News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

DPR Soroti Siaga I TNI: Dasarnya Konflik Timur Tengah, Tapi yang Dikerahkan Pasukan Patroli Gang?

Anggota Komisi I DPR RI, Tubagus Hasanuddin, menyoroti Surat Telegram (STR) status Siaga I di lingkungan TNI yang dikaitkan dengan konflik di Timur Tengah.
Senin, 9 Maret 2026 - 18:17 WIB
Anggota Komisi I DPR RI, Tubagus Hasanuddin.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Aldi Herlanda

Jakarta, tvOnenews.com – Anggota Komisi I DPR RI, Tubagus Hasanuddin, menyoroti Surat Telegram (STR) terkait status Siaga I di lingkungan TNI yang dikaitkan dengan perkembangan konflik di Timur Tengah.

Menurut Hasanuddin, terdapat ketidaksesuaian antara dasar penerbitan STR dengan penempatan pasukan di lapangan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Di atas itu kan bahwa dalam rangka menyikapi adanya perkembangan situasi keamanan karena adanya perang antara Iran versus Amerika garis miring Israel di Timur Tengah, maka situasi dinyatakan Siaga Satu,” tutur Hasanuddin, Senin (9/3/2026).

Namun ia menilai penempatan pasukan di lapangan tidak sejalan dengan latar belakang yang disebutkan dalam telegram tersebut.

“Tapi deployed-nya (yang dikerahkan), penggunaan pasukannya, ya, lalu kalau kita lihat nih berdasarkan kenyataan, perang itu kan menggunakan peluru kendali, drone, pesawat udara,” ujarnya.

Menurut Hasanuddin yang juga mantan perwira militer Indonesia, konflik di Timur Tengah saat ini lebih banyak melibatkan teknologi militer seperti peluru kendali, drone, dan pesawat udara.

Karena itu, Hasanuddin mempertanyakan relevansi penempatan satuan-satuan pasukan yang melakukan patroli darat di dalam negeri.

“Tapi kalau yang ditempatkan misalnya pasukan satuan-satuan biasa untuk patroli di gang-gang di darat kan irrelevant kan?” katanya.

Menurutnya, jika benar dasar penetapan status siaga adalah konflik di Timur Tengah, maka pola penggunaan pasukan seharusnya disesuaikan dengan karakter ancaman yang ada.

“Ya nggak nyambung kalau memang bener prolognya begitu,” ujar Hasanuddin.

Selain itu, ia juga menyoroti beredarnya informasi terkait status siaga tersebut ke publik. Menurutnya, dalam militer status siaga seharusnya bersifat internal dan rahasia.

“Namanya siaga itu syaratnya dua. Nggak bisa satu. Satu, ya urusan intern, internal. Yang kedua, sifatnya rahasia. Rahasia militer itu,” katanya.

Ia menilai terbukanya informasi tersebut justru memicu spekulasi di tengah masyarakat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Satu, sifatnya internal, kenapa kok rakyat diberitahu? Jadi terbuka. Jadi orang bertanya-tanya. Karena situasi di Timur Tengah ini, rakyat menjadi gelisah, rakyat menjadi resah. Ngapain?” ujarnya.

Seperti diketahui, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto mengeluarkan surat telegram kepada jajarannya agar melaksanakan siaga tingkat 1 guna mengantisipasi perkembangan situasi dalam negeri akibat dampak konflik di kawasan Timur Tengah.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Skenario Timnas Indonesia Menuju Final ASEAN Cup 2026, Begini Bocoran Media Vietnam

Skenario Timnas Indonesia Menuju Final ASEAN Cup 2026, Begini Bocoran Media Vietnam

Kesempatan Timnas Indonesia menuju final ASEAN Cup 2026 semakin dekat? Isu panas datang dari media Vietnam yang membocorkan rencana format ASEAN Cup 2026
Update Transfer AC Milan: Negosiasi Bonus 10 Juta Euro Jadi Ganjalan Rossoneri dalam Perburuan Goretzka

Update Transfer AC Milan: Negosiasi Bonus 10 Juta Euro Jadi Ganjalan Rossoneri dalam Perburuan Goretzka

AC Milan terus bergerak agresif untuk memperkuat lini tengah mereka jelang musim depan. Salah satu nama yang kini berada di urutan teratas adalah Leon Goretzka.
Wacana Izin Akses Pesawat AS di Ruang Udara Indonesia, Akademisi Ingatkan Soal Hal Ini

Wacana Izin Akses Pesawat AS di Ruang Udara Indonesia, Akademisi Ingatkan Soal Hal Ini

Wacana pemberian izin akses pesawat terbang militer Amerika Serikat (AS) di ruang udara Indonesia turut menyita perhatian publik.
Program PINTAR Reksa Dana Resmi Diluncurkan, Makmur Dukung OJK dan APRDI Gencarkan Literasi Investasi

Program PINTAR Reksa Dana Resmi Diluncurkan, Makmur Dukung OJK dan APRDI Gencarkan Literasi Investasi

Peluncuran PINTAR Reksa Dana merupakan sinergi pemerintah, regulator, dan pelaku industri untuk mendorong literasi serta inklusi investasi reksa dana secara nasional.
Aceh Perpanjang Status Darurat Pemulihan 90 Hari, Fokus Perbaikan Infrastruktur dan Huntara

Aceh Perpanjang Status Darurat Pemulihan 90 Hari, Fokus Perbaikan Infrastruktur dan Huntara

Pemerintah Provinsi Aceh resmi memperpanjang status transisi darurat menuju pemulihan pascabencana hidrometeorologi selama 90 hari, guna mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi di wilayah terdampak.
Diduga Jadi Kedok Prostitusi, Satpol PP/WH Banda Aceh Selidiki Rumah Makan Ayam Geprek

Diduga Jadi Kedok Prostitusi, Satpol PP/WH Banda Aceh Selidiki Rumah Makan Ayam Geprek

Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP/WH) Banda Aceh menyelidiki dugaan praktik prostitusi yang berkedok usaha kuliner di sebuah rumah makan ayam geprek di Kecamatan Lueng Bata.

Trending

Mendiktisaintek Pastikan Tidak Ada Rencana Penutupan Program Studi: Bukan Ditutup, tapi Diperbarui

Mendiktisaintek Pastikan Tidak Ada Rencana Penutupan Program Studi: Bukan Ditutup, tapi Diperbarui

Pernyataan itu disampaikan Brian merespons isu penutupan sejumlah program studi yang dinilai tak sejalan dengan perkembangan industri.
Pengakuan Masinis KA Argo Bromo Anggrek sesaat setelah Keretanya Tertabrak KRL di Bekasi Timur: Sinyal Tiba-Tiba Merah

Pengakuan Masinis KA Argo Bromo Anggrek sesaat setelah Keretanya Tertabrak KRL di Bekasi Timur: Sinyal Tiba-Tiba Merah

Masinis KA Argo Bromo Anggrek Nofiandri sempat buka suara sesaat setelah insiden kecelakaan maut yang melibatkan keretanya dengan KRL Commuter Line di Bekasi -
Jadwal Megawati Hangestri Usai Proliga 2026: Megatron Siap Turun Gunung Lagi di Ajang Internasional

Jadwal Megawati Hangestri Usai Proliga 2026: Megatron Siap Turun Gunung Lagi di Ajang Internasional

Menilik jadwal Megawati Hangestri setelah tampil di Proliga 2026. Atlet yang akrab disapa Megatron itu akan kembali turun gunung untuk membela Timnas Voli Putri Indonesia.
Sudah Ada di ASEAN, PSSI Bisa Naturalisasi Kilat Eks Timnas Belanda untuk Perkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Sudah Ada di ASEAN, PSSI Bisa Naturalisasi Kilat Eks Timnas Belanda untuk Perkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

PSSI bisa menambah amunisi baru lewat naturalisasi cepat eks Timnas Belanda untuk Piala AFF 2026 saat sejumlah pemain abroad Timnas Indonesia berpotensi absen.
Presiden FIFA Gianni Infantino Tiba-tiba Bertemu dengan Erick Thohir, Bahas Playoff Darurat Piala Dunia 2026 untuk Timnas Indonesia?

Presiden FIFA Gianni Infantino Tiba-tiba Bertemu dengan Erick Thohir, Bahas Playoff Darurat Piala Dunia 2026 untuk Timnas Indonesia?

Pertemuan Gianni Infantino dan Erick Thohir di tengah isu playoff darurat Piala Dunia 2026 memunculkan sinyal baru, FIFA bahas masa depan Timnas Indonesia.
Kabar Buruk untuk Suporter Timnas Indonesia, Tim U-17 Asuhan Kurniawan Dwi Yulianto Kalah Lagi Jelang Piala Asia U-17 2026

Kabar Buruk untuk Suporter Timnas Indonesia, Tim U-17 Asuhan Kurniawan Dwi Yulianto Kalah Lagi Jelang Piala Asia U-17 2026

Suporter Timnas Indonesia menerima kabar buruk menjelang pagelaran Piala Asia U-17 2026. Sebab, tim U-17 asuhan Kurniawan Dwi Yulianto kembali meraih hasil minor.
Klasemen Piala Thomas dan Uber 2026: Fajar Alfian Menangis, Tim Putra Indonesia Gagal Lolos ke Perempat Final

Klasemen Piala Thomas dan Uber 2026: Fajar Alfian Menangis, Tim Putra Indonesia Gagal Lolos ke Perempat Final

Klasemen Piala Thomas dan Uber 2026, di mana tim putra dan putri bulu tangkis Indonesia meraih hasil berbeda di ajang bergengsi ini.
Selengkapnya

Viral