Soal Kasus Penyiraman Air Keras ke Aktivis Andrie Yunus. Pengamat: TNI Dipuji, Polri Diapresiasi
- ist
Jakarta, tvOnenews.com - Pengamat militer dan politik dari Universitas Nasional (UNAS), Dr. Selamat Ginting memuji respons cepat TNI dalam menangani kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus.
Langkah tersebut dinilai mencerminkan komitmen institusi militer dalam menjaga akuntabilitas dan transparansi.
Dia menyebut tindakan cepat TNI sebagai sinyal positif dalam penegakan hukum yang tidak pandang bulu.
“Penanganan cepat ini menunjukkan keseriusan dalam menjaga akuntabilitas. Ini penting di tengah relasi historis yang kerap tegang antara masyarakat sipil dan militer,” ujar Selamat dalam keterangannya, Senin (23/3/2026).
Lebih lanjut, Selamat menilai langkah TNI seharusnya menjadi momentum refleksi bagi seluruh institusi penegak hukum.
Ia menekankan bahwa keterbukaan justru memperkuat legitimasi institusi di mata publik.
“Mengakui dan menindak pelanggaran internal adalah bentuk keberanian institusional, bukan ancaman terhadap kehormatan,” tegasnya.
Menurutnya, kepercayaan publik merupakan fondasi utama bagi aparat negara, baik TNI maupun Polri, yang hanya bisa dibangun melalui konsistensi tindakan, bukan sekadar retorika.
Selamat menuturkan pentingnya kejujuran dalam penegakan hukum di negara demokrasi.
“Pertanyaannya bukan lagi siapa yang lebih cepat atau lebih canggih, tetapi siapa yang lebih berani jujur kepada publik. Dalam negara hukum, tidak boleh ada ruang abu-abu,” pungkasnya.
Load more