salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia melalui pendidikan tinggi.
Tyas Akhirnya Minta Maaf
Di tengah polemik yang terus berkembang, Dwi Sasetyaningtyas akhirnya menyampaikan klarifikasi sekaligus permintaan maaf kepada publik.
Ia menjelaskan bahwa selama enam tahun setelah lulus, dirinya telah kembali ke Indonesia untuk menjalankan kewajiban kontribusi sebagai penerima beasiswa LPDP.
Load more