GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

One Way Tol Cipali Diperpanjang Mulai dari Kendal, Kemacetan Parah di Brebes Bikin Perjalanan Tembus 7 Jam

One way tol diperpanjang hingga Cikampek akibat kemacetan parah di Jateng, perjalanan pemudik tembus 7 jam dan volume kendaraan terus meningkat.
Selasa, 24 Maret 2026 - 16:50 WIB
Kendaraan antre memasuki Gerbang Tol Kalikangkung di Semarang, Jawa Tengah, Rabu (26/3/2025).
Sumber :
  • ANTARA

Kendal, tvOnenews.com - Rekayasa lalu lintas sistem satu arah atau one way nasional kembali diperpanjang menyusul lonjakan volume kendaraan di jalur tol Trans Jawa. Kepadatan parah di sejumlah titik membuat perjalanan pemudik melonjak drastis dari waktu normal.

One Way Nasional Diperpanjang hingga Km 70 Cikampek

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penerapan sistem one way nasional sepenggal resmi diperpanjang pada Senin (23/3/2026) malam. Skema ini kini dimulai dari Km 390 Kendal, Jawa Tengah, hingga Km 70 Cikampek, Jawa Barat.

Perpanjangan dilakukan setelah sebelumnya rekayasa lalu lintas hanya diberlakukan dari Km 263 Brebes menuju Km 70 Cikampek sejak pukul 16.00 WIB.

Keputusan memperpanjang one way diambil karena lonjakan kendaraan yang signifikan, terutama di wilayah Brebes yang mengalami kepadatan ekstrem.

Kepala Bidang Humas Polda Jawa Tengah, Komisaris Besar Artanto, menyebut bahwa perubahan titik awal one way dilakukan demi mengurai kemacetan yang semakin parah.

“Perpanjangan dilakukan karena jalur tol di Brebes sangat padat,” ujarnya.

Sterilisasi Jalur Dilakukan Sebelum One Way

Sebelum penerapan one way diperpanjang, petugas terlebih dahulu melakukan proses sterilisasi jalur tol.

Kendaraan dari arah barat ke timur, khususnya dari Brebes menuju Semarang, diarahkan keluar melalui gerbang tol terdekat. Proses ini berlangsung sekitar satu jam guna memastikan jalur benar-benar kosong sebelum diberlakukan satu arah.

Hingga pukul 23.00 WIB, proses sterilisasi masih terus dilakukan di sejumlah titik.

Langkah ini menjadi prosedur penting agar penerapan one way berjalan efektif dan tidak menimbulkan hambatan baru di lapangan.

One Way Lokal Juga Diterapkan di Jateng

Selain skema nasional, kepolisian juga menerapkan one way lokal di wilayah Jawa Tengah.

Rekayasa ini diberlakukan dari Km 460 Salatiga hingga Km 421 Gerbang Tol Banyumanik, Kota Semarang.

Antisipasi Kepadatan di Rest Area

Penerapan one way lokal dilakukan untuk mengurai kemacetan di jalur B, khususnya arah Surakarta menuju Semarang.

Kepadatan di jalur tersebut dipicu oleh tingginya volume kendaraan yang hendak masuk ke rest area 456 B di Kabupaten Semarang.

Petugas juga melakukan sterilisasi sebelum skema ini diterapkan, dengan mengalihkan kendaraan keluar tol untuk sementara waktu.

Kemacetan Parah, Perjalanan Melonjak Dua Kali Lipat

Kondisi kemacetan di ruas tol Solo–Semarang menjadi sorotan para pengguna jalan.

Salah satu pemudik, Nunik, mengaku perjalanannya dari Boyolali menuju Semarang mengalami keterlambatan signifikan akibat kepadatan lalu lintas.

Dalam kondisi normal, perjalanan tersebut hanya memakan waktu sekitar 3 jam. Namun pada Senin, waktu tempuhnya melonjak hingga 7 jam.

Bahkan, perjalanan dari Gerbang Tol Salatiga menuju Bawen saja membutuhkan waktu sekitar 2 jam.

“Macetnya parah banget sampai sesak dada. Keluar tol pun sama saja macetnya,” ungkapnya.

Volume Kendaraan Terus Meningkat

Lonjakan volume kendaraan juga terpantau di Gerbang Tol Kalikangkung, Semarang.

Kepala Pos Pengamanan GT Kalikangkung, Ajun Komisaris Dimas Arief Wicaksono, menyebut bahwa arus kendaraan dari timur ke barat mencapai 1.500 hingga 3.000 kendaraan per jam.

Angka tersebut meningkat dibandingkan hari sebelumnya yang hanya berkisar 1.000 hingga 1.900 kendaraan per jam.

Sementara itu, arus dari barat ke timur juga masih cukup tinggi, dengan rata-rata 1.000 hingga 2.000 kendaraan per jam.

Peningkatan ini diprediksi masih akan terus terjadi seiring mendekati puncak arus balik yang diperkirakan berlangsung pada Selasa (24/3/2026).

Penambahan Gardu Tol untuk Antisipasi Antrean

Untuk mengantisipasi antrean panjang di gerbang tol, petugas telah menyiapkan sejumlah gardu pembayaran tambahan.

Berikut rinciannya:

  • Arah timur ke barat:

    • 7 gardu utama

    • 4 gardu satelit

  • Arah barat ke timur:

    • 5 gardu utama

    • 4 gardu satelit

Langkah ini diharapkan dapat mempercepat proses transaksi dan mengurangi penumpukan kendaraan di gerbang tol.

Jalur Arteri Ikut Padat, Alternatif Disiapkan

Dampak penerapan one way juga dirasakan di jalur arteri. Kendaraan dari arah barat ke timur dialihkan ke jalan non-tol, yang berpotensi menimbulkan kepadatan baru.

Selain arus balik, pergerakan masyarakat untuk silaturahmi dan wisata juga turut memperparah kondisi lalu lintas.

Untuk mengantisipasi hal ini, petugas menyiagakan tim urai di titik-titik rawan kemacetan.

Polda Jawa Tengah juga menyiapkan jalur alternatif yang bisa diakses pemudik melalui layanan digital.

Imbauan untuk Pemudik

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk:

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

  • Mengatur waktu perjalanan

  • Menghindari titik rawan kepadatan

  • Memanfaatkan jalur alternatif

  • Memastikan kondisi fisik tetap prima

Dengan lonjakan kendaraan yang masih berpotensi meningkat, rekayasa lalu lintas diperkirakan akan terus disesuaikan dengan kondisi di lapangan. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kesederhanaan Dedi Mulyadi Nikmati Suasana Libur Lebaran, Ajak Bocil Tangkap Ikan dan Main Lumpur di Sawah

Kesederhanaan Dedi Mulyadi Nikmati Suasana Libur Lebaran, Ajak Bocil Tangkap Ikan dan Main Lumpur di Sawah

Di tengah suasana libur Lebaran 2026, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi (KDM) mengajak para bocil belajar menangkap ikan dan main lumpur di sawah area kediamannya.
Dedi Mulyadi Geleng Kepala, Penjual Cilok Mudik Jalan Kaki Gegara Uang Ludes di Gunung Berujung Dapat Bantuan 4 Juta

Dedi Mulyadi Geleng Kepala, Penjual Cilok Mudik Jalan Kaki Gegara Uang Ludes di Gunung Berujung Dapat Bantuan 4 Juta

Kisah penjual cilok mudik jalan kaki bikin Dedi Mulyadi heran. Uangnya habis untuk naik gunung, berujung dapat bantuan Rp4 juta untuk Lebaran.
Media Italia Tercengang dengan Veda Ega Pratama Bisa Raih Posisi Ketiga di Moto3 Brasil : Seperti Dongeng Pembalap Asia!

Media Italia Tercengang dengan Veda Ega Pratama Bisa Raih Posisi Ketiga di Moto3 Brasil : Seperti Dongeng Pembalap Asia!

Media Italia sampai heran soal level Veda Ega Pratama. Memulai balapan dari posisi ke-10, ia tampil agresif dan mampu merangsek ke barisan depan hingga finis di posisi
Tanda-tanda Elkan Baggott Bakal Jadi Pemain Kesayangan John Herdman: Masa Depan Timnas Indonesia

Tanda-tanda Elkan Baggott Bakal Jadi Pemain Kesayangan John Herdman: Masa Depan Timnas Indonesia

John Herdman berikan pujian setinggi langit untuk Elkan Baggott, apakah ini tandanya Elkan Baggott akan jadi pemain kesayangan John Herdman di Timnas Indonesia?
MU Belum Cari Pelatih Baru, Michael Carrick Justru Makin Difavoritkan Jadi Bos Permanen

MU Belum Cari Pelatih Baru, Michael Carrick Justru Makin Difavoritkan Jadi Bos Permanen

MU belum membuka negosiasi pelatih baru meski tampil impresif. Michael Carrick kini jadi kandidat terkuat usai bawa tim meroket.
IHSG Dibuka Lagi Besok, Pasar Dibayangi Perang Global dan Agenda Krusial Domestik

IHSG Dibuka Lagi Besok, Pasar Dibayangi Perang Global dan Agenda Krusial Domestik

IHSG kembali dibuka 25 Maret 2026. Pasar saham Indonesia dibayangi konflik global, data AS, dan agenda penting KSEI hingga MSCI.

Trending

Terima Kasih FIFA! Timnas Indonesia Ketiban Untung Jelang Hadapi Saint Kitts and Nevis, Garuda Kini Melejit

Terima Kasih FIFA! Timnas Indonesia Ketiban Untung Jelang Hadapi Saint Kitts and Nevis, Garuda Kini Melejit

Jelang laga kontra Saint Kitts and Nevis, Timnas Indonesia mendapat kabar menggembirakan dari FIFA. Peringkat dunia skuad Garuda dipastikan mengalami kenaikan.
Dipecat Red Sparks, Wipawee Srithong Tampil Gemilang di Final Four Liga Voli Thailand 2026

Dipecat Red Sparks, Wipawee Srithong Tampil Gemilang di Final Four Liga Voli Thailand 2026

Wipawee Srithong mampu tampil gemilang di final four Liga Voli Thailand 2026 usai dipecat oleh Red Sparks beberapa waktu lalu.
Maarten Paes dan Ole Romeny Sudah Gabung, 15 Pemain di Latihan Perdana Timnas Indonesia

Maarten Paes dan Ole Romeny Sudah Gabung, 15 Pemain di Latihan Perdana Timnas Indonesia

Sebanyak 15 pemain telah bergabung dalam latihan terbuka untuk media ini. Seluruh pemain dari Super League dan beberapa pemain Timnas Indonesia abroad pun telah bergabung. 
Megawati Hangestri Gagal Comeback, Pesan Tegas PSSI, Keputusan John Herdman Pilih Cahya Supriadi Dipertanyakan

Megawati Hangestri Gagal Comeback, Pesan Tegas PSSI, Keputusan John Herdman Pilih Cahya Supriadi Dipertanyakan

3 berita sport terpopuler: Megawati Hangestri jadi sorotan di Korea, PSSI kirim pesan tegas untuk fans Garuda, hingga keputusan John Herdman dipertanyakan.
Tak Mau Pendam Lagi, Patrick Kluivert Akhirnya Buka Suara soal Kegagalannya Bersama Timnas Indonesia

Tak Mau Pendam Lagi, Patrick Kluivert Akhirnya Buka Suara soal Kegagalannya Bersama Timnas Indonesia

Patrick Kluivert akhirnya buka suara soal kegagalannya bersama Timnas Indonesia. Singgung soal target ke Piala Dunia 2026 sangat berat.
Agen Megawati Hangestri Bocorkan Red Sparks Bukan Satu-satunya Tim yang Incar Megatron untuk Liga Voli Korea Musim Depan

Agen Megawati Hangestri Bocorkan Red Sparks Bukan Satu-satunya Tim yang Incar Megatron untuk Liga Voli Korea Musim Depan

Nama bintang voli Idnoensia yang berasal dari Jember, Megawati Hangestri, belakangan mendadak kembali menjadi perbincangan hangat di Korea Selatan.
Dicoret John Herdman dari Skuad Final Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Marc Klok Langsung Beri Respons Berkelas

Dicoret John Herdman dari Skuad Final Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Marc Klok Langsung Beri Respons Berkelas

Dicoret dari skuad Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026, Marc Klok tak larut sedih dan memilih latihan mandiri di GBLA hingga tuai pujian warganet.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT