News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Yusril Minta Polri Cepat Bongkar Otak Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS Andrie Yunus

Yusril Ihza Mahendra meminta Polri cepat mengungkap aktor intelektual di balik penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus.
Sabtu, 14 Maret 2026 - 11:07 WIB
Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus disiram air keras
Sumber :
  • Tangkapan Layar Instagram @podcastseninsore

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kumham Imipas) Yusril Ihza Mahendra meminta Kepolisian Republik Indonesia (Polri) bertindak cepat dan tegas dalam mengungkap dalang di balik penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus.

Yusril menegaskan bahwa proses hukum tidak boleh berhenti hanya pada pelaku lapangan. Menurutnya, aparat penegak hukum harus mampu mengungkap aktor intelektual yang berada di balik serangan tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Saya meminta aparat penegak hukum, khususnya Polri, memastikan pengusutan tuntas sampai ke aktor intelektual, bukan hanya pelaku penyerangan di lapangan,” ujar Yusril dalam keterangannya, Jumat (13/3/2026) malam.

Pernyataan tersebut disampaikan menyusul kasus penyiraman air keras yang menimpa Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus.

Serangan Dinilai Terorganisasi

Yusril menilai pola penyerangan terhadap Andrie Yunus menunjukkan indikasi adanya perencanaan yang matang dan kemungkinan melibatkan lebih dari sekadar pelaku di lapangan.

Karena itu, ia menekankan pentingnya penyelidikan menyeluruh agar kasus tersebut tidak berhenti pada penangkapan pelaku langsung saja.

Menurut Yusril, jika benar ada perencanaan di balik serangan tersebut, maka aparat penegak hukum wajib mengungkap siapa pihak yang memerintahkan atau mengatur aksi tersebut.

Ia menilai pengungkapan aktor intelektual sangat penting untuk memastikan keadilan bagi korban sekaligus menjaga kepercayaan publik terhadap penegakan hukum di Indonesia.

Koordinasi dengan Kepolisian

Yusril mengungkapkan bahwa dirinya telah berkoordinasi dengan pihak kepolisian terkait penanganan kasus ini, termasuk dengan Kapolda Metro Jaya yang saat ini menangani penyelidikan.

Menurutnya, penyelidikan masih terus dilakukan oleh kepolisian bersama Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri.

“Saya sudah berkoordinasi dengan Kapolda Metro Jaya yang menangani kasus ini bersama Bareskrim Polri. Saat ini mereka masih melakukan pendalaman,” jelas Yusril.

Ia menambahkan, proses penyelidikan yang sedang berjalan membuat kepolisian belum dapat menyampaikan detail perkembangan kasus kepada publik.

Serangan Terhadap Aktivis Dinilai Ancaman bagi Demokrasi

Dalam pernyataannya, Yusril juga menilai bahwa penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus bukan sekadar tindak kriminal biasa, tetapi juga dapat dilihat sebagai serangan terhadap nilai-nilai demokrasi dan penegakan hak asasi manusia (HAM).

Ia menegaskan bahwa para aktivis HAM bekerja untuk kepentingan masyarakat dan negara, sehingga tindakan kekerasan terhadap mereka tidak dapat dibenarkan dalam situasi apa pun.

Menurut Yusril, demokrasi menuntut adanya ruang perbedaan pendapat yang harus dihormati oleh semua pihak.

“Dalam demokrasi, setiap orang hendaknya berpegang pada prinsip menghormati perbedaan dan keragaman karena semua berbuat untuk kepentingan bersama, bukan untuk kepentingan pribadi,” kata Yusril.

Ia menambahkan bahwa kekerasan tidak boleh menjadi cara untuk merespons perbedaan pandangan dalam kehidupan demokrasi.

Pemerintah Tegaskan Tidak Toleransi Kekerasan

Yusril juga menekankan bahwa pemerintah memiliki komitmen kuat dalam menjaga supremasi hukum serta perlindungan terhadap hak asasi manusia.

Ia menyebut Presiden Prabowo Subianto memiliki komitmen tinggi terhadap penegakan hukum dan demokrasi di Indonesia.

Menurut Yusril, pemerintah tidak akan mentoleransi tindakan kekerasan terhadap siapa pun, termasuk aktivis yang memiliki pandangan berbeda dengan pemerintah.

Ia mencontohkan bagaimana Presiden kerap membuka ruang dialog dengan berbagai pihak, termasuk mereka yang memiliki pandangan kritis terhadap kebijakan pemerintah.

“Presiden juga mengundang mereka yang sering berbeda pendapat dengan pemerintah untuk berdialog secara terbuka di Istana,” ujar Yusril.

Karena itu, ia menegaskan bahwa tindakan kekerasan terhadap aktivis tidak memiliki tempat dalam sistem demokrasi.

Kronologi Penyiraman Air Keras terhadap Andrie Yunus

Sebelumnya, Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus menjadi korban penyiraman air keras oleh orang tidak dikenal pada Kamis (12/3/2026) malam.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 23.37 WIB ketika Andrie sedang mengendarai sepeda motor di kawasan Jalan Salemba I–Talang, Senen, Jakarta Pusat.

Koordinator Badan Pekerja KontraS, Dimas Bagus Arya, menjelaskan bahwa dua pelaku yang mengendarai sepeda motor menghampiri korban dari arah berlawanan.

Adapun ciri-ciri pelaku yang dilaporkan antara lain:

  • Pelaku pertama (pengendara motor):

    • Mengenakan kaus kombinasi putih dan biru

    • Celana gelap diduga berbahan jeans

    • Helm berwarna hitam

  • Pelaku kedua (pembonceng):

    • Mengenakan penutup wajah atau buff hitam

    • Kaos biru tua

    • Celana jeans biru yang dilipat pendek

Motor yang digunakan para pelaku diduga merupakan Honda Beat keluaran tahun 2016 hingga 2021.

Saat berada di lokasi kejadian, salah satu pelaku tiba-tiba menyiramkan air keras ke arah korban hingga mengenai sejumlah bagian tubuh.

Akibat serangan tersebut, Andrie Yunus mengalami luka bakar pada beberapa bagian tubuh, di antaranya:

  • Tangan kanan dan kiri

  • Wajah

  • Dada

  • Mata

Desakan Penuntasan Kasus

Kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS ini menjadi perhatian serius berbagai pihak, termasuk pemerintah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Desakan agar polisi mengungkap dalang di balik serangan terus disuarakan karena kasus tersebut dinilai berkaitan dengan perlindungan terhadap aktivis dan kebebasan sipil.

Permintaan Yusril kepada Polri untuk mengungkap aktor intelektual di balik penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus diharapkan dapat mempercepat proses penegakan hukum sekaligus memberikan kejelasan bagi publik. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Upaya Wujudkan Ketentraman, Kemendagri Perkuat Peran Satlinmas

Upaya Wujudkan Ketentraman, Kemendagri Perkuat Peran Satlinmas

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terus melakukan berbagai upaya dalam memperkuat peran Satuan Perlindungan Masyarakat atau Satlinmas.
4 Alasan Ini Diduga Jadi Alasan John Herdman Cueki Teja Paku Alam dari Panggilan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026, Apa Saja?

4 Alasan Ini Diduga Jadi Alasan John Herdman Cueki Teja Paku Alam dari Panggilan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026, Apa Saja?

Teja Paku Alam tampil impresif dan pecahkan rekor clean sheet, namun tak dipanggil Timnas Indonesia. 4 alasan ini diduga jadi penyebab John Herdman mengabaikannya.
Bernardo Tavares Apresiasi Kemampuan Mikael Alfredo Tata, Pemain Muda Persebaya Menjadi Kunci Bajol Ijo Taklukkan Arema 

Bernardo Tavares Apresiasi Kemampuan Mikael Alfredo Tata, Pemain Muda Persebaya Menjadi Kunci Bajol Ijo Taklukkan Arema 

Dalam laga panas Derbi Jawa Timur pekan ke-30 Super League 2025-2026 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Selasa (28/4/2026), Persebaya menang telak 4-0 dengan kontribusi krusial dari Mikael Alfredo Tata.
Masalah Laten Tumpulnya Lini Depan AC Milan: Hanya Cetak 5 Gol, Produktivitas Rossoneri Setara Parma

Masalah Laten Tumpulnya Lini Depan AC Milan: Hanya Cetak 5 Gol, Produktivitas Rossoneri Setara Parma

Perburuan striker baru AC Milan terus mengalami dinamika yang cukup tajam dalam beberapa pekan terakhir. Sejumlah nama datang dan pergi dalam daftar incaran.
Respons Menohok Dirut KAI soal Usulan Menteri PPPA Terkait Gerbong Wanita Pindah ke Tengah: Kami Tak Bedakan Gender

Respons Menohok Dirut KAI soal Usulan Menteri PPPA Terkait Gerbong Wanita Pindah ke Tengah: Kami Tak Bedakan Gender

Ihwal usulan Menteri PPPA, Arifah Fauzi terkait gerbong Wanita pindah ke tengah karena buntut kecelakaan maut KRL di Bekasi Timur. Kini mendapat respons menohok
Media Vietnam Heboh Sendiri Shin Tae-yong Dikabarkan Kembali Jadi Pelatih Timnas Indonesia: Orang Penting

Media Vietnam Heboh Sendiri Shin Tae-yong Dikabarkan Kembali Jadi Pelatih Timnas Indonesia: Orang Penting

Shin Tae-yong dikabarkan kembali ke Indonesia untuk melatih timnas mini soccer. Media Vietnam heboh sendiri. Simak selengkapnya!

Trending

Mendiktisaintek Pastikan Tidak Ada Rencana Penutupan Program Studi: Bukan Ditutup, tapi Diperbarui

Mendiktisaintek Pastikan Tidak Ada Rencana Penutupan Program Studi: Bukan Ditutup, tapi Diperbarui

Pernyataan itu disampaikan Brian merespons isu penutupan sejumlah program studi yang dinilai tak sejalan dengan perkembangan industri.
Pengakuan Masinis KA Argo Bromo Anggrek sesaat setelah Keretanya Tertabrak KRL di Bekasi Timur: Sinyal Tiba-Tiba Merah

Pengakuan Masinis KA Argo Bromo Anggrek sesaat setelah Keretanya Tertabrak KRL di Bekasi Timur: Sinyal Tiba-Tiba Merah

Masinis KA Argo Bromo Anggrek Nofiandri sempat buka suara sesaat setelah insiden kecelakaan maut yang melibatkan keretanya dengan KRL Commuter Line di Bekasi -
Jadwal Megawati Hangestri Usai Proliga 2026: Megatron Siap Turun Gunung Lagi di Ajang Internasional

Jadwal Megawati Hangestri Usai Proliga 2026: Megatron Siap Turun Gunung Lagi di Ajang Internasional

Menilik jadwal Megawati Hangestri setelah tampil di Proliga 2026. Atlet yang akrab disapa Megatron itu akan kembali turun gunung untuk membela Timnas Voli Putri Indonesia.
Sudah Ada di ASEAN, PSSI Bisa Naturalisasi Kilat Eks Timnas Belanda untuk Perkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Sudah Ada di ASEAN, PSSI Bisa Naturalisasi Kilat Eks Timnas Belanda untuk Perkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

PSSI bisa menambah amunisi baru lewat naturalisasi cepat eks Timnas Belanda untuk Piala AFF 2026 saat sejumlah pemain abroad Timnas Indonesia berpotensi absen.
Presiden FIFA Gianni Infantino Tiba-tiba Bertemu dengan Erick Thohir, Bahas Playoff Darurat Piala Dunia 2026 untuk Timnas Indonesia?

Presiden FIFA Gianni Infantino Tiba-tiba Bertemu dengan Erick Thohir, Bahas Playoff Darurat Piala Dunia 2026 untuk Timnas Indonesia?

Pertemuan Gianni Infantino dan Erick Thohir di tengah isu playoff darurat Piala Dunia 2026 memunculkan sinyal baru, FIFA bahas masa depan Timnas Indonesia.
Kabar Buruk untuk Suporter Timnas Indonesia, Tim U-17 Asuhan Kurniawan Dwi Yulianto Kalah Lagi Jelang Piala Asia U-17 2026

Kabar Buruk untuk Suporter Timnas Indonesia, Tim U-17 Asuhan Kurniawan Dwi Yulianto Kalah Lagi Jelang Piala Asia U-17 2026

Suporter Timnas Indonesia menerima kabar buruk menjelang pagelaran Piala Asia U-17 2026. Sebab, tim U-17 asuhan Kurniawan Dwi Yulianto kembali meraih hasil minor.
Klasemen Piala Thomas dan Uber 2026: Fajar Alfian Menangis, Tim Putra Indonesia Gagal Lolos ke Perempat Final

Klasemen Piala Thomas dan Uber 2026: Fajar Alfian Menangis, Tim Putra Indonesia Gagal Lolos ke Perempat Final

Klasemen Piala Thomas dan Uber 2026, di mana tim putra dan putri bulu tangkis Indonesia meraih hasil berbeda di ajang bergengsi ini.
Selengkapnya

Viral