News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Orang Tua Siswa SMK IDN Bogor Datangi KPAI, Minta Solusi Usai Izin Sekolah Dicabut Gubernur Jabar?

Orang tua siswa SMK IDN Bogor mendatangi KPAI setelah izin operasional sekolah dicabut Gubernur Jabar. Mereka meminta solusi demi masa depan 500 siswa.
Sabtu, 14 Maret 2026 - 08:17 WIB
SMK IDN Boarding School Bogor
Sumber :
  • Dokumentasi SMK IDN Bogor

Puluhan orang tua siswa dari SMK Islamic Development Network (IDN) Boarding School Bogor mendatangi kantor Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) untuk menyampaikan keluhan terkait masa depan pendidikan anak-anak mereka. Kedatangan para wali murid ini dilakukan setelah izin operasional sekolah tersebut dicabut oleh Dedi Mulyadi, Gubernur Jawa Barat, pada Kamis (12/3).

Para orang tua siswa SMK IDN Bogor mendatangi KPAI dengan harapan negara dapat hadir memberikan solusi atas ketidakpastian pendidikan sekitar 500 siswa yang saat ini terdampak langsung oleh kebijakan tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Komite Perwakilan Orang Tua Siswa SMK IDN Bogor, Sri Malahayati, menyampaikan bahwa keputusan pencabutan izin operasional sekolah di tengah tahun ajaran memberikan dampak besar bagi para siswa.

Orang Tua Siswa SMK IDN Bogor Minta Negara Hadir

Dalam keterangannya, Sri menegaskan bahwa kebijakan tersebut datang pada waktu yang sangat krusial bagi para siswa.

Menurutnya, banyak siswa yang saat ini tengah bersiap menghadapi ujian sekolah sekaligus proses seleksi untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

“Keputusan ini berdampak serius bagi siswa, terutama karena terjadi di masa penting pendidikan ketika mereka sedang menghadapi ujian dan proses seleksi masuk perguruan tinggi,” ujar Sri dalam keterangan tertulis.

Para orang tua siswa SMK IDN Bogor mendatangi KPAI dengan tujuan meminta perlindungan atas hak pendidikan anak-anak mereka.

Mereka menilai penghentian operasional sekolah secara mendadak dapat menimbulkan dampak psikologis serta ketidakpastian masa depan bagi ratusan siswa yang selama ini menempuh pendidikan di sekolah tersebut.

Tekanan Psikologis dan Ketidakpastian Masa Depan

Dalam sesi mediasi di kantor Komisi Perlindungan Anak Indonesia, para orang tua menyampaikan bahwa kebijakan tersebut tidak hanya berdampak pada aspek administratif sekolah.

Lebih dari itu, keputusan tersebut juga memunculkan tekanan psikologis bagi siswa yang tengah mempersiapkan masa depan mereka.

“Anak-anak kami sedang berjuang menyiapkan masa depan. Tiba-tiba sekolah mereka dihentikan operasionalnya. Kami meminta solusi yang adil agar kegiatan belajar mengajar tetap berjalan,” kata Sri.

Orang tua siswa SMK IDN Bogor menegaskan bahwa tujuan kedatangan mereka ke KPAI bukan untuk berkonfrontasi dengan pemerintah daerah.

Sebaliknya, mereka datang untuk memohon solusi yang adil agar hak pendidikan anak-anak tetap terjamin.

Orang Tua Siswa Tekankan Prestasi SMK IDN

Para wali murid juga menyampaikan bahwa SMK IDN Bogor selama ini dikenal sebagai sekolah dengan prestasi yang cukup baik, terutama di bidang teknologi dan digital.

Sekolah tersebut disebut telah memiliki akreditasi A serta berhasil mencetak berbagai prestasi di tingkat internasional.

Karena itu, mereka berharap pemerintah mempertimbangkan dampak besar terhadap siswa jika kegiatan belajar mengajar dihentikan secara mendadak.

“Pendidikan adalah investasi bangsa. Jangan sampai masa depan anak-anak terhenti hanya karena persoalan administratif,” tegas Sri.

Prioritas: Siswa Kelas XII Bisa Lulus

Senada dengan Sri, salah satu wali murid lainnya, Nurdyanti, menyampaikan harapan agar pemerintah daerah memberikan diskresi khusus bagi para siswa.

Menurutnya, prioritas saat ini adalah memastikan para siswa tetap bisa menyelesaikan pendidikan mereka.

Ia secara khusus meminta agar siswa kelas XII diberikan kesempatan untuk menyelesaikan pendidikan hingga akhir tahun ajaran dan memperoleh ijazah resmi.

“Prioritas saat ini adalah nasib siswa. Berikan kesempatan bagi anak-anak kelas XII untuk menyelesaikan pendidikan sampai akhir tahun ajaran dan mendapatkan ijazah resmi,” ujarnya.

Sebelumnya Orang Tua Siswa Juga Datangi Gedung Sate

Sebelum mendatangi kantor Komisi Perlindungan Anak Indonesia, para orang tua siswa SMK IDN Bogor sebelumnya juga telah menyampaikan aspirasi mereka ke pemerintah daerah.

Pada Selasa (10/3), mereka mendatangi **Gedung Sate di Bandung, yang merupakan kantor pusat pemerintahan Jawa Barat.

Para wali murid mengaku terkejut dengan munculnya Surat Keputusan Gubernur yang mencabut izin operasional sekolah di tengah berlangsungnya tahun ajaran.

“Kami sangat kaget dengan SK Gubernur yang turun tentang pembatalan izin operasional sekolah di tengah tahun ajaran. Saat ini sudah Maret dan siswa akan segera mengikuti ujian,” ujar Sri.

Awal Polemik SMK IDN Bogor

Berdasarkan informasi yang beredar, polemik terkait SMK IDN Bogor bermula pada November 2025.

Saat itu terjadi perselisihan antara pihak sekolah dan wali murid terkait status drop out (DO) seorang siswa yang diduga melakukan pelanggaran disiplin.

Perselisihan tersebut kemudian berkembang menjadi sengketa hukum.

Wali murid yang tidak menerima keputusan sekolah melayangkan somasi serta gugatan perdata. Di sisi lain, pihak sekolah juga melaporkan perkara tersebut melalui jalur pidana.

Situasi tersebut kemudian berkembang lebih jauh hingga memunculkan polemik mengenai legalitas sekolah.

Pemerintah Provinsi Jabar Belum Beri Pernyataan

Hingga kini, polemik mengenai pencabutan izin operasional SMK IDN Bogor masih menjadi perhatian publik.

Para orang tua siswa berharap pemerintah segera memberikan solusi yang tidak merugikan para siswa, terutama mereka yang tengah berada di tahun akhir pendidikan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat belum memberikan pernyataan resmi terkait kebijakan pencabutan izin operasional sekolah tersebut.

Para wali murid berharap langkah mediasi melalui Komisi Perlindungan Anak Indonesia dapat menjadi jalan keluar agar kegiatan belajar para siswa tidak terhenti dan masa depan pendidikan mereka tetap terjamin. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Polri Tetapkan 13 Tersangka Kasus TPPO WNI Modus Tentara Bayaran Rusia, Satu Masih DPO

Polri Tetapkan 13 Tersangka Kasus TPPO WNI Modus Tentara Bayaran Rusia, Satu Masih DPO

Tim Direktorat Tindak Pidana PPA-PPO Bareskrim Polri dan Dirres PPA-PPO Polda jajaran menetapkan 13 tersangka dalam kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO) modus perekrutan WNI sebagai tentara bayaran di negara Rusia.
Jadwal Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Asia U-17 2027, Pekan Depan Garuda Muda Bakal Hadapi Filipina

Jadwal Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Asia U-17 2027, Pekan Depan Garuda Muda Bakal Hadapi Filipina

Asa Timnas Indonesia U-17 berburu tiket Piala Asia U-17 2027 segera dimulai. Garuda Muda dijadwalkan menjalani pertandingan pertama pada Rabu (11/11/2026).
Persija Jakarta Tak Didampingi Shin Tae-yong saat Hadapi PSMS Medan di League Cup, Ini Alasannya

Persija Jakarta Tak Didampingi Shin Tae-yong saat Hadapi PSMS Medan di League Cup, Ini Alasannya

Persija dipastikan tak akan didampingi Shin Tae-yong saat bersua PSMS di League Cup 2026/2027. Hal itu disampaikan langsung oleh sang asisten, Choi In-cheul.
Imigrasi Bandar Lampung Usut Dugaan Perkawinan Pesanan di Pesawaran, 4 WNA Tiongkok dan 2 WNI Diperiksa

Imigrasi Bandar Lampung Usut Dugaan Perkawinan Pesanan di Pesawaran, 4 WNA Tiongkok dan 2 WNI Diperiksa

Kantor Imigrasi Kelas I TPI Bandar Lampung mendalami dugaan praktik perkawinan pesanan yang melibatkan empat Warga Negara Asing (WNA) berkewarganegaraan Tiongko
BNPPDT Siap Luncurkan Program 'Bangun Beranda Negeri': Fokus Benahi Infrastruktur di Perbatasan

BNPPDT Siap Luncurkan Program 'Bangun Beranda Negeri': Fokus Benahi Infrastruktur di Perbatasan

Badan Nasional Pengelola Perbatasan dan Daerah Terpencil (BNPPDT) kini mulai tancap gas dalam memetakan kebutuhan mendasar di wilayah terluar Indonesia melalui program bertajuk "Bangun Beranda Negeri". 
Sering Jadi Tempat Konser, Gubernur Pramono Pastikan JIS Tetap Kandang Utama Persija

Sering Jadi Tempat Konser, Gubernur Pramono Pastikan JIS Tetap Kandang Utama Persija

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, menepis kekhawatiran terkait nasib Jakarta International Stadium (JIS) yang belakangan mulai sering digunakan untuk perhelatan konser. 

Trending

Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Melalui unggahannya di Threads, netizen tersebut mengungkapkan kekecewaannya lantaran transaksi tarik tunai dari rekening miliknya dibatasi sepihak oleh bank.
Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Prof. Endang Warsiki, Guru Besar IPB University, meninggal dunia pada 2 November 2026. Simak profil, pendidikan, perjalanan hidup, dan kontribusinya di bidang agroindustri.
Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

YouTuber Herri Pras digeruduk dan ditendang oleh sekelompok orang dari komunitas bela diri di kediamannya usai menyebarkan konten viral tantangan bertarung.
Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Nama YouTuber Herri Pras tengah menjadi sorotan setelah sebuah video memperlihatkan dirinya didatangi sekelompok pria bela diri. Ini profilnya.
Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Menurut pelaku AR (22), ia membunuh SF dengan cara mencelupkan kepala korban ke bak air di toilet dekat Stasiun Kebayoran Lama dan kakinya diangkat ke atas.
Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Gelandang Timnas Indonesia, Joey Pelupessy, membawakan kabar gembira menjelang FIFA Matchday November 2026. Sang gelandang berhasil membantu klubnya meraih kemenangan.
Sopir Truk Molen Diamankan Polisi, Usai 6 Warga Tewas dalam Kecelakaan Maut di Bekasi

Sopir Truk Molen Diamankan Polisi, Usai 6 Warga Tewas dalam Kecelakaan Maut di Bekasi

Dari total 12 korban, enam orang mengalami luka-luka dan enam lainnya meninggal dunia dalam kecelakaan yang terjadi di area halte Jalan Cut Mutia, Kota Bekasi.
Selengkapnya

Viral