News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jakarta Terasa Lebih Pengap dan Panas? BMKG Ungkap Penyebab Sebenarnya yang Sedang Terjadi

Jakarta terasa lebih pengap dan panas beberapa hari terakhir. BMKG mengungkap penyebab utamanya, mulai dari radiasi matahari hingga masa peralihan musim.
Minggu, 15 Maret 2026 - 08:08 WIB
Bikin Pemain Keturunan Eropa Kesulitan, Pelatih Timnas Indonesia Buka Suara Soal Cuaca Panas Jakarta saat Jalani TC
Sumber :
  • ANTARA/Zaro Ezza Syachniar

Jakarta, tvOnenews.com - Beberapa hari terakhir, warga merasakan Jakarta terasa lebih pengap dan panas dibanding biasanya. Kondisi ini bahkan terasa sejak pagi hingga siang hari, membuat aktivitas di luar ruangan terasa jauh lebih melelahkan.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) akhirnya memberikan penjelasan mengenai fenomena tersebut. Menurut BMKG, Jakarta terasa lebih pengap dan panas bukan semata-mata karena musim kemarau datang lebih awal, melainkan dipengaruhi oleh kombinasi sejumlah faktor atmosfer.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penjelasan ini disampaikan oleh pejabat BMKG yang menilai kondisi cuaca saat ini merupakan fenomena yang wajar terjadi saat masa peralihan musim.

Sinar Matahari Lebih Kuat Tanpa Banyak Awan

Pelaksana Harian Direktur Meteorologi Publik BMKG Ida Pramuwardani menjelaskan, Jakarta terasa lebih pengap dan panas karena intensitas penyinaran matahari yang cukup kuat dalam beberapa hari terakhir.

Menurutnya, kondisi tersebut terjadi karena langit cenderung cerah dan tutupan awan tidak merata, sehingga sinar matahari langsung menyentuh permukaan bumi.

Akibatnya, panas terasa lebih menyengat terutama pada siang hari.

Ia menyebut fenomena ini sering terjadi ketika radiasi matahari tidak terhalang awan tebal.

“Udara yang terasa lebih panas belakangan ini dipengaruhi oleh penyinaran matahari yang cukup kuat dan tutupan awan yang tidak merata pada siang hari,” jelasnya.

Masa Peralihan Musim Bikin Cuaca Lebih Terik

BMKG juga menjelaskan bahwa Jakarta terasa lebih pengap dan panas karena saat ini Indonesia sedang memasuki masa peralihan musim atau pancaroba.

Pada masa ini, pola cuaca cenderung tidak stabil. Pagi hingga siang hari biasanya terasa sangat panas, sementara pada sore atau malam hari masih berpotensi terjadi hujan lokal.

Fenomena ini membuat perubahan suhu terasa cukup drastis dalam satu hari.

Cuaca yang terik di siang hari sering kali diikuti hujan singkat pada malam hari di beberapa wilayah.

Kondisi tersebut merupakan karakteristik umum dari masa peralihan musim di Indonesia.

Radiasi Matahari Lebih Terasa Setelah Hujan

Sementara itu, Sekretaris Utama BMKG Guswanto menjelaskan bahwa Jakarta terasa lebih pengap dan panas juga dipengaruhi oleh kondisi atmosfer setelah hujan lebat beberapa hari sebelumnya.

Setelah hujan reda, langit biasanya menjadi lebih cerah. Hal ini membuat radiasi matahari langsung mengenai permukaan bumi tanpa penghalang awan.

Akibatnya, panas terasa lebih kuat dibandingkan ketika langit tertutup awan.

“Langit cerah membuat sinar matahari langsung mengenai permukaan tanpa banyak penghalang awan, sehingga panas terasa lebih terik,” jelasnya.

Fenomena ini menjadi salah satu penyebab utama mengapa suhu terasa meningkat meski belum memasuki musim kemarau secara penuh.

Gerak Semu Matahari Juga Berpengaruh

Selain faktor cuaca dan atmosfer, BMKG juga menjelaskan bahwa Jakarta terasa lebih pengap dan panas dipengaruhi oleh fenomena astronomi yang disebut gerak semu matahari.

Gerak semu matahari adalah pergerakan posisi matahari dari selatan menuju utara khatulistiwa sepanjang tahun.

Saat posisi matahari bergerak ke arah utara, wilayah Indonesia bagian tengah dan selatan termasuk Jakarta akan menerima paparan sinar matahari yang lebih tegak pada siang hari.

Akibatnya, intensitas panas yang diterima permukaan bumi menjadi lebih besar.

Inilah yang membuat suhu terasa lebih tinggi meskipun musim kemarau belum benar-benar dimulai.

Musim Kemarau 2026 Diprediksi Datang Lebih Awal

BMKG juga memprediksi bahwa musim kemarau 2026 berpotensi datang lebih awal di sejumlah wilayah Indonesia.

Sebagian besar wilayah diperkirakan mulai memasuki musim kemarau pada periode berikut:

  • April 2026: sekitar 114 zona musim

  • Mei 2026: sekitar 184 zona musim

  • Juni 2026: sekitar 163 zona musim

Awal musim kemarau diperkirakan dimulai dari wilayah Nusa Tenggara, kemudian secara bertahap meluas ke wilayah Indonesia lainnya.

Beberapa wilayah di Pulau Jawa bahkan mulai menunjukkan tanda-tanda awal musim kemarau.

Meski demikian, BMKG menegaskan bahwa cuaca panas yang dirasakan warga Jakarta saat ini bukan sepenuhnya akibat musim kemarau.

Cuaca Cerah Masih Dominasi Jawa

Saat ini, pola cuaca di Pulau Jawa termasuk Jakarta didominasi kondisi cerah hingga berawan tebal.

Namun BMKG mengingatkan bahwa hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih berpotensi terjadi di sejumlah daerah.

Karena itu, masyarakat diminta tetap mewaspadai perubahan cuaca yang bisa terjadi secara tiba-tiba selama masa pancaroba.

Fenomena yang Wajar Terjadi

BMKG menegaskan bahwa kondisi Jakarta terasa lebih pengap dan panas merupakan fenomena yang wajar saat peralihan musim.

Kombinasi sinar matahari yang kuat, langit cerah, radiasi panas setelah hujan, serta posisi matahari yang berubah membuat suhu terasa lebih tinggi dari biasanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Masyarakat diimbau untuk menjaga kesehatan selama cuaca panas, seperti cukup minum air, menghindari aktivitas berat di bawah terik matahari, dan menggunakan pelindung ketika beraktivitas di luar ruangan.

Dengan kondisi atmosfer yang masih dinamis, cuaca panas di Jakarta diperkirakan masih dapat terjadi dalam beberapa waktu ke depan sebelum musim kemarau benar-benar tiba. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bersiaplah! 5 Zodiak Paling Beruntung dalam Pekerjaan Oktober 2026: Ada yang Berpeluang Dapat Promosi

Bersiaplah! 5 Zodiak Paling Beruntung dalam Pekerjaan Oktober 2026: Ada yang Berpeluang Dapat Promosi

Berikut 5 zodiak yang diprediksi paling beruntung dalam karier atau pekerjaan bulan Oktober 2026: Ada yang berpeluang dapat promosi. Zodiakmu termasuk?
Tak Cuma Back to Back medali Emas di Asian Games, Rahmat Erwin Abdullah Juga Berhasil Pecahkan Dua Rekor Dunia

Tak Cuma Back to Back medali Emas di Asian Games, Rahmat Erwin Abdullah Juga Berhasil Pecahkan Dua Rekor Dunia

Rahmat Erwin Abdullah kembali mengharumkan nama Indonesia setelah merebut medali emas dari cabor angkat besi di Asian Games 2026 pada hari Sabtu 26 September.
Jenazah Taruno Hidayat Korban KM Virgo Tiba di Rumah Duka Madiun, Adiknya Masih Dicari

Jenazah Taruno Hidayat Korban KM Virgo Tiba di Rumah Duka Madiun, Adiknya Masih Dicari

Jenazah Taruno Hidayat, salah satu korban tenggelamnya KM Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa, tiba di kampung halamannya di Desa/Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun, Sabtu (26/9).
Di Depan FIFA, Thom Haye Bicara Duel Panas Timnas Indonesia Vs Malaysia

Di Depan FIFA, Thom Haye Bicara Duel Panas Timnas Indonesia Vs Malaysia

Di depan FIFA, Thom Haye menyebut langkah Timnas Indonesia untuk mengalahkan Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026 tidak berjalan mudah. Laga melawan Malaysia jadi fokus berikutnya.
Sambil Berlinang Air Mata, Asri Welas Kenang Sosok Guruh Soekarnoputra

Sambil Berlinang Air Mata, Asri Welas Kenang Sosok Guruh Soekarnoputra

Asri Welas mengenang Guruh Soekarnoputra yang meninggal dunia. Selama 11 tahun belajar seni, ia menyimpan banyak ilmu dan pesan dari sang maestro.
Gus Ipul Minta Buktikan Aliran Dana Rp480 Miliar di Muktamar NU, Siap Layangkan Somasi

Gus Ipul Minta Buktikan Aliran Dana Rp480 Miliar di Muktamar NU, Siap Layangkan Somasi

Gus Ipul kembali menegaskan somasi bukan langkah akhir. Namun, jika tidak ada klarifikasi atau dinilai tidak sesuai fakta, PBNU akan meneruskan perkara ke proses hukum.

Trending

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Sikap ini bukan ditujukan untuk memperpanjang perbedaan, apalagi mengambil posisi untuk salah satu pihak. Justru sebaliknya,
Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar olahraga voli dan Megawati Hangestri. Berikut rangkuman artikelnya.
Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) dan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, turut menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.
Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri akan membuka lembaran baru bersama Hyundai Hillstate pada gelaran Liga Voli Korea 2026/2027.
Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Berikut jejak kasus Indra Kesuma alias Indra Kenz, mulai dari dilaporkan 8 korban ke polisi atas kasus investasi bodong aplikasi Binomo hingga bebas bersyarat.
Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Media sosial dan pemberitaan diramaikan dengan kabar meninggal dunianya tokoh publik, Guruh Soekarnoputra. Berikut fakta-fakta kondisi almarhum sebelum wafat
Ramalan Zodiak Cinta Besok Minggu 27 September 2026: Libra Full Senyum Dapat Kejutan Romantis, Scorpio Stop Curiga Tanpa Bukti

Ramalan Zodiak Cinta Besok Minggu 27 September 2026: Libra Full Senyum Dapat Kejutan Romantis, Scorpio Stop Curiga Tanpa Bukti

Berdasarkan pergerakan rasi bintang zodiak, esok hari Minggu, 27 September 2026, membawa energi yang menuntut keseimbangan antara empati dan keterbukaan. Bebera
Selengkapnya

Viral