News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jeritan Orang Tua Siswa SMK IDN Bogor usai Izin Sekolah Dicabut Gubernur Dedi Mulyadi: Kami Mau Semua Lulus di Sini

Orang Tua Siswa Kelas XII SMK IDN Bogor, Sri Malahayati menyesali SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) soal pencabutan izin operasional terbit secara mendadak.
Jumat, 13 Maret 2026 - 21:10 WIB
SMK IDN Boarding School Bogor
Sumber :
  • Dokumentasi Wali Murid SMK IDN Bogor

Jakarta, tvOnenews.com - Polemik SMK IDN Boarding School Bogor menuai perhatian publik. Kekisruhan mencuat usai Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) membatalkan izin operasional sekolah.

Kebijakan pencabutan izin SMK IDN Bogor diterbitkan melalui SK Gubernur Jawa Barat dengan Nomor 188/Kep.17-DPMPTSP/2026 per 19 Januari 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Komite Perwakilan Orang Tua Siswa Kelas XII SMK IDN Bogor, Sri Malahayati kaget terhadap kebijakan tersebut. Hal ini dapat mengancam nasib pendidikan lebih dari 500 siswa sekolah.

Ia mengatakan, pihak sekolah baru mendapat kabar adanya SK pencabutan izin yang diterbitkan oleh KDM pada 4 Maret 2026.

"Sekolah langsung melakukan proses sosialisasi terhadap orang tua kelas 12 pada 6 Maret 2026. Di situ diberitahu ada keputusan seperti ini dan tentu sangat mengagetkan," ujar Sri saat dihubungi tvOnenews.com, Jumat (13/3/2026).

Khawatir Nasib Kelulusan Pendidikan Siswa Kelas XII SMK IDN Bogor

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi cabut izin SMK IDN Bogor
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi cabut izin SMK IDN Bogor
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com/ Tim tvOne - Cepi Kurnia

Ia menyoroti keputusan tersebut dilaporkan secara tiba-tiba. Ia tentu sangat menyesali lantaran mengkhawatirkan nasib kelulusan pendidikan para siswa.

Pemerintah sendiri telah membentuk jadwal UTBK-SNBT pada akhir Maret 2026. Kabar keputusan pencabutan izin dinilai sangat mepet dengan waktu ujian.

"Statement point saya bagaimana hak pendidikan anak saya dilindungi negara karena dalam situasi ini kita sebagai orang tua berperan sebagai mitra yang kritis terhadap pemerintah," terangnya.

Ia masih bertanya-tanya terkait keputusan tersebut. Menurutnya, masih ada kejanggalan mengingat izin operasional SMK IDN di Kecamatan Jonggol pernah terbit pada 2023.

Sementara dua unit sekolah lainnya yang tidak mendapat legalitas, di antaranya SMK IDN Boarding School Pamijahan dan SMK IDN Boarding School Sentul.

"Tahun 2023, kalau memang ada ketidaklengkapan kenapa itu bisa terbit. Sekarang yang jadi konsen kami dari para orang tua kenapa anak-anak kami yang jadi korban," tuturnya.

Para orang tua pilih mendatangi Bale Pananggeuhan di Gedung Sate Bandung, Selasa (10/3/2026). Kemudian, menyambangi Kantor Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) pada Kamis (12/3/2026).

Sri mengapresiasi langkah KPAI. Fasilitas untuk menyelesaikan polemik ini berhasil mendapat perhatian langsung dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

Pertemuan itu juga menghasilkan beberapa kesepakatan antara pihak sekolah dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar. Ia hanya berharap itikad baik dari pemerintah benar-benar berjalan dengan baik.

"Mudah-mudahan semua pihak bisa punya itikad baik, berkomitmen, dan menjalankan itu semua dengan integritas. Karena yang dipertaruhkan saat ini adalah keberlanjutan pendidikan anak-anak kami," harap dia.

Merujuk dari data Dinas Pendidikan (Disdik) Jabar, jumlah siswa di SMK IDN Bogor terdiri dari 181 siswa kelas X, 200 siswa kelas XI, serta 176 siswa kelas XII.

Tanggapi Gebrakan dari Disdik Jabar

Berdasarkan informasi dari Disdik Jabar, pemerintah tetap melindungi hak pendidikan siswa sekolah. Pembatalan izin operasional bukan berarti menghentikan kegiatan belajar mengajar.

Namun keputusan itu untuk memastikan seluruh proses pendidikan harus berjalan dengan mengikuti aturan hukum yang berlaku.

Disdik Jabar memahami keresahan para orang tua. Namun hak pendidikan siswa dipastikan tetap terjamin setelah adanya keputusan pencabutan izin operasional sekolah.

Sri menanggapi langkah-langkah yang diambil pemerintah. Saat ini pihak sekolah mengambil upaya keberlangsungan hak pendidikan para siswa sejak Januari 2026.

Ia menambahkan, berkat suara dari para orang tua, proses hak kelanjutan pendidikan siswa juga sedang diusahakan oleh Kemendikdasmen hingga KPAI.

"Kalau dari pihak provinsi berjanji dan berkomitmen melindungi hak-hak pendidikan, mudah-mudahan itu harus benar-benar dipegang," ucapnya.

Ia saat ini hanya menginginkan anaknya bisa lulus di SMK IDN. Bukan tanpa alasan, waktu ujian sudah mepet sehingga siswa kelas XII harus mendapatkan ijazah dari sekolah itu.

"Kami mau (siswa kelas XII) lulus dengan ijazah SMK IDN karena ini lembaga yang sudah mereka jalani. Portofolio pembelajaran mereka ada di IDN. Kami harap peserta didik yang masih aktif di kelas X dan kelas XI, bisa dilindungi juga ruang mereka untuk bertumbuh dan belajar di institusi ini," paparnya.

Pesan untuk Dedi Mulyadi

Ia menyampaikan pesan dan harapan kepada Gubernur Jabar. Ia selaku warga Jabar tentu sangat mengapresiasi langkah dan kebijakan yang dibentuk oleh KDM.

"Beliau sangat berfokus pada pendidikan, kesehatan, dan permasalahan hukum. Semoga konsen beliau tentang pendidikan juga bisa diwujudkan, salah satunya penyelesaian permasalahan yang kami rasakan sebagai dampak dari keluarnya SK Gubernur tentang pembatalan izin operasional ini," harap dia.

Tak hanya itu, ia juga berharap Disdik Jabar mampu mewujudkan komitmennya secara integritas. Harapannya hanya simpel bagaimana bisa menyelesaikan polemik SMK IDN dengan baik dan cepat.

Sebelumnya, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Jawa Barat, Dedi Taufik menyampaikan alur pendirian sebuah sekolah. Pemerintah tentu sudah membentuk sejumlah tahapan administratif yang jelas.

Ia menjelaskan, proses pendirian sekolah dimulai dari kesesuaian tata ruang, dokumen Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), Sertifikat Laik Fungsi (SLF), dan terakhir mengajukan kepada pemerintah provinsi.

Ia mengatakan, Pemprov Jabar berkomitmen untuk membantu percepatan proses administrasi yang kurang. Hal ini bertujuan agar kegiatan pendidikan kembali lancar dengan dilindungi status hukum yang jelas.

"Kami mendukung percepatan mekanisme proses perizinannya agar penyelenggaraan pendidikan bisa dilakukan dengan baik," terang Dedi.

Sementara, Kepala Biro Hukum Setda Jabar Yogi Gautama menyampaikan alasan SK Gubernur Jabar terkait pencabutan diterbitkan. Pihak sekolah kurang melampirkan dasar legalitas penerbitan izin PBG.

"Secara bukti dan fakta hukum ada kehilangan dasar legalitas dari penerbitan perizinan, yaitu tidak adanya PBG dari pihak Kabupaten Bogor," ungkap Yogi.

Awal mula polemik menimpa SMK IDN Bogor terjadi setelah adanya seorang siswa bermasalah terkena Drop Out (DO). Pihak sekolah melakukan hal tersebut adanya dugaan pelanggaran disiplin.

Wali murid tersebut tidak terima sehingga melayangkan somasi dan melakukan gugatan secara perdata. Pihak sekolah membalas lewat laporan pidana.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Polemik tersebut semakin berkembang karena pihak wali murid menyinggung terkait legalitas sekolah. Hal ini menjadi cikal bakal adanya penerbitan SK Gubernur tentang pencabutan izin operasional sekolah.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perlahan Mulai Bangkit dengan Ferrari, Pengamat Formula 1 Ini yakin Lewis Hamilton bisa Raih Kemenangan di F1 2026

Perlahan Mulai Bangkit dengan Ferrari, Pengamat Formula 1 Ini yakin Lewis Hamilton bisa Raih Kemenangan di F1 2026

Pengamat Formula 1, Martin Brundle, menilai Lewis Hamilton berpeluang meraih kemenangan bersama Scuderia Ferrari di gelaran F1 2026
Ternyata Taksi Green SM Jauh-jauh Hari Sudah Populer Disebut sebagai Taksi "Anomali" pernah Nyungsep sampai Tabrak Restoran

Ternyata Taksi Green SM Jauh-jauh Hari Sudah Populer Disebut sebagai Taksi "Anomali" pernah Nyungsep sampai Tabrak Restoran

Viral nama taksi online, Green SM di media sosial setelah kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur.
Jadwal Timnas Indonesia U-17 di Piala Asia U-17 2026: Masuk Grup Neraka, Jalan Terjal untuk Kurniawan Dwi Yulianto

Jadwal Timnas Indonesia U-17 di Piala Asia U-17 2026: Masuk Grup Neraka, Jalan Terjal untuk Kurniawan Dwi Yulianto

Timnas Indonesia U-17 akan tampil di Piala Asia U-17 2026 pada bulan depan. Namun, jalan terjal menanti Kurniawan Dwi Yulianto dan tim asuhannya.
Red Bull Yakin Kepergian Gianpiero Lambiase ke McLaren Tak akan Membuat Max Verstappen Ikut Tinggalkan Tim

Red Bull Yakin Kepergian Gianpiero Lambiase ke McLaren Tak akan Membuat Max Verstappen Ikut Tinggalkan Tim

Bos dari tim Red Bull Racing, Laurent Mekies, memastikan hengkangnya Gianpiero Lambiase tak mempengaruhi keputusan Max Verstappen untuk meninggalkan Formula 1.
Presiden FIFA Gianni Infantino Tiba-tiba Bertemu dengan Erick Thohir, Bahas Playoff Darurat Piala Dunia 2026 untuk Timnas Indonesia?

Presiden FIFA Gianni Infantino Tiba-tiba Bertemu dengan Erick Thohir, Bahas Playoff Darurat Piala Dunia 2026 untuk Timnas Indonesia?

Pertemuan Gianni Infantino dan Erick Thohir di tengah isu playoff darurat Piala Dunia 2026 memunculkan sinyal baru, FIFA bahas masa depan Timnas Indonesia.
The Devil Wears Prada 2 Resmi Tayang, Mampukah Se-Ikonik Film Pertamanya?

The Devil Wears Prada 2 Resmi Tayang, Mampukah Se-Ikonik Film Pertamanya?

Setelah 20 tahun dinanti, akhirnya The Devil Wears Prada resmi merilis sekuel berjudul The Devil Wears Prada 2.

Trending

Pengakuan Masinis KA Argo Bromo Anggrek sesaat setelah Keretanya Tertabrak KRL di Bekasi Timur: Sinyal Tiba-Tiba Merah

Pengakuan Masinis KA Argo Bromo Anggrek sesaat setelah Keretanya Tertabrak KRL di Bekasi Timur: Sinyal Tiba-Tiba Merah

Masinis KA Argo Bromo Anggrek Nofiandri sempat buka suara sesaat setelah insiden kecelakaan maut yang melibatkan keretanya dengan KRL Commuter Line di Bekasi -
Jadwal Megawati Hangestri Usai Proliga 2026: Megatron Siap Turun Gunung Lagi di Ajang Internasional

Jadwal Megawati Hangestri Usai Proliga 2026: Megatron Siap Turun Gunung Lagi di Ajang Internasional

Menilik jadwal Megawati Hangestri setelah tampil di Proliga 2026. Atlet yang akrab disapa Megatron itu akan kembali turun gunung untuk membela Timnas Voli Putri Indonesia.
Sudah Ada di ASEAN, PSSI Bisa Naturalisasi Kilat Eks Timnas Belanda untuk Perkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Sudah Ada di ASEAN, PSSI Bisa Naturalisasi Kilat Eks Timnas Belanda untuk Perkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

PSSI bisa menambah amunisi baru lewat naturalisasi cepat eks Timnas Belanda untuk Piala AFF 2026 saat sejumlah pemain abroad Timnas Indonesia berpotensi absen.
Klasemen Piala Thomas dan Uber 2026: Fajar Alfian Menangis, Tim Putra Indonesia Gagal Lolos ke Perempat Final

Klasemen Piala Thomas dan Uber 2026: Fajar Alfian Menangis, Tim Putra Indonesia Gagal Lolos ke Perempat Final

Klasemen Piala Thomas dan Uber 2026, di mana tim putra dan putri bulu tangkis Indonesia meraih hasil berbeda di ajang bergengsi ini.
Penuhi Kepercayaan Gubernur KDM, Susi Pudjiastuti Langsung Beri Gebrakan usai Jadi Komut: Mau Bank BJB Sikat Pinjol

Penuhi Kepercayaan Gubernur KDM, Susi Pudjiastuti Langsung Beri Gebrakan usai Jadi Komut: Mau Bank BJB Sikat Pinjol

Mantan Menteri KKP menerima tawaran dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM). Komisaris Utama Independen ini langsung mau Bank BJB berantas pinjol di Jabar.
Gara-gara NAC Breda Merajuk Karena Dean James, KNVB Sebut 133 Pertandingan Liga Belanda Terdampak Skandal Paspoortgate

Gara-gara NAC Breda Merajuk Karena Dean James, KNVB Sebut 133 Pertandingan Liga Belanda Terdampak Skandal Paspoortgate

NAC Breda mengajukan gugatan pada KNVB atas keinginan mereka untuk pertandingan ulang melawan Go Ahead Eagles karena memainkan Dean James tak dikabulkan. 
Kabar Buruk untuk Suporter Timnas Indonesia, Tim U-17 Asuhan Kurniawan Dwi Yulianto Kalah Lagi Jelang Piala Asia U-17 2026

Kabar Buruk untuk Suporter Timnas Indonesia, Tim U-17 Asuhan Kurniawan Dwi Yulianto Kalah Lagi Jelang Piala Asia U-17 2026

Suporter Timnas Indonesia menerima kabar buruk menjelang pagelaran Piala Asia U-17 2026. Sebab, tim U-17 asuhan Kurniawan Dwi Yulianto kembali meraih hasil minor.
Selengkapnya

Viral