Target Ambisius Ragunan di Lebaran 2026: Libur Lebih Singkat, Pengunjung Dipatok Tembus 400 Ribu
- Abdul Gani Siregar
Jakarta, tvOnenews.com – Taman Margasatwa Ragunan kembali memasang target tinggi dalam menghadapi libur Lebaran 2026. Meski durasi libur tahun ini lebih pendek dibandingkan tahun sebelumnya, pengelola tetap optimistis jumlah pengunjung bisa menembus angka ratusan ribu.
Dengan waktu libur yang hanya berlangsung selama delapan hari, strategi yang disiapkan pun berbeda. Fokus utama tidak lagi pada panjangnya waktu libur, melainkan pada intensitas kunjungan harian yang diproyeksikan lebih padat.
Strategi Padatkan Kunjungan Harian
Kepala Humas Ragunan, Wahyudi Bambang, menjelaskan bahwa perbedaan signifikan antara Lebaran tahun ini dan sebelumnya terletak pada jumlah hari libur. Tahun lalu, masa libur mencapai 14 hari, sementara tahun ini hanya delapan hari.
Kondisi tersebut membuat pengelola harus mengubah pendekatan dalam menentukan target. Jika sebelumnya mengandalkan durasi panjang untuk mengumpulkan jumlah pengunjung, kini Ragunan mengandalkan lonjakan kunjungan dalam waktu singkat.
Menurut Bambang, target rata-rata pengunjung harian dipatok di angka 50 ribu orang. Dengan asumsi tersebut, total pengunjung selama periode Lebaran 2026 diperkirakan mencapai 400 ribu orang.
“Kalau dihitung rata-rata 50 ribu per hari, dikalikan delapan hari, maka totalnya sekitar 400 ribu. Itu menjadi target kami selama libur Lebaran tahun ini,” ujarnya.
Optimisme Lampaui Target
Meski target tersebut sudah tergolong tinggi, pengelola Ragunan tidak menutup kemungkinan angka kunjungan bisa melampaui proyeksi. Tren peningkatan jumlah wisatawan setiap tahun menjadi salah satu alasan utama optimisme tersebut.
Dalam beberapa tahun terakhir, Ragunan konsisten menjadi salah satu destinasi favorit masyarakat, khususnya saat momen libur panjang seperti Lebaran. Faktor harga tiket yang terjangkau serta fasilitas wisata keluarga menjadikan tempat ini selalu ramai pengunjung.
Bambang menyebutkan, pihaknya berharap rata-rata kunjungan harian bisa mencapai bahkan melebihi target yang telah ditetapkan.
“Harapannya tentu bisa mencapai 50 ribu per hari, atau bahkan lebih. Itu yang kami optimalkan dengan berbagai persiapan,” katanya.
Rekor Lama Masih Sulit Dipecahkan
Di tengah target ambisius tersebut, Ragunan masih dibayangi rekor lama yang hingga kini belum berhasil dilampaui. Pada tahun 2015, jumlah pengunjung dalam satu hari sempat mencatat angka fantastis, yakni mencapai 203 ribu orang.
Angka tersebut masih menjadi rekor tertinggi sepanjang sejarah Ragunan dan belum tergantikan hingga saat ini.
“Rekor tertinggi itu terjadi pada 2015, sekitar 203 ribu pengunjung dalam satu hari. Sampai sekarang belum ada yang menyamai,” jelas Bambang.
Meski demikian, angka kunjungan dalam beberapa tahun terakhir tetap menunjukkan tren tinggi. Pada momen Lebaran, Ragunan hampir selalu mencatat lonjakan signifikan, bahkan kerap menyentuh angka 100 ribu pengunjung dalam satu hari.
Target Harian Tembus 100 Ribu
Untuk Lebaran 2026, pengelola tidak hanya menargetkan rata-rata kunjungan stabil, tetapi juga berharap ada satu hari dengan lonjakan besar yang bisa mendekati atau melampaui capaian tahun sebelumnya.
Sebagai perbandingan, pada Lebaran 2025, jumlah pengunjung tertinggi dalam satu hari mencapai 113 ribu orang. Angka ini menjadi patokan baru yang ingin disamai atau bahkan dilampaui.
“Tahun lalu sempat tembus 113 ribu dalam satu hari. Tahun ini kami berharap minimal bisa menyentuh 100 ribu, syukur bisa lebih dari itu,” ungkapnya.
Target tersebut dinilai realistis, mengingat pola kunjungan masyarakat yang biasanya memuncak pada hari-hari tertentu setelah Hari Raya Idul Fitri.
Ragunan Tetap Jadi Favorit Wisata Lebaran
Sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Jakarta, Ragunan memiliki daya tarik yang kuat bagi masyarakat. Selain harga tiket yang relatif murah, kawasan ini juga menawarkan pengalaman rekreasi keluarga yang lengkap, mulai dari koleksi satwa hingga area hijau yang luas.
Faktor inilah yang membuat Ragunan hampir selalu menjadi tujuan utama warga untuk menghabiskan waktu libur Lebaran bersama keluarga.
Dengan kombinasi antara strategi kunjungan harian, tren peningkatan wisatawan, serta daya tarik yang konsisten, Ragunan diprediksi kembali menjadi pusat keramaian selama libur Lebaran 2026.
Lonjakan pengunjung bahkan berpotensi mendekati rekor tertinggi, terutama jika momentum libur dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat.
Di tengah keterbatasan waktu libur yang lebih singkat, Ragunan justru melihat peluang untuk menciptakan kepadatan kunjungan yang lebih terfokus. Jika target tercapai, maka Lebaran tahun ini akan kembali menegaskan posisi Ragunan sebagai destinasi wisata favorit di ibu kota. (agr/nsp)
Load more