GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

TPST Bantargebang Nyaris Penuh, Pramono Siapkan Zona Baru dan Wajibkan Pemilahan Sampah

Tragedi longsor gunungan sampah di TPST Bantargebang memaksa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengevaluasi total sistem pengiriman sampah dari ibu kota.
Senin, 9 Maret 2026 - 12:27 WIB
Kondisi Evakuasi Korban Longsor TPST Bantargebang
Sumber :
  • dok. Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta

Jakarta, tvOnenews.com – Tragedi longsor gunungan sampah di TPST Bantargebang memaksa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengevaluasi total sistem pengiriman sampah dari ibu kota.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengakui kapasitas Bantargebang sudah sangat terbatas sehingga pengiriman sampah dari Jakarta harus mulai dibatasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat ini, volume sampah yang dikirim dari Jakarta ke TPST Bantargebang setiap hari mencapai ribuan ton.

“Jadi sekarang ini harian sampah kita antara 7.400 sampai dengan 8.000 ton. 8.000 ton itu kalau biasanya pada akhir pekan,” kata Pramono dalam konferensi pers di Pendopo Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin (9/3/2026).

Menurutnya, longsor yang terjadi di Zona 4A Bantargebang pasti berdampak pada sistem pengelolaan sampah Jakarta.

Karena itu pemerintah mulai menyiapkan skema baru agar tidak semua sampah langsung dikirim ke lokasi tersebut.

“Pasti ada dampaknya. Untuk itu kami akan melakukan proses pemilahan di ujung, dan sekaligus untuk mengatur agar semuanya itu tidak dikirimkan ke Bantargebang. Karena Bantargebang memang harus mulai ada pembatasan karena daya tampungnya sudah sangat terbatas,” jelasnya.

Sebagai langkah sementara, operasional pembuangan sampah dialihkan ke zona lain di TPST Bantargebang sambil menunggu pemulihan area longsor.

“Untuk sementara ini, sambil menunggu Zona 4A diselesaikan, maka Zona 3 dan dua zona baru sedang kita persiapkan untuk bersifat temporary, sementara, jadi tidak permanen. Harapan kami adalah untuk Zona 4 ini, 4A, segera bisa dipulihkan kembali,” kata dia.

Selain mengatur distribusi sampah ke Bantargebang, Pemprov DKI Jakarta juga mempercepat pengoperasian fasilitas pengolahan sampah di Rorotan, Jakarta Utara.

Fasilitas ini diharapkan dapat mengurangi ketergantungan Jakarta terhadap Bantargebang.

“Yang pertama, yang di Rorotan, kami sedang melakukan mudah-mudahan commissioning-nya itu segera selesai sehingga Rorotan segera bisa beroperasi normal,” jelasnya.

Meski kapasitasnya belum sebesar yang dirancang awal, Pramono menilai operasional fasilitas tersebut tetap akan memberikan dampak signifikan bagi pengurangan sampah Jakarta.

“Memang targetnya tidak bisa kemudian seperti yang dulu dirancang di awal. Tetapi saya mencanangkan kalau bisa 1.000 saja, itu sudah sangat baik sekali,” tukas dia.

“Jadi 1.000 ton per hari, itu sudah sangat baik untuk operasional di Rorotan pada saat ini dan itu akan mengurangi sampah secara signifikan mungkin sekitar 1.000-1.500 lah,” imbuhnya.

Lebih jauh, Pramono menegaskan Pemprov DKI Jakarta juga akan mulai menerapkan sistem pemilahan sampah dari sumbernya, sesuatu yang selama ini belum berjalan secara maksimal di ibu kota.

“Yang kedua, jadi jumlah sampah saya akan memulai untuk pemilahan sampah itu sudah dilakukan, tidak semuanya harus dikirimkan ke Bantargebang atau ke tempat-tempat penampungan sampah,” tutur Pramono.

Ia mengakui selama ini sebagian besar sampah dari Jakarta langsung dikirim ke Bantargebang tanpa proses pemisahan terlebih dahulu.

“Karena sekarang ini hampir sebagian besar tidak dilakukan pemisahan kemudian dikirim ke Bantargebang. Untuk itu Pemerintah DKI Jakarta sesuai dengan arahan Kementerian Lingkungan Hidup kami akan melakukan pemisahan,” tandas dia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Langkah tersebut diambil setelah tragedi longsor gunungan sampah setinggi sekitar 50 meter di Zona IV TPST Bantargebang pada Minggu (8/3/2026) yang menewaskan empat orang.

Insiden itu menjadi pengingat keras bahwa kapasitas Bantargebang yang selama ini menampung ribuan ton sampah Jakarta setiap hari sudah mendekati batas kritis. (agr/nsi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Setahun Berpisah dengan Megawati Hangestri, Ko Hee-jin Kini Berada Diambang Pintu Keluar Red Sparks

Setahun Berpisah dengan Megawati Hangestri, Ko Hee-jin Kini Berada Diambang Pintu Keluar Red Sparks

Hampir satu tahun setelah pamitan bercampur haru dengan Megawati Hangestri, pelatih Ko Hee-jin kini bawa kabar sedang berada diambang pemecatan dari Red Sparks.
Gagal Tukar Uang di Bank Indonesia? Coba Tarik di ATM Mandiri Ini, Sediakan Pecahan Rp10.000 dan Rp20.000 untuk THR Lebaran

Gagal Tukar Uang di Bank Indonesia? Coba Tarik di ATM Mandiri Ini, Sediakan Pecahan Rp10.000 dan Rp20.000 untuk THR Lebaran

Tidak berhasil tukar uang di Bank Indonesia? ATM Mandiri ini menyediakan pecahan Rp10.000 dan Rp20.000 untuk THR Lebaran tanpa antre penukaran.
Berita AC Milan: Saga Transfer Jelmaan Kaka Berantakan, Jurnalis Senior Italia Sentil Lemahnya Koordinasi Manajemen Rossoneri

Berita AC Milan: Saga Transfer Jelmaan Kaka Berantakan, Jurnalis Senior Italia Sentil Lemahnya Koordinasi Manajemen Rossoneri

Drama transfer gelandang muda Corinthians, Andre, ke AC Milan kini menjadi sorotan tajam di Italia dalam beberapa hari terakhir.
Jadwal Final Four Proliga 2026 Usai Lebaran: Seri Surabaya Jadi Pembuka, Megawati Hangestri Cs Langsung Main

Jadwal Final Four Proliga 2026 Usai Lebaran: Seri Surabaya Jadi Pembuka, Megawati Hangestri Cs Langsung Main

Jadwal final four Proliga 2026 yang digelar setelah Hari Raya Idul Fitri, di mana Megawati Hangestri dan skuad Jakarta Pertamina Enduro langsung akan beraksi melawan Jakarta Electric PLN di hari pertama Seri Surabaya.
Mantan Ketua MK Sentil Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP yang Bangga Status WNA Anaknya: Saya Marah

Mantan Ketua MK Sentil Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP yang Bangga Status WNA Anaknya: Saya Marah

Nama alumni penerima beasiswa LPDP, Dwi Sasetyaningtyas atau Tyas sampai kini masih menjadi pembicaraan hangat publik.
Ditemukan dalam Kondisi Mengering, Suami Siri Pelaku Pembunuhan di Depok Sengaja Taburi Jasad Istrinya Pakai Bubuk Kopi untuk Samarkan Bau Busuk

Ditemukan dalam Kondisi Mengering, Suami Siri Pelaku Pembunuhan di Depok Sengaja Taburi Jasad Istrinya Pakai Bubuk Kopi untuk Samarkan Bau Busuk

Pelaku pembunuhan di Depok sengaja menaburi jasad korbannya pakai bubuk kopi untuk menyamarkan bau busuk. 

Trending

Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komite Disiplin dan Etik Terbaru, Apakah Persib Bandung Lolos dari Sanksi Usai Kericuhan Lawan Ratchaburi di ACL 2?

Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komite Disiplin dan Etik Terbaru, Apakah Persib Bandung Lolos dari Sanksi Usai Kericuhan Lawan Ratchaburi di ACL 2?

AFC merilis hasil sidang Komite Disiplin terbaru. Apakah sanksi untuk Persib Bandung setelah kericuhan di laga ACL 2 melawan Ratchaburi sudah keluar?
Daftar 18 Pemain Timnas Indonesia yang Diprediksi akan Dicoret John Herdman untuk FIFA Series 2026, Siapa Saja?

Daftar 18 Pemain Timnas Indonesia yang Diprediksi akan Dicoret John Herdman untuk FIFA Series 2026, Siapa Saja?

Sebanyak 18 pemain diprediksi dicoret John Herdman dari skuad sementara Timnas Indonesia jelang FIFA Series 2026 di Jakarta. Sejumlah nama besar bisa tersingkir
Tak Dihubungi John Herdman, Pelatih Persik Kediri Sebut Panggilan Timnas Indonesia Layak untuk Ezra Walian

Tak Dihubungi John Herdman, Pelatih Persik Kediri Sebut Panggilan Timnas Indonesia Layak untuk Ezra Walian

Ezra Walian menjadi salah satu dari total 41 nama yang dipanggil John Herdman untuk tampil di FIFA Series 2026.
Di Balik Prestasinya, Yolla Yuliana Punya Kisah Cinta dengan Atlet Basket dan Artis Terkenal

Di Balik Prestasinya, Yolla Yuliana Punya Kisah Cinta dengan Atlet Basket dan Artis Terkenal

Di balik prestasinya di lapangan voli, Yolla Yuliana juga memiliki kisah asmara menarik. Dari atlet hingga artis, beberapa pria ternama pernah mengisi hatinya.
Viral Oklin Fia Blak-blakan Ungkap Pemain Sepak Bola yang Diduga Ajak Check-in di Hotel, Label Timnas Indonesia?

Viral Oklin Fia Blak-blakan Ungkap Pemain Sepak Bola yang Diduga Ajak Check-in di Hotel, Label Timnas Indonesia?

Selebgram Oklin Fia menghebohkan fans Timnas Indonesia dan sepak bola Tanah Air. Ia cerita dirinya diduga diajak check-in di hotel oleh pesepak bola viral.
Detik-detik Menegangkan KPK Gelar OTT di Rejang Lebong Bengkulu, Rumah Pejabat Disegel

Detik-detik Menegangkan KPK Gelar OTT di Rejang Lebong Bengkulu, Rumah Pejabat Disegel

Baru-baru ini mencuat kabar detik-detik menegangkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diduga melakukan OTT di wilayah Rejang Lebong, Bengkulu Senin (9/3/2026)
Makin Depresi Ditinggal Megawati Hangestri? Pelatih Red Sparks Ungkap Kekecewaan Berat pada Sosok Ini

Makin Depresi Ditinggal Megawati Hangestri? Pelatih Red Sparks Ungkap Kekecewaan Berat pada Sosok Ini

Setelah ditinggal Megawati Hangestri, Red Sparks mengalami penurunan performa di V-League 2025/2026. Kondisi tersebut membuat pelatih Ko Hee-jin mengkritik.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT