News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

DPR soal Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus: Negara Tak Boleh Kalah

Anggota Komisi XIII DPR, Mafirion Syamsuddin angkat bicara terkait kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Bidang Eksternal KontraS, Andrie Yunus.
Sabtu, 14 Maret 2026 - 18:36 WIB
Perwakilan Tim Advokasi untuk Demokrasi (TAUD), Andrie Yunus (kedua dari kiri).
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Anggota Komisi XIII DPR, Mafirion Syamsuddin angkat bicara terkait kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Bidang Eksternal KontraS, Andrie Yunus.

Dia menilai insiden penyiraman air keras yang menimpa Andrie Yunus bukan tidak kriminal biasa. Menurut Mafirion, tindakan tersebut merupakan bentuk teror yang menyerang kebebasan sipil dam demokrasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Sebab, aktivis adalah bagian dari warga negara yang menjalankan fungsi kontrol sosial, mengawasi kekuasaan, dan memperjuangkan kepentingan publik,” kata Mafirion, Sabtu (14/3/2026).

“Ketika seorang aktivis diserang dengan cara yang keji dan tidak manusiawi, maka yang sedang diserang sesungguhnya adalah keberanian masyarakat untuk bersuara,” lanjutnya.

Mafirion mengatakan, tindakan penyiraman air keras terhadap aktivis sudah termasuk sebagai pelanggaran serius Hak Asasi Manusia (HAM).

“Karena menyerang hak atas rasa aman, integritas tubuh, dan kebebasan berekspresi yang dijamin oleh konstitusi serta berbagai instrumen hukum nasional dan internasional,” jelas Mafirion.

“Jika serangan semacam ini dibiarkan, maka negara sedang memberi pesan yang sangat berbahaya, bahwa siapa pun yang bersuara kritis dapat dibungkam dengan kekerasan,” tambah dia.

Untuk itu, Mafirion mendesak kepolisian mengusut tuntas kasus tersebut dan menangkap dalang di balik penyiraman air keras. Selain itu, dia meminta negara melindungi para aktivis dan pembela HAM.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Demokrasi tidak boleh tunduk pada teror. Negara tidak boleh kalah oleh kekerasan. Dan masyarakat tidak boleh dipaksa diam karena rasa takut,” ujarnya.

“Sebagai bagian dari masyarakat, saya berdiri bersama para aktivis dan seluruh warga negara yang memperjuangkan kebenaran. Ingat, kekerasan tidak boleh menjadi alat untuk membungkam suara rakyat,” tandas Mafirion. (saa/dpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Wamendagri Wiyagus Dorong Aparatur Pemerintah Maknai HUT Ke-81 RI dengan Semangat Juang dan Sportivitas

Wamendagri Wiyagus Dorong Aparatur Pemerintah Maknai HUT Ke-81 RI dengan Semangat Juang dan Sportivitas

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Akhmad Wiyagus mengimbau seluruh aparatur pemerintah untuk menjadikan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sebagai momentum penting. 
Forum Kontraktor SPPG Minta BGN Segera Tuntaskan Pembayaran, Beri Tenggat hingga Agustus

Forum Kontraktor SPPG Minta BGN Segera Tuntaskan Pembayaran, Beri Tenggat hingga Agustus

Surat tersebut disampaikan setelah perwakilan Forum mendatangi layanan pengaduan terpadu BGN untuk meminta kepastian terkait proses pembayaran yang hingga kini belum terealisasi.
Stadion GBK Bakal Jadi Saksi Pembuktian Striker Mahal AC Milan saat Lawan Chelsea, Ruben Amorim Janjikan Goncalo Ramos Main

Stadion GBK Bakal Jadi Saksi Pembuktian Striker Mahal AC Milan saat Lawan Chelsea, Ruben Amorim Janjikan Goncalo Ramos Main

Pelatih AC Milan, Ruben Amorim, memastikan sejumlah bintang Rossoneri tampil saat hadapi Chelsea dalam pramusim di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).
Soal Temuan Senjata di Sekolah Jaksel, Polisi Rincikan Ada Airsoft Gun Hingga Laras Panjang

Soal Temuan Senjata di Sekolah Jaksel, Polisi Rincikan Ada Airsoft Gun Hingga Laras Panjang

Polres Metro Jakarta Selatan buka suara soal temuan ratusan senjata di sebuah sekolah yang terletak di Pondok Pinang, Jakarta Selatan, sejak Juli hingga Rabu (5/8) kemarin.
Sarwendah Klarifikasi soal Anak Dibully, Tegaskan Perundungan Terjadi di Medsos Bukan di Sekolah

Sarwendah Klarifikasi soal Anak Dibully, Tegaskan Perundungan Terjadi di Medsos Bukan di Sekolah

Sarwendah meluruskan isu anak dibully di sekolah. Mantan istri Ruben Onsu menegaskan perundungan terjadi di media sosial dan meminta publik menjaga komentar.
Anggota DPR RI Bambang Haryo Sebut Sinergi Stakeholder Jadi Kunci Keselamatan Transportasi Laut

Anggota DPR RI Bambang Haryo Sebut Sinergi Stakeholder Jadi Kunci Keselamatan Transportasi Laut

Anggota DPR RI Bambang Haryo Soekartono (BHS) menilai penanganan korban insiden kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 telah berjalan cukup baik, khususnya dari sisi

Trending

Kapolresta dan Kasat Narkoba Banda Aceh Diperiksa Divpropam Mabes Polri, Ini Faktanya

Kapolresta dan Kasat Narkoba Banda Aceh Diperiksa Divpropam Mabes Polri, Ini Faktanya

Joko ajak seluruh pihak untuk tetap menghormati proses yang sedang berlangsung dan tidak berspekulasi sebelum adanya hasil pemeriksaan resmi dari Mabes Polri.
Terbongkar, Ini Alasan Mengejutkan Kenapa Ada 995 Senjata di Dalam Sekolah Jaksel Sejak 2020

Terbongkar, Ini Alasan Mengejutkan Kenapa Ada 995 Senjata di Dalam Sekolah Jaksel Sejak 2020

Direktur Utama PT Lokta Karya Perbakin serta Kuasa Hukum Eks Ketua Yayasan, IWD, yakni Alhadid Endar Putra buka suara soal temuan 995 senjata airsoft gun di sebuah sekolah swasta, Pondok Pinang, Jakarta Selatan.
Maia Estianty Soroti Kasus Yurizal Pasien BPJS, Ingatkan Nakes untuk Jaga Empati

Maia Estianty Soroti Kasus Yurizal Pasien BPJS, Ingatkan Nakes untuk Jaga Empati

Maia Estianty soroti kasus Yurizal pasien BPJS yang viral, ingatkan para nakes untuk jaga empati.
Heboh Usulan MBG Raih Nobel Perdamaian 2026, Istana Akhirnya Buka Suara

Heboh Usulan MBG Raih Nobel Perdamaian 2026, Istana Akhirnya Buka Suara

Istana Kepresidenan merespons isu yang beredar mengenai usulan agar Program Makan Bergizi Gratis (MBG) memperoleh Nobel Perdamaian 2026.
Fakta Baru Pelaku Mutilasi di Depok: Mendadak Resign Kerja Goreng Piscok Usai Izin Interview di Mal

Fakta Baru Pelaku Mutilasi di Depok: Mendadak Resign Kerja Goreng Piscok Usai Izin Interview di Mal

Di balik kasus pembunuhan disertai mutilasi yang menggegerkan Depok, muncul cerita dari tempat terakhir Saepul alias Saepullah (26) mencari nafkah.
Geger! PSSI-nya Korea Selatan Dituding Biayai Hiburan Seks untuk Wasit Asing, KFA Buka Suara

Geger! PSSI-nya Korea Selatan Dituding Biayai Hiburan Seks untuk Wasit Asing, KFA Buka Suara

Setelah kegagalan Timnas Korea Selatan di Piala Dunia hingga keputusan aneh pada sanksi pelatih Persija, Shin Tae-yong, kali ini KFA terkena skandal seksual. 
Roy Suryo Ajukan Praperadilan Keempat Soal Status Cekal

Roy Suryo Ajukan Praperadilan Keempat Soal Status Cekal

Usai gugatan praperadilan ketiga soal ganti rugi, tersangka tudingan ijazah palsu Jokowi, Roy Suryo mengajukan kembali praperadilan terkait pencekalan. 
Selengkapnya

Viral