GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kronologi Lengkap Pembunuhan Cucu Mpok Nori oleh WNA Irak: Cemburu Lihat Dwintha Jalan dengan Lelaki Lain, Pelaku Sayat Leher Korban

Begini kronologi lengkap pembunuhan cucu Mpok Nori, Dwintha Anggary (36) dilakukan oleh suami sirinya yang berasal dari Irak berinisial FTJ di Cipayung, Jaktim.
Senin, 23 Maret 2026 - 20:25 WIB
Kronologi Lengkap Pembunuhan Cucu Mpok Nori oleh WNA Irak Cemburu Lihat Dwintha Jalan dengan Lelaki Lain, Pelaku Sayat Leher Korban
Sumber :
  • Tangkapan layar tvOne

Jakarta, tvOnenews.com - Polisi mengungkapkan kronologi pembunuhan Dwintha Anggary (36) yang dikenal sebagai cucu komedian legendaris, Mpok Nori. Diketahui, korban dibunuh oleh suami sirinya berinisial FTJ yang merupakan warga negara Irak.

Panit 2 Subdit Resmob Polda Metro Jaya AKP Fechy J Atupah mengungkapkan, belakangan pasangan suami istri siri itu memang sering cekcok.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pertengkaran keduanya biasanya disebabkan karena F merasa cemburu dengan cucu Mpok Nori itu, menduganya memiliki hubungan dengan laki-laki lain.

Keduanya sebelumnya sempat tinggal bersama di rumah kontrakan korban Jalan Daman I, RT 008/RW 002, Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur. Namun, setelah sering bertengkar pelaku sudah tidak tinggal di tempat itu.

Kejadian itu bermula pada Jumat (20/3/2026) lalu. Saat itu, pelaku melihat Dwintha sedang berjalan bersama laki-laki lain di sebuah bazar Ramadan. Diketahui, korban dan pelaku adalah suami istri siri. 

Tersangka yang terbakar api cemburu lalu mendatangi kontrakan istri sirinya. Ia pun makin geram karena ternyata di dalam ada laki-laki yang sempat dilihatnya di bazar.

"Sekitar pukul 22.00 WIB, pelaku datang lagi ke kosnya korban, dan didapati bahwa di dalam kos, korban lagi berduaan dengan pria yang tadi ketemu di bazar. Kemudian, tersangka diusir, disuruh pulang sama korban," kata Fechy, Senin (23/3/2026).

Setelah hanya tinggal berdua dengan istri sirinya, FTJ kemudian tak bisa menahan emosinya. Ia langsung mencekik leher perempuan tersebut hingga berusaha memberontak.

Lantaran sudah gelap mata, FTJ yang naik pitam lalu mengambil pisau dan menyayat leher perempuan 36 tahun itu. Mengalami luka fatal, kejadian itu pun menghilangkan nyawa Dwintha.

Polisi mengungkapkan, usai membunuh istri sirinya, WNA Irak itu kemudian berusaha melarikan diri ke Sumatra menaiki bus. Mulanya ia tak memiliki tujuan dan hanya berpikir menjauh dari tempat kejadian perkara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada Sabtu (21/3/2026) pagi, ibu korban menemukan anaknya tak bernyawa dalam kondisi berlumuran darah kering. Laporan polisi pun langsung dilayangkan untuk mengejar pelaku.

Sekitar pukul 12.49 WIB, polisi berhasil menangkap FTJ di Jalan Tol Tangerang-Merak kilometer 68 saat sedang mengendarai bus umum.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Fakta Terbaru Buronan Pelecehan Seksual Sesama Jenis Syekh Al-Misry, Rupanya Punya 2 Kewarganegaraan dan Simpan Paspor Mesir

Fakta Terbaru Buronan Pelecehan Seksual Sesama Jenis Syekh Al-Misry, Rupanya Punya 2 Kewarganegaraan dan Simpan Paspor Mesir

Polri mengungkap fakta baru terkait buronan kasus dugaan pelecehan seksual sesama jenis, Syekh Al-Misry. Tersangka yang kini berada di Mesir itu dipastikan memiliki lebih dari satu kewarganegaraan.
Heboh Soal Kabar Jaringan Pedofilia Libatkan WNA Jepang di Blok M, Ini Fakta Sebenarnya

Heboh Soal Kabar Jaringan Pedofilia Libatkan WNA Jepang di Blok M, Ini Fakta Sebenarnya

Jagat media sosial tengah dihebohkan dengan dugaan jaringan pedofilia yang disebut melibatkan warga negara asing asal Jepang di kawasan Blok M, Jakarta Selatan.
Lebih Besar Pahala Kurban Sapi Bersama 7 Orang atau Kambing Milik Sendiri? Begini Kata Buya Yahya

Lebih Besar Pahala Kurban Sapi Bersama 7 Orang atau Kambing Milik Sendiri? Begini Kata Buya Yahya

Dalam pemilihan hewan kurban, umat muslim memiliki opsi berkurban seekor kambing secara individu atau patungan satu ekor sapi diperuntukkan bagi tujuh orang.
Minim Laporan Korban, Komnas Perempuan Menduga Kasus Kekerasan Seksual di Pesantren Fenomena Gunung Es

Minim Laporan Korban, Komnas Perempuan Menduga Kasus Kekerasan Seksual di Pesantren Fenomena Gunung Es

Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) menengarai bahwa kasus kekerasan seksual yang terjadi di pondok pesantren merupakan fenomena gunung es. 
Sempat Menolak Timnas Indonesia, Pemain Keturunan Ini Kini Bangga Kenakan Jersey Garuda hingga Tuai Sorotan Warganet

Sempat Menolak Timnas Indonesia, Pemain Keturunan Ini Kini Bangga Kenakan Jersey Garuda hingga Tuai Sorotan Warganet

Sempat menolak tawaran membela Timnas Indonesia, Tijjani Reijnders kini justru mencuri perhatian setelah terlihat bangga mengenakan jersey Garuda, momen viral.
Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin ternyata sempat menghubungi Megawati Hangestri terlebih dahulu sebelum akhirnya Mega berlabuh ke Hyundai Hillstate musim depan.

Trending

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Begini reaksi kapten Red Sparks Yeum Hye-seon setelah sahabatnya Megawati Hangestri memilih gabung Hillstate sekaligus gagal bermain setim lagi musim depan.
Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Kembalinya Megawati Hangestri ke Liga Voli Korea mendapat sorotan besar dari media Korea. Mereka menyebut perekrutan Megatron sebagai sebuah jackpot bagi klub.
News Terpopuler: Modus Pesan Tengah Malam Kiai Cabul Ponpes Pati, hingga Doktrin Ashari Pada Santriwati

News Terpopuler: Modus Pesan Tengah Malam Kiai Cabul Ponpes Pati, hingga Doktrin Ashari Pada Santriwati

Modus pesan oknum Kiai, Ashari pengasuh ponpes di Pati saat tengah malam. Doktrin diberikan tersangka kasus dugaan pencabulan untuk melancarkan aksi bejatnya
Setelah Kasus di Pati, Pengasuh Ponpes di Mesuji Diduga Cabuli Santriwati Hingga Gedung Habis Dibakar Warga

Setelah Kasus di Pati, Pengasuh Ponpes di Mesuji Diduga Cabuli Santriwati Hingga Gedung Habis Dibakar Warga

Setelah adanya kasus dugaan pencabulan dilakukan pengasuh sekaligus pemilik Pondok Pesantren, Ashari di Pati, Jawa Tengah. Kini terjadi pula di Mesuji, Lampung.
Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin ternyata sempat menghubungi Megawati Hangestri terlebih dahulu sebelum akhirnya Mega berlabuh ke Hyundai Hillstate musim depan.
Saksi Ceritakan Awal Mula Didirikan Ponpes Ndholo Kusumo oleh Kiai Ashari: Belum Ada Kejanggalan tapi Gerak-geriknya Mencurigakan

Saksi Ceritakan Awal Mula Didirikan Ponpes Ndholo Kusumo oleh Kiai Ashari: Belum Ada Kejanggalan tapi Gerak-geriknya Mencurigakan

Pak Di, saksi yang lebih dari 10 tahun bekerja dengan Kiai Ashari menceritakan awal mula didirikannya Ponpes Ndholo Kusumo Pati sebelum ramai kasus pencabulan.
Bukti WhatsApp Dibongkar Kuasa Hukum Korban, Begini Isi Chat Kiai Ashari ketika Minta Temani Tidur Santriwati

Bukti WhatsApp Dibongkar Kuasa Hukum Korban, Begini Isi Chat Kiai Ashari ketika Minta Temani Tidur Santriwati

Bukti WhatsApp dibongkar kuasa hukum korban, Ali Yusron, begini isi chat Kiai Ashari ketika minta ditemani tidur oleh santriwati di malam hari.
Selengkapnya

Viral