Buntut Viral Video Cium Siswa, Guru Rusly Disanksi Penundaan Kenaikan Pangkat dan Tidak Diizinkan Mengajar
- Istimewa
Jakarta, tvOnenews.com - Buntut viralnya video menciumi dan memeluk siswa laki-laki, guru Rusly Linggu Djara mendapat sanksi disiplin berupa penundaan kenaikan pangkat serta tidak diizinkan mengajar sejak hari ini tanpa batas waktu tertentu.
Hal itu disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Sabu Raijua Yoel Riwu Senin (9/3/2026).
"Setelah Tim Khusus bekerja dan mengumpulkan sejumlah keterangan termasuk memeriksan dan meminta keterangan dari guru Rusly, maka kami (Dinas Pendidikan Sabu Raijua) memutuskan dan menjatuhkan sanski disiplin kepada guru Rusly Linggu Djara berupa penundaan kenaikan pangkat selama 1 tahun serta terhitung sejak hari ini Senin 9 Maret 2026 guru Rusly Linggu Djara tidak diizinkan untuk mengajar di SMP Negeri 2 Sabu Timur," terang Kepala Dinas Pendidikan.
Yoel menegaskan sanksi hukuman disiplin bagi guru Rusly sudah sesuai Peraturan Pemerintah No.53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil Pasal 7 angka 3 huruf b.
Selain itu guru Rusly juga tidak diizinkan mengajar di SMP Negeri 2 Sabu Timur dan ditarik sementara ke Dinas Pendidikan.
Pelanggaran dan tindakan yang dilakukan guru Rusly dianggap sangat tidak wajar dengan membuat konten video menciumi dan memeluk erat siswa laki-laki di dalam ruang kelas.
Kontak fisik terhadap anak di bawah umur harusnya dihindari, ini malah berbuat tidak sesuai apalagi dia seorang guru.
Untuk mengisi kekosongan guru mata pelajaran khususnya mata pelajaran IPA, masih dicarikan guru pengganti agar para siswa tidak ketinggalan mata pelajaran.
Guru Rusly Linggu Djara untuk sementara ditarik ke Dinas Pendidikan Kabupaten Sabu Raijua dan tidak diizinkan untuk mengajar di SMP Negeri 2 Sabu Timur.
Sebelumnya sebuah video berdurasi lebih dari 1 menit, beredar di media sosial yang menunjukkan Rusly seorang guru berdiri di depan kelas, dan dihampiri para siswa lelaki untuk menunjukkan buku catatannya.
Setelah itu ia menciumi para siswa laki-laki sambil memeluk erat, sebelum para siswa meninggalkan kelas. (ffs/muu)
Load more