Bahlil Tegaskan Stok Solar Aman: Sudah Tidak Impor Sejak Awal Tahun
- tvOnenews.com/Abdul Gani Siregar
Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan stok solar di Indonesia dalam keadaan aman meski terjadi krisis energi di tengah gejolak global.
Bahlil menjelaskan, Indonesia telah berhenti impor bahan bakar minyak (BBM) jenis solar sejak awal 2026 sehingga stoknya saat ini aman.
“Kami harus meyakinkan kepada rakyat Indonesia bahwa solar kita insyaallah tidak lagi melakukan impor, jadi clear (aman),” ujar Bahlil, Kamis (26/3/2026).
Adapun penghentian impor solar ini didorong oleh beroperasinya proyek besar Refinery Development Master Plan (RDMP) Kilang Balikpapan milik PT Pertamina (Persero).
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto telah meresmikan peningkatan kapasitas kilang menjadi 360 ribu barel per hari.
Setelah RDMP Kilang Balikpapan beroperasi, pemerintah menghentikan izin impor solar.
Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) swasta kini juga telah diwajibkan membeli pasokan dari Pertamina dan tidak boleh impor. Sementara itu, BBM jenis bensin masih dilakukan impor sebanyak 50 persen.
Terkait bensin yang masih diimpor, Bahlil mengatakan saat ini Indonesia sudah mencari alternatif dari negara lain soal pasokan minyak mentah.
Sejak serangan Amerika Serikat-Israel terhadap Iran Februari 2026 lalu, dunia menghadapi krisis energi. Sebab, konflik militer menyebabkan jalur strategis distribusi minyak, Selat Hormuz, harus ditutup.
Perang tersebut juga dilaporkan telah menewaskan sekitar 1.340 orang, termasuk pemimpin Iran saat itu Ali Khamenei. (ant/iwh)
Load more