News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Arab Saudi Pilih Jalur Diplomasi di Tengah Konflik Iran, Tegaskan Tahan Diri dan Jaga Stabilitas Timur Tengah

Arab Saudi menegaskan terus mengambil langkah diplomatik dan menahan diri untuk meredakan ketegangan Timur Tengah serta menjaga stabilitas kawasan.
Sabtu, 14 Maret 2026 - 12:05 WIB
Ilustrasi serangan rudal ke Iran.
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Pemerintah Arab Saudi menegaskan terus mengambil langkah-langkah diplomatik untuk meredakan eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah yang belakangan memanas. Kerajaan Saudi memilih jalur diplomasi serta menahan diri dari aksi militer guna mencegah situasi semakin memburuk.

Duta Besar Kerajaan Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal bin Abdullah Al-Amudi, mengatakan bahwa berbagai upaya diplomatik sedang dilakukan oleh pemerintahnya untuk menurunkan ketegangan yang terjadi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Upaya-upaya diplomatik sedang dilakukan dan terus dilakukan oleh Kerajaan Arab Saudi,” kata Faisal dalam acara buka puasa bersama dengan insan pers Indonesia di Jakarta, Jumat (14/3/2026) malam.

Menurutnya, pendekatan diplomasi dipilih sebagai langkah strategis untuk menjaga stabilitas kawasan sekaligus menghindari konflik yang lebih luas.

Saudi Pilih Menahan Diri dari Serangan Balasan ke Iran

Di tengah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah, Arab Saudi menegaskan sikap menahan diri dan tidak melakukan serangan balasan terhadap Iran.

Faisal mengatakan pemerintah Saudi berkomitmen menyelesaikan konflik melalui pendekatan damai dan dialog antarnegara.

“Kami berprinsip untuk menahan diri. Kami berusaha agar persoalan ini bisa diselesaikan secara tenang dan damai,” ujarnya.

Sikap tersebut diambil untuk mencegah konflik berkembang menjadi perang terbuka yang dapat mengganggu stabilitas kawasan serta berdampak luas pada ekonomi global.

Saudi Tegaskan Wilayahnya Tidak Digunakan untuk Menyerang Iran

Duta Besar Faisal juga menegaskan bahwa sejak awal konflik terjadi, pemerintah Arab Saudi sudah menyampaikan kepada Iran bahwa wilayah Saudi tidak akan digunakan sebagai basis serangan terhadap negara tersebut.

Menurutnya, posisi tersebut menunjukkan komitmen Saudi untuk tidak terlibat langsung dalam konflik militer yang terjadi.

Ia juga menyinggung bahwa serangan awal terhadap Iran dilakukan oleh Amerika Serikat dan Israel.

Dalam kesempatan tersebut, pemerintah Saudi juga menyampaikan kecaman terhadap tindakan militer yang dilakukan oleh Israel.

“Kami tahu bahwa pertama serangan itu dilakukan oleh Amerika dan Israel terhadap Iran. Dalam kesempatan ini Pemerintah Saudi mengecam tindakan yang dilakukan oleh Israel,” katanya.

Serangan Iran ke Negara Teluk Picu Ketegangan

Meski Saudi memilih menahan diri, Iran disebut tetap melancarkan serangan balasan ke sejumlah negara di kawasan Teluk, termasuk Arab Saudi.

Serangan tersebut dilaporkan menyasar sejumlah fasilitas publik serta fasilitas politik penting di wilayah negara-negara Teluk.

Menurut Faisal, tindakan tersebut bertentangan dengan prinsip hubungan bertetangga yang baik serta melanggar hukum internasional.

Ia menilai serangan tersebut juga tidak sejalan dengan prinsip-prinsip yang selama ini dijunjung oleh masyarakat internasional dalam menjaga stabilitas kawasan.

Saudi Upayakan Stabilitas Harga Minyak Dunia

Selain fokus meredakan konflik, Arab Saudi juga memperhatikan dampak ketegangan Timur Tengah terhadap stabilitas ekonomi global, khususnya sektor energi.

Ketegangan geopolitik di kawasan tersebut diketahui dapat memengaruhi harga minyak dunia.

Faisal mengatakan Saudi akan mengambil langkah untuk menjaga stabilitas harga energi di tengah situasi yang tidak menentu.

“Pada prinsipnya tentu kami akan berusaha untuk menstabilkan harga tersebut, karena kami tahu bahwa perang pasti berdampak terhadap ekonomi ataupun energi,” ujarnya.

Sebagai salah satu produsen minyak terbesar di dunia, langkah Saudi dinilai memiliki pengaruh penting terhadap stabilitas pasar energi global.

Persiapan Haji Tetap Berjalan Normal

Di tengah situasi geopolitik yang memanas, pemerintah Arab Saudi memastikan bahwa persiapan ibadah haji tetap berjalan normal sesuai rencana.

Faisal menegaskan bahwa kondisi keamanan di Arab Saudi tetap aman dan stabil sehingga tidak mempengaruhi agenda penyelenggaraan ibadah haji tahun ini.

“Insya Allah persiapan berjalan lancar sesuai dengan rencana dan tidak ada dampak apa pun,” katanya.

Ia juga memastikan bahwa penerbangan yang membawa jemaah haji ke Arab Saudi akan tetap berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Saudi Imbau Jemaah Indonesia Tidak Khawatir

Duta Besar Faisal turut mengimbau masyarakat Indonesia, khususnya calon jemaah haji, agar tidak khawatir terhadap situasi di Timur Tengah.

Menurutnya, pemerintah Saudi menjamin keamanan serta kelancaran penyelenggaraan ibadah haji.

Ia memastikan seluruh fasilitas dan persiapan yang diperlukan untuk menyambut jemaah haji tetap berjalan sesuai perencanaan.

Dengan demikian, jemaah haji dari Indonesia diharapkan tetap dapat menjalankan ibadah dengan tenang dan nyaman.

Diplomasi Jadi Kunci Redam Konflik Kawasan

Sikap Arab Saudi yang memilih jalur diplomasi serta menahan diri dari eskalasi militer menjadi salah satu langkah penting dalam meredakan ketegangan di Timur Tengah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Upaya tersebut diharapkan dapat membuka ruang dialog antara negara-negara yang terlibat konflik sehingga stabilitas kawasan dapat kembali terjaga.

Di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik, pendekatan diplomasi dinilai menjadi kunci untuk mencegah konflik yang lebih luas serta menjaga stabilitas ekonomi dan keamanan global. (ant/nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kapolres Sukoharjo Hingga Kasat Reskrim Dinonaktifkan Buntut Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Kapolres Sukoharjo Hingga Kasat Reskrim Dinonaktifkan Buntut Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Kapolres Sukoharjo, AKBP Andika Dharma Sena hingga Kasat Reskrim, Iptu Agung Sedewo dinonaktifkan buntut penggeledahan di Pondok Pesantren Hamalatul Quran.
Di Era Bupati Jeje, Jalan yang Bertahun-tahun Rusak di Bandung Barat Kini Mulus

Di Era Bupati Jeje, Jalan yang Bertahun-tahun Rusak di Bandung Barat Kini Mulus

Pemerintah Kabupaten Bandung Barat telah merampungkan perbaikan 26 dari 34 ruas jalan yang menjadi target penanganan sepanjang 2026. Artinya, sekitar 76 persen
PSMS Medan Tak Gentar Hadapi Persija Jakarta di League Cup 2026, Ayam Kinantan Siap Beri Kejutan

PSMS Medan Tak Gentar Hadapi Persija Jakarta di League Cup 2026, Ayam Kinantan Siap Beri Kejutan

Pelatih PSMS Medan, Eko Purdjianto, menegaskan bahwa skuadnya tidak gentar menghadapi Persija Jakarta dalam pertandingan pembuka League Cup 2026/2027.
Tembus Pasar Internasional, UMKM Pertamina Unjuk Gigi di Kancah Global

Tembus Pasar Internasional, UMKM Pertamina Unjuk Gigi di Kancah Global

Lima UMKM binaan PT Pertamina (Persero) berhasil memanfaatkan forum internasional 51st ASEAN Council on Petroleum (ASCOPE) 2026 di Bali, 16–28 Oktober lalu, untuk memperluas jangkauan pasar. 
Miris! 7 Fakta Kasus Pembunuhan Bayi 20 Bulan di Kebayoran Lama, Tersangka Sempat Tutupi Lokasi Jasad

Miris! 7 Fakta Kasus Pembunuhan Bayi 20 Bulan di Kebayoran Lama, Tersangka Sempat Tutupi Lokasi Jasad

Kasus pembunuhan bayi perempuan berusia 20 bulan di kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, viral di media sosial. Berikut 7 fakta soal kasus tersebut.
Peran Keji Pasangan AR dan J Habisi Nyawa Balitanya di Jaksel: Satu Lakukan Kekerasan, Ibu Kandung Rela Tutupi Jejak

Peran Keji Pasangan AR dan J Habisi Nyawa Balitanya di Jaksel: Satu Lakukan Kekerasan, Ibu Kandung Rela Tutupi Jejak

Kasus tragis menimpa balita perempuan yang meregang nyawa akibat tindak kekerasan. Polres Metro Jakarta Selatan bersama Polsek Kebayoran Lama menetapkan dua tersangka, yakni pria AR dan wanita J, yang merupakan ibu kandung korban.

Trending

Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

YouTuber Herri Pras digeruduk dan ditendang oleh sekelompok orang dari komunitas bela diri di kediamannya usai menyebarkan konten viral tantangan bertarung.
Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Prof. Endang Warsiki, Guru Besar IPB University, meninggal dunia pada 2 November 2026. Simak profil, pendidikan, perjalanan hidup, dan kontribusinya di bidang agroindustri.
Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Menurut pelaku AR (22), ia membunuh SF dengan cara mencelupkan kepala korban ke bak air di toilet dekat Stasiun Kebayoran Lama dan kakinya diangkat ke atas.
Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Gelandang Timnas Indonesia, Joey Pelupessy, membawakan kabar gembira menjelang FIFA Matchday November 2026. Sang gelandang berhasil membantu klubnya meraih kemenangan.
Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Nama YouTuber Herri Pras tengah menjadi sorotan setelah sebuah video memperlihatkan dirinya didatangi sekelompok pria bela diri. Ini profilnya.
Sopir Truk Molen Diamankan Polisi, Usai 6 Warga Tewas dalam Kecelakaan Maut di Bekasi

Sopir Truk Molen Diamankan Polisi, Usai 6 Warga Tewas dalam Kecelakaan Maut di Bekasi

Dari total 12 korban, enam orang mengalami luka-luka dan enam lainnya meninggal dunia dalam kecelakaan yang terjadi di area halte Jalan Cut Mutia, Kota Bekasi.
Siapa Fatih Waluyo Wahid? Ini Profil Keponakan Gus Dur dan Mantan Direktur BPJS Kesehatan yang Meninggal Dunia

Siapa Fatih Waluyo Wahid? Ini Profil Keponakan Gus Dur dan Mantan Direktur BPJS Kesehatan yang Meninggal Dunia

Mengenang sosok Fatih Waluyo Wahid alias Gus Firry, keponakan Gus Dur yang pernah menjabat Direktur BPJS Kesehatan. Simak pendidikan dan perjalanan kariernya.
Selengkapnya

Viral