News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis, KontraS Desak Polisi Ungkap Aktor Intelektual: Jangan Hanya Pelaku Lapangan

Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) mendesak kepolisian mengusut tuntas kasus penyiraman air keras terhadap aktivis, Andrie Yunus. 
Senin, 16 Maret 2026 - 15:14 WIB
Konferensi pers Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) di kantor YLBHI, Jakarta, Senin (16/3).
Sumber :
  • tvOnenews.com/Rika Pangesti

Jakarta, tvonenews.com – Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) mendesak aparat kepolisian mengusut tuntas kasus penyiraman air keras terhadap aktivisnya, Andrie Yunus

KontraS meminta Polri mengungkap aktor intelektual di balik serangan tersebut. Kepala Divisi Pemantauan Impunitas KontraS, Jane Rosalina, mengatakan penanganan kasus tidak boleh berhenti pada pelaku di lapangan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, aparat penegak hukum harus menelusuri kemungkinan adanya pihak lain yang berada di balik serangan tersebut.

“Kami mendesak seluruh pihak utamanya dari kepolisian yang sedang bertugas dapat mengungkap dan bertanggung jawab dalam memberikan kejelasan terkait dengan penanganan kasus yang hari ini dihadapi, dialami oleh rekan kami, dan segera menangkap maupun mengadili pelaku dan mengungkap aktor yang terlibat, tidak hanya aktor lapangan saja melainkan aktor intelektualnya juga,” kata Jane dalam konferensi pers di kantor YLBHI, Jakarta, Senin (16/3/2026). 

Jane menegaskan serangan terhadap Andrie tidak bisa dipandang sebagai kekerasan biasa.

Ia menilai tindakan penyiraman cairan kimia berbahaya ke tubuh korban menunjukkan adanya indikasi kuat bahwa serangan tersebut telah direncanakan.

Menurut dia, pelaku secara sengaja menyasar bagian vital tubuh korban seperti wajah dan area pernapasan dengan cairan asam yang berbahaya.

“Cara pelaku kemudian menyerang dengan menyiramkan cairan kimia berbahaya secara langsung kepada tubuh rekan kami ke bagian tubuh vital, termasuk wajah dan area pernapasan, menunjukkan bahwa tindakan tersebut bukan sekadar kekerasan biasa,” ujarnya.

Karena itu, KontraS menilai aparat penegak hukum harus mengusut kasus ini secara serius dan transparan agar seluruh pihak yang terlibat dapat dimintai pertanggungjawaban.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, Jane juga menilai serangan tersebut tidak hanya menyasar individu korban, tetapi berpotensi menjadi ancaman bagi masyarakat sipil yang selama ini aktif mengkritik kekuasaan maupun mengungkap dugaan pelanggaran hak asasi manusia.

“Serangan ini tidak hanya menyerang subjek tunggal, tetapi ini juga adalah serangan terhadap masyarakat sipil secara luas atau publik secara luas yang diduga sebagai bagian upaya sistematik untuk kemudian membungkam mereka yang berani mengungkapkan fakta, menantang impunitas, maupun mengkritik kekuasaan maupun memperjuangkan keadilan di tengah situasi hari ini,” tegas Jane.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Di Hadapan Milanisti Indonesia, Bek Rossoneri Optimistis Ruben Amorim Bisa Bawa AC Milan Juara Serie A Musim Depan

Di Hadapan Milanisti Indonesia, Bek Rossoneri Optimistis Ruben Amorim Bisa Bawa AC Milan Juara Serie A Musim Depan

Bek AC Milan, Koni De Winter, optimistis Rossoneri mampu bersaing memperebutkan gelar juara pada musim 2026/2027 bersama Ruben Amorim sebagai pelatih baru.
DPR Sebut Temuan Senjata di Sekolah Swasta Jaksel Masalah Serius, Minta Kemendikdasmen Turun Tangan

DPR Sebut Temuan Senjata di Sekolah Swasta Jaksel Masalah Serius, Minta Kemendikdasmen Turun Tangan

Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian mendesak aparat penegak hukum mengusut tuntas kasus temuan senjata api (senpi) di sebuah sekolah swasta di Jakarta Selatan.
HUT Ke-30 APJII, Komdigi Ingin Indonesia Tak Hanya Jadi Pasar Internet Global

HUT Ke-30 APJII, Komdigi Ingin Indonesia Tak Hanya Jadi Pasar Internet Global

Perayaan HUT dirangkaikan bersamaan dengan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) APJII dan Internet Days 2026 yang mengusung tema "Koneksi Baik untuk Negeri".
Strategi Perusahaan Meningkatkan Produktivitas Melalui Kolaborasi Manusia dan AI

Strategi Perusahaan Meningkatkan Produktivitas Melalui Kolaborasi Manusia dan AI

Penguasaan terhadap teknologi AI dianggap sebagai instrumen penting untuk mempertahankan relevansi bisnis di masa depan.
Wamendagri Ribka Beri Apresiasi Atas Peran Aktif Pemkab Jayapura Bantu Tangani Korban Dugaan Keracunan MBG

Wamendagri Ribka Beri Apresiasi Atas Peran Aktif Pemkab Jayapura Bantu Tangani Korban Dugaan Keracunan MBG

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk memberikan apresiasi atas kerja sama yang solid antara masyarakat dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura. 
Bukan Cuma Mobil Baru, Booth Hyundai GIIAS 2026 Tampilkan Trofi AFF dan Jersey Bertanda Tangan Timnas

Bukan Cuma Mobil Baru, Booth Hyundai GIIAS 2026 Tampilkan Trofi AFF dan Jersey Bertanda Tangan Timnas

Booth Hyundai di GIIAS 2026 tak hanya memamerkan mobil terbaru, tetapi juga trofi AFF 2026, jersey bertanda tangan pemain Timnas Indonesia, serta memorabilia Piala Dunia.

Trending

Kapolresta dan Kasat Narkoba Banda Aceh Diperiksa Divpropam Mabes Polri, Ini Faktanya

Kapolresta dan Kasat Narkoba Banda Aceh Diperiksa Divpropam Mabes Polri, Ini Faktanya

Joko ajak seluruh pihak untuk tetap menghormati proses yang sedang berlangsung dan tidak berspekulasi sebelum adanya hasil pemeriksaan resmi dari Mabes Polri.
Terbongkar, Ini Alasan Mengejutkan Kenapa Ada 995 Senjata di Dalam Sekolah Jaksel Sejak 2020

Terbongkar, Ini Alasan Mengejutkan Kenapa Ada 995 Senjata di Dalam Sekolah Jaksel Sejak 2020

Direktur Utama PT Lokta Karya Perbakin serta Kuasa Hukum Eks Ketua Yayasan, IWD, yakni Alhadid Endar Putra buka suara soal temuan 995 senjata airsoft gun di sebuah sekolah swasta, Pondok Pinang, Jakarta Selatan.
Maia Estianty Soroti Kasus Yurizal Pasien BPJS, Ingatkan Nakes untuk Jaga Empati

Maia Estianty Soroti Kasus Yurizal Pasien BPJS, Ingatkan Nakes untuk Jaga Empati

Maia Estianty soroti kasus Yurizal pasien BPJS yang viral, ingatkan para nakes untuk jaga empati.
Heboh Usulan MBG Raih Nobel Perdamaian 2026, Istana Akhirnya Buka Suara

Heboh Usulan MBG Raih Nobel Perdamaian 2026, Istana Akhirnya Buka Suara

Istana Kepresidenan merespons isu yang beredar mengenai usulan agar Program Makan Bergizi Gratis (MBG) memperoleh Nobel Perdamaian 2026.
Fakta Baru Pelaku Mutilasi di Depok: Mendadak Resign Kerja Goreng Piscok Usai Izin Interview di Mal

Fakta Baru Pelaku Mutilasi di Depok: Mendadak Resign Kerja Goreng Piscok Usai Izin Interview di Mal

Di balik kasus pembunuhan disertai mutilasi yang menggegerkan Depok, muncul cerita dari tempat terakhir Saepul alias Saepullah (26) mencari nafkah.
Geger! PSSI-nya Korea Selatan Dituding Biayai Hiburan Seks untuk Wasit Asing, KFA Buka Suara

Geger! PSSI-nya Korea Selatan Dituding Biayai Hiburan Seks untuk Wasit Asing, KFA Buka Suara

Setelah kegagalan Timnas Korea Selatan di Piala Dunia hingga keputusan aneh pada sanksi pelatih Persija, Shin Tae-yong, kali ini KFA terkena skandal seksual. 
Roy Suryo Ajukan Praperadilan Keempat Soal Status Cekal

Roy Suryo Ajukan Praperadilan Keempat Soal Status Cekal

Usai gugatan praperadilan ketiga soal ganti rugi, tersangka tudingan ijazah palsu Jokowi, Roy Suryo mengajukan kembali praperadilan terkait pencekalan. 
Selengkapnya

Viral