Mendagri Targetkan Huntara Korban Bencana Sumatera Rampung dalam 10 hari
- Puspen Kemendagri
Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian mengatakan pihaknya meminta hunian sementara diselesaikan dalam 10 hari agar sebelum Lebaran, tidak ada lagi warga terdampak bencana Sumatera yang masih tinggal di tenda.
"Sudah kami rapatkan berkali-kali. Jauh berkurang cepat sekali dari 12 ribu, sekarang tinggal 6 ribu, sekarang tinggal 1600-an," kata Tito di Jakarta, Kamis, dalam acara donasi 31 ambulans dari pihak swasta untuk Kementerian Kesehatan guna pemulihan pasca-bencana Sumatera.
Mendagri, dalam pertemuan bersama Kementerian Pekerjaan Umum, Danantara, dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), meminta hunian sementara diselesaikan dalam waktu 10 hari. Menurutnya, pembangunan huntara harus segera selesai, karena tidak baik apabila di tenda terus, mengingat risiko kesehatan mental dan fisik bagi para pengungsi.
"Gatal segala macam. Yang bahaya kalau anak-anak kena campak," lanjutnya.
Ketiga institusi, katanya, membangunkan huntara. Nantinya, warga boleh memilih, antara tinggal langsung di huntara atau mendapatkan dana tunggu hunian untuk mereka menyewa.
"Karena saya dengar nanti Bapak Presiden mungkin ke sana (huntara). Entah sebelum Lebaran atau pas Lebaran, atau setelah Lebaran. Jadi, jangan sampai ada lagi yang di tenda," ucapnya.
Terkait hunian, katanya, tempat tinggal bagi para tenaga kesehatan perlu diprioritaskan, karena mereka yang mengurus orang lain.
Tito menyebutkan diberikan anggaran Rp15 juta untuk renovasi rumah yang rusak ringan, Rp 30 juta untuk rumah rusak sedang, dan Rp60 juta untuk rumah rusak berat dan hilang.
"Atau kalau dia mau kompleks, nanti dibangunkan oleh Menteri PKP (Perumahan dan Kawasan Permukiman), Pak. Lebih bagus," sambungnya.
Tito menyebutkan bahwa bantuan lain bagi warga terdampak bencana Sumatera termasuk uang lauk-pauk sebesar Rp15 ribu per orang per hari yang diberikan selama tiga bulan, uang perabotan Rp3 juta, serta bantuan ekonomi sebesar Rp5 juta.(ant/ree)
Load more