Terpopuler News: Siswa SMK IDN Bogor Terancam Gagal Lulus Usai Izin Dicabut, hingga Identitas Mayat dalam Boks Kontainer Terungkap
- Istimewa
tvOnenews.com - Kabar mengenai SMK IDN Boarding School Bogor mendatangi Gedung Sate Bandung pasca pencabutan izin operasional sekolah oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.
Hingga, identitas mayat dalam boks kontainer plastik di Medan, Sumatera Utara yang ditemukan warga akhirnya terungkap.
Kedua informasi tersebut menjadi News terpopuler di tvOnenews.com pada Rabu, (11/3/2026). Simak rangkuman beritanya berikut ini.
- Antara
Izin SMK IDN Boarding School Dicabut
Sejumlah wali murid SMK Islamic Development Network (IDN) Boarding School Bogor menagih kepastian nasib pendidikan anak-anak mereka pasca pencabutan izin operasional sekolah oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM).
Pemerintah Provinsi Jawa Barat memutuskan untuk mencabut izin pendirian sekolah SMK IDN Boarding School di Kabupaten Bogor yang disetujui Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
Keputusan ini tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Gubernur Jawa Barat tertanggal 19 Januari 2026 Nomor 188/Kep.17-DPMPTSP/2026 mengenai pembatalan izin sekolah menengah kejuruan yang sebelumnya diberikan kepada Yayasan Islamic Development Network (IDN).
Mengetahui kabar tersebut, sejumlah wali murid merasa khawatir akan nasib anak-anaknya bila izin operasional sekolah tersebut dicabut, khususnya bagi siswa kelas XII.
Seorang wali murid kelas XII, Sri Malahayati mengungkapkan pihaknya sangat terkejut dengan keputusan Gubernur mengenai pembatalan izin operasional.
Saat ini dirinya memikirkan nasib anaknya bersama siswa kelas XII lainnya yang sebentar lagi akan mengikuti ujian akhir.
Simak berita selengkapnya: Gubernur Jabar KDM Cabut Operasional SMK IDN Bogor di Tengah Jalan, Ratusan Siswa Terancam Gagal Lulus, Wali Murid Geruduk Gedung Sate
- Antara
Identitas Mayat dalam Boks Kontainer Terungkap
Sebelumnya, sebuah mayat yang ditemukan warga dalam boks kontainer pada Selasa (10/3/2026) di Jalan Menteng VII, Kecamatan Medan Denai, Kota Medan, Sumatera Utara.
Kini identitas mayat tersebut terungkap. Mayat wanita diketahui berinisial RS. Dia berasal dari Labuhanbatu Utara yang berusia sekitar 20 tahun.
Korban merupakan seorang penjaga toko HP, diduga menjadi korban pembunuhan.
Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Bayu Putro Wijayanto mengatakan, saat ditemukan, jasad tersebut mengalami luka lebam. Diduga RS dianiaya terlebih dahulu sebelum dihabisi.
“Memang ada dugaan tindakan penganiayaan, tetapi kami tidak bisa berspekulasi. Kami berkoordinasi dengan dokter forensik untuk mendalami lebih lanjut,” ungkap AKBP Bayu Putro Wijayanto, paa Selasa (10/3/2026).
Kemudian, kondisi korban belum kaku diduga belum lama meninggal saat dibuang.
Bayu mengungkapkan pihaknya masih menunggu hasil visum dari tim kedokteran RS Bhayangkara untuk memastikan penyebab meninggalnya korban.
Simak berita selengkapnya: Identitas Mayat dalam Boks Kontainer Plastik di Medan Terungkap, Ternyata Penjaga Toko HP
(kmr)
Load more