News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pasrah Saat Ditahan KPK, Gus Alex: Saya Hargai Proses Hukum

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan mantan staf khusus Menteri Agama 2020-2024 Yaqut Cholil Qoumas (YCQ), Ishfah Abidal Aziz (IAA) alias Gus Alex, Selasa
Selasa, 17 Maret 2026 - 20:01 WIB
Gus Alex Saat Ditahan Oleh KPK Menggunakan Rompi Oranye
Sumber :
  • Aldi Herlanda/tvOnenews

Jakarta, tvOnenews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menahan mantan staf khusus Menteri Agama 2020-2024 Yaqut Cholil Qoumas (YCQ), Ishfah Abidal Aziz (IAA) alias Gus Alex, Selasa (17/3/2026).

Mengenakan rompi oranye, Gus Alex digiring dari dalam gedung KPK menuju mobil tahanan sebelum dibawa menuju Rutan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelum masuk ke dalam mobil tahanan, Gus Alex mengaku bahwa dirinya menghormati proses hukum yang dijalaninya.

Ia juga berharap ada keadilan bagi dirinya dalam kasus yang menjeratnya itu.

"Saya menghargai proses hukum yang sedang berjalan. Sudah banyak hal yang saya sampaikan. Mudah-mudahan kita bisa menemukan keadilan dan kebenaran yang sebenar-benarnya," katanya.

Saat ditanya soal aliran dana, Gus Alex meminta wartawan untuk menanyakan hal tersebut kepada penyidik. Sebab, pernyataannya sudah dilontarkan saat dilakukan pemeriksaan.

"Semua sudah saya sampaikan ke penyidik, banyak yang sudah saya sampaikan. Langsung saja ke penyidik," ungkapnya.

Di sisi lain, Gus Alex juga mengaku tidak mendapatkan perintah apapun dari Yaqut Cholil Qoumas terkait dengan pengumpulan fee pembagian kuota haji.

"Tidak ada, tidak ada perintah apa pun dari Gus Yaqut," tegasnya.

Diketahui, KPK telah menahan dua tersangka kasus dugaan korupsi kuota. Mereka yakni mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas dan Staf Khususnya Ishfah Abidal Aziz alias Gus Alex.

Pada Kamis (12/3/2026) lalu, KPK terlebih dahulu menahan Yaqut Cholil Qoumas. Saat itu penahanan terhadapnya mendapatkan reaksi keras dari Barisan Ansor Serbaguna (Banser).

Sebelum memasuki mobil tahanan, Gus Yaqut sempat mengatakan bahwa dirinya tidak pernah sepeserpun menerima uang hasil dari korupsi kuota haji.

"Saya tidak pernah menerima sepeser pun dari kasus yang dituduhkan kepada saya, dan saya lakukan semua kebijakan ini semata-mata untuk keselamatan jemaah," beber Yaqut saat digiring ke mobil tahanan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kali ini, giliran Gus Alex yang mengenakan rompi oranye yang bertuliskan tahanan KPK.

Berdasarkan pantauan, ia digiring oleh petugas sekira pukul 14.42 WIB dengan kedua tangannya diborgol. (aha/iwh)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pegadaian Salurkan Bantuan Program Mengetuk Pintu Langit untuk Masyarakat Medan

Pegadaian Salurkan Bantuan Program Mengetuk Pintu Langit untuk Masyarakat Medan

Pegadaian membagikan paket makanan berupa kue kotak dan air mineral kepada masyarakat di sekitar Masjid Al-Ma’ruf, Jalan Sidorukun, serta Masjid Nur Chadijah, Komplek Wartawan, Jalan Letterpress Ujung.
Hasil Piala Thomas dan Uber 2026: Tim Uber Indonesia Tertinggal 2-0 dari Korea Selatan, Ana/Tiwi Takluk di Duel Rubber Game

Hasil Piala Thomas dan Uber 2026: Tim Uber Indonesia Tertinggal 2-0 dari Korea Selatan, Ana/Tiwi Takluk di Duel Rubber Game

Hasil Piala Thomas dan Uber 2026 dari sektor ganda putri yang mempertemukan pasangan Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi vs Baek Ha Na/Lee So Hee.
Buntut Pernyataan Amien Rais soal Prabowo dan Teddy, Pengamat: Spekulasi Politik yang Berbahaya

Buntut Pernyataan Amien Rais soal Prabowo dan Teddy, Pengamat: Spekulasi Politik yang Berbahaya

Buntut pernyataan Amien Rais soal Seskab Teddy Indra Wijaya dan Presiden Prabowo begitu menyedot perhatian dan komentar dari berbagai elite politik hingga tuai
‎Fokus Hadapi Persijap Jepara, Gustavo Almeida Tunda Bahas Duel El Clasico Kontra Persib Bandung ‎

‎Fokus Hadapi Persijap Jepara, Gustavo Almeida Tunda Bahas Duel El Clasico Kontra Persib Bandung ‎

Gustavo Almeida menegaskan Persija belum fokus ke duel panas kontra Persib. Laga melawan Persijap jadi prioritas utama demi menjaga peluang juara di akhir musim.
Perlindungan Anak di Ruang Digital Diperketat, PP Tunas Digadang Jadi Benteng dari Risiko Penggunaan Internet

Perlindungan Anak di Ruang Digital Diperketat, PP Tunas Digadang Jadi Benteng dari Risiko Penggunaan Internet

Menteri PPPA Arifah Fauzi menegaskan bahwa PP Tunas menjadi benteng perlindungan anak dari algoritma platform digital yang berpotensi memaparkan konten yang tidak sesuai usia.
Digulung Persebaya Surabaya 4-0, PSBS Biak Resmi Degradasi dari Super League

Digulung Persebaya Surabaya 4-0, PSBS Biak Resmi Degradasi dari Super League

Persebaya tampil superior saat membantai PSBS Biak 4-0 di GBT. Raickovic bersinar dengan dua gol, Rivera ikut brace, Bajul Ijo kini tembus papan atas klasemen, sedangkan PSBS Biak degradasi.

Trending

KDM Geram Perlintasan Kereta Ampera Bekasi Kembali Dikuasai Oknum Ormas, Langsung Telepon Forkopimda Minta Lakukan Ini

KDM Geram Perlintasan Kereta Ampera Bekasi Kembali Dikuasai Oknum Ormas, Langsung Telepon Forkopimda Minta Lakukan Ini

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi kesal lintasan kareta Ampera Bekasi diduga kembali dikuasai oleh oknum Organisasi Masyarakarat (ormas) pasca terjadi kecelakaan
Pratama Arhan Gandeng Pacar Baru saat Wisuda Sarjana, Tanda Sudah Move On dari Azizah Salsha?

Pratama Arhan Gandeng Pacar Baru saat Wisuda Sarjana, Tanda Sudah Move On dari Azizah Salsha?

Pratama Arhan dikabarkan menggandeng kekasih baru di momen spesialnya. Di momen tersebut, ia diisukan mengajak serta Inka Andestha, seorang pengusaha skincare.
Tak Lama Lagi Eligible Dinaturalisasi, Timnas Indonesia Bisa Diperkuat Raja Assist Eks Kasta Teratas Amerika Selatan, John Herdman Tertarik?

Tak Lama Lagi Eligible Dinaturalisasi, Timnas Indonesia Bisa Diperkuat Raja Assist Eks Kasta Teratas Amerika Selatan, John Herdman Tertarik?

Raja assist eks kasa teratas Amerika Selatan ini berpeluang dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia. Ia tak lama lagi eligible sesuai dengan aturan FIFA.
Dokter Myta Diduga Meninggal Akibat Beban Kerja Berat, Pengurus Besar IKA FK Unsri Layangkan Surat Ke Kemenkes

Dokter Myta Diduga Meninggal Akibat Beban Kerja Berat, Pengurus Besar IKA FK Unsri Layangkan Surat Ke Kemenkes

Kepergian dr Myta kini memunculkan pertanyaan besar. Kabar meninggalnya yang beredar luas pada Jumat (1/5/2026) di media sosial memicu reaksi publik dan desakan
Tegas Dedi Mulyadi Minta Kepala Dishub Jabar Pasang Palang Pintu Digital di Perlintasan Ampera Bekasi: Hari Ini!

Tegas Dedi Mulyadi Minta Kepala Dishub Jabar Pasang Palang Pintu Digital di Perlintasan Ampera Bekasi: Hari Ini!

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi minta jajaran Dinas Perhubungan Jabar mengganti palang pintu manual di kawasan Ampera Bekasi dengan palang pintu digital.
Jay Idzes-Maarten Paes Diziinkan Main, Timnas Indonesia Kejatuhan 'Durian Runtuh' dari FIFA Jelang FIFA ASEAN Cup 2026

Jay Idzes-Maarten Paes Diziinkan Main, Timnas Indonesia Kejatuhan 'Durian Runtuh' dari FIFA Jelang FIFA ASEAN Cup 2026

FIFA ASEAN Cup 2026 yang akan digelar pada September-Oktober 2026 tampaknya membawa angin segar bagi Timnas Indonesia asuhan John Herdman. Ada kabar baik apa?
Meninggalnya Dokter Intership Myta Aprilia Azmy Jadi Sorotan, IKA FK Unsri Desak Audit RSUD K.H. Daud Arif Jambi

Meninggalnya Dokter Intership Myta Aprilia Azmy Jadi Sorotan, IKA FK Unsri Desak Audit RSUD K.H. Daud Arif Jambi

Dokter intership dr Myta Aprilia Azmy meninggal dunia, kondisi kerja dokter internship di RSUD K.H. Daud Arif, Kuala Tungkal, Jambi jadi sorotan.
Selengkapnya

Viral