News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Prabowo Benahi Sekolah Transmigrasi, 454 Toilet Dibangun dan 478 Sekolah Direvitalisasi

Pemerintah di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto mulai mempercepat pembenahan fasilitas pendidikan dasar di kawasan transmigrasi di berbagai wilayah Indonesia.
Minggu, 15 Maret 2026 - 16:56 WIB
Presiden Prabowo Subianto
Sumber :
  • Abdul Gani Siregar/tvOnenews

Jakarta, tvOnenews.com - Pemerintah di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto mulai mempercepat pembenahan fasilitas pendidikan dasar di kawasan transmigrasi di berbagai wilayah Indonesia.

Fokus utama program ini adalah pembangunan sanitasi sekolah serta revitalisasi bangunan pendidikan yang selama ini berada dalam kondisi memprihatinkan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Program yang dijalankan melalui Kementerian Transmigrasi Republik Indonesia tersebut menargetkan perbaikan fasilitas dasar seperti toilet, sarana air bersih, hingga renovasi bangunan sekolah agar lebih layak digunakan oleh siswa di daerah terpencil.

Presiden Prabowo menegaskan bahwa kualitas fasilitas pendidikan merupakan fondasi penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

“Begitu banyak sekolah-sekolah yang rusak, padahal kalau kita buka-bukaan anggaranya ada, bagaimana bisa satu sekolah toiletnya hanya satu, WCnya satu, bagaimana bisa?. Karena itu sekolah harus bagus, harus bersih, tidak boleh ada sekolah yang atapnya runtuh dan tidak boleh ada sekolah yang tidak memiliki WC untuk anak-anaknya,” kata Prabowo, dalam keterangan tertulis, Minggu (15/3/2026).

Data terbaru per 15 Maret 2026 menunjukkan pemerintah telah membangun sebanyak 454 unit toilet dan sarana air bersih di 27 provinsi. Program tersebut mencakup 122 kabupaten, 231 kecamatan, dan 399 desa yang tersebar di kawasan transmigrasi.

Tidak hanya memperbaiki sanitasi, pemerintah juga mempercepat revitalisasi bangunan sekolah. Hingga kini tercatat 478 sekolah telah direnovasi di 27 provinsi, meliputi 114 kabupaten, 218 kecamatan, dan 406 desa yang berada di 129 kawasan transmigrasi.

Perbaikan yang dilakukan mencakup ruang kelas, atap bangunan, pengecatan ulang, hingga fasilitas pendukung pembelajaran.

Di wilayah Sumatra, pembangunan 123 unit toilet dan sarana air bersih membawa perubahan signifikan bagi sejumlah sekolah yang sebelumnya masih menggunakan fasilitas sanitasi sangat sederhana seperti ember, gayung, hingga toilet jongkok darurat. Kini fasilitas tersebut telah diganti dengan toilet duduk yang lebih bersih dan layak.

Revitalisasi sekolah di wilayah ini juga membuat bangunan yang sebelumnya kusam dengan cat terkelupas dan atap berlubang berubah menjadi lebih rapi dan nyaman digunakan, bahkan menyerupai bangunan sekolah baru.

Di Kalimantan, pemerintah membangun 70 unit toilet dan sarana air bersih yang menjadi fasilitas sanitasi pertama bagi beberapa sekolah di kawasan transmigrasi. Selain itu, revitalisasi dilakukan di 72 sekolah sehingga para siswa tidak lagi belajar di ruang kelas yang bocor saat hujan.

Sementara itu di Sulawesi, program tersebut menjangkau pembangunan 158 unit fasilitas sanitasi sekaligus revitalisasi 155 sekolah.

Program perbaikan fasilitas pendidikan ini juga menjangkau wilayah timur Indonesia. Di Maluku, pemerintah membangun 22 unit toilet dan sarana air bersih serta merevitalisasi 47 sekolah.

Di wilayah Nusa Tenggara, pembangunan sanitasi dilakukan di 57 lokasi dengan perbaikan bangunan di 51 sekolah. Sementara itu di Papua, pemerintah membangun 24 unit fasilitas sanitasi dan merevitalisasi 32 sekolah.

Presiden Prabowo menegaskan bahwa pembenahan sekolah di seluruh Indonesia menjadi prioritas penting dalam pembangunan nasional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Pendidikanlah yang menentukan apakah negara ini menjadi negara miskin atau negara yang baik untuk rakyatnya. Karena itu kita harus memperbaiki sebanyak-banyak sekolah di seluruh Indonesia secepat mungkin,” tambah Prabowo.

Pemerintah berharap, perbaikan fasilitas pendidikan di kawasan transmigrasi dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih bersih, aman, dan layak bagi siswa. Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya pemerataan pembangunan dan peningkatan kualitas pendidikan nasional. (agr/iwh)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Usai Viral Daycare Little Aresha, Kini Mencuat Kasus Kekerasan Anak di Daycare Banda Aceh

Usai Viral Daycare Little Aresha, Kini Mencuat Kasus Kekerasan Anak di Daycare Banda Aceh

Usai viral kasus kekerasan anak di Daycare Little Aresha Yogyakarta. Kini mencuat di media social terkait kasus kekerasan anak di Daycare Banda Aceh. Sontak,
Kasus Ayah Kandung Diduga Culik Anak Berlanjut, Kuasa Hukum JE Pertanyakan Sikap Ibu Kandung

Kasus Ayah Kandung Diduga Culik Anak Berlanjut, Kuasa Hukum JE Pertanyakan Sikap Ibu Kandung

​​​​​​​Kasus ayah kandung diduga culik anak di Kelapa Gading berlanjut. Kuasa hukum JE pertanyakan sikap ibu kandung yang tak hadirkan anak di sidang.
Polda Banten dan BI Musnahkan 8.527 Lembar Uang Palsu, Didominasi Pecahan 50 Ribu

Polda Banten dan BI Musnahkan 8.527 Lembar Uang Palsu, Didominasi Pecahan 50 Ribu

Sebagai langkah konkret dalam melindungi sistem keuangan dan kedaulatan mata uang nasional, Polda Banten memusnahkan ribuan lembar uang palsu. 
Cari Penyebab Tabrakan Kereta di Bekasi, Kemenhub Dukung Simulasi Teknis KNKT

Cari Penyebab Tabrakan Kereta di Bekasi, Kemenhub Dukung Simulasi Teknis KNKT

Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi memastikan jalur kereta api yang terdampak kecelakaan di Stasiun Bekasi Timur telah kembali normal. 
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.

Trending

Dua Musim Bersinar Bersama Red Sparks, Megawati Hangestri Siap Kembali Jadi Ancaman di Liga Voli Korea?

Dua Musim Bersinar Bersama Red Sparks, Megawati Hangestri Siap Kembali Jadi Ancaman di Liga Voli Korea?

Lebih dari sekadar pulih, keputusan Megawati Hangestri kembali ke liga voli Korea juga didorong oleh ambisi yang belum tuntas. Dua musim bersama Red Sparks
Joong Archen Disambut Meriah di Jakarta, Fans Padati Acara Pop-up Parfum di Grand Indonesia

Joong Archen Disambut Meriah di Jakarta, Fans Padati Acara Pop-up Parfum di Grand Indonesia

Joong Archen kembali menyapa penggemarnya di Indonesia dengan menghadiri acara pop-up store Viktor&Rolf yang digelar di Grand Indonesia, Rabu (29/4/2026). 
Sebelum Meninggal, Mia Citra Terjepit Dalam Kereta 10 Jam dan Sempat Dirawat di RSUD Bekasi

Sebelum Meninggal, Mia Citra Terjepit Dalam Kereta 10 Jam dan Sempat Dirawat di RSUD Bekasi

Korban tewas akibat tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur bertambah menjadi 16 orang.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Ramalan Keuangan Zodiak 1 Mei 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak 1 Mei 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 1 Mei 2026 untuk  Libra hingga Pisces berpeluang stabil secara finansial, meski harus hadapi pengeluaran dan keputusan penting.
Usai Viral Daycare Little Aresha, Kini Mencuat Kasus Kekerasan Anak di Daycare Banda Aceh

Usai Viral Daycare Little Aresha, Kini Mencuat Kasus Kekerasan Anak di Daycare Banda Aceh

Usai viral kasus kekerasan anak di Daycare Little Aresha Yogyakarta. Kini mencuat di media social terkait kasus kekerasan anak di Daycare Banda Aceh. Sontak,
Kasus Ayah Kandung Diduga Culik Anak Berlanjut, Kuasa Hukum JE Pertanyakan Sikap Ibu Kandung

Kasus Ayah Kandung Diduga Culik Anak Berlanjut, Kuasa Hukum JE Pertanyakan Sikap Ibu Kandung

​​​​​​​Kasus ayah kandung diduga culik anak di Kelapa Gading berlanjut. Kuasa hukum JE pertanyakan sikap ibu kandung yang tak hadirkan anak di sidang.
Selengkapnya

Viral