Jutaan Kendaraan Diperdiksi Lintas Wilayah Banten pada Arus Mudik Lebaran 2026, Pertamina Jamin Ketersediaan BBM
- Antara
Jakarta, tvOnenews.com - Serangkaian persiapan dilakukan oleh PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) dalam menghadapi masa arus mudik Lebaran 2026.
Fuel Terminal Manager Tanjung Gerem, Muhammad Sori memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) untuk memenuhi kebutuhan 3,6 juta kendaraan yang melintas di wilayah Banten menuju Sumatera pada arus mudik Lebaran 2026.
Menurutnya distribusi BBM ke seluruh stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) juga berlangsung lancar meskipun sempat menghadapi kendala cuaca.
"Secara operasional saat ini dalam kondisi aman. Mobilisasi distribusi ke seluruh SPBU berjalan lancar dan tidak ada hambatan berarti," kata Sori kepada awak media, Jakarta, Rabu (11/3/2026).
Sori menjelaskan, berdasarkan rata-rata konsumsi pada Januari 2026, permintaan BBM jenis gasoline seperti Pertalite dan Pertamax diperkirakan meningkat hingga 9,6 persen selama masa Satgas Ramadhan dan Idul Fitri (RAFI).
Sementara itu, konsumsi Gasoil diprediksi mengalami penurunan sekitar 27,3 persen dibandingkan kondisi normal.
"Jika terjadi lonjakan konsumsi di atas rata-rata harian, kami menerapkan pola RAE atau Regular, Alternative, Emergency, dengan pengalihan suplai secara estafet dari Integrated Terminal Jakarta menuju SPBU wilayah Tangerang hingga ke Cikampek dan Balongan," paparnya.
Sementara itu, Sales Area Manager Retail Banten, Agung Kaharesa Wijaya menyebut lonjakan kendaraan yang melintas di wilayah Banten meningkat sekitar 700 ribu kendaraan dibandingkan periode Natal dan Tahun Baru 2025–2026 yang mencapai 2,9 juta kendaraan.
"Dari total kendaraan tersebut, sekitar 28,9 persen diprediksi menuju Provinsi Banten. Oleh karena itu, kami melakukan proyeksi kebutuhan BBM dan berkoordinasi dengan tim operasional terminal untuk memastikan pasokan tetap terpenuhi," ungkapnya.
Untuk mendukung kelancaran distribusi energi selama mudik, Pertamina juga menyiagakan berbagai layanan tambahan. Di antaranya 210 SPBU siaga 24 jam, 11 mobil tangki standby sebagai SPBU kantong, serta layanan motoris BBM di 13 titik strategis yang dapat diakses melalui Call Center 135.
Selain itu, mobil tangki cadangan juga disiagakan di sejumlah titik rawan kepadatan seperti jalur tol KM 43 dan KM 71, serta kawasan wisata Anyer dan Carita. Tim motoris juga ditempatkan di jalur penyeberangan Merak–Cilegon untuk mengantisipasi kemacetan.
Load more