GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gubernur Jabar KDM Ungkap Korban Tewas Kecelakaan Maut Mobil Elf di Majalengka Bertambah Jadi 7 Orang

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi (KDM) menginformasikan bahwa jumlah korban tewas bertambah jadi 7 orang imbas kecelakaan maut mobil Elf di Majalengka.
Kamis, 26 Maret 2026 - 21:41 WIB
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi (KDM) berduka cita atas meninggalnya enam korban asal Rengasdengklok, Karawang akibat kecelakaan maut mobil Elf di Majalengka
Sumber :
  • Kolase Polres Majalengka & Tangkapan layar YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel

Ia berharap korban luka lainnya yang masih mendapat penanganan segera pulih. Gubernur Jabar itu hanya menginginkan mereka dapat kembali berkumpul bersama keluarganya.

KDM menegaskan, jajaran pemerintah terus mengawal penanganan para korban luka agar bisa sembuh total.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Semoga mereka disembuhkan dan keluarga diberikan ketabahan. Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama Pemerintah Kabupaten Majalengka dan Pemerintah Kabupaten Karawang terus menjaga agar mereka bisa sembuh dan kembali ke rumahnya," bebernya.

Sebelumnya Dedi Mulyadi menyampaikan bahwa, tragedi kecelakaan maut tersebut mendapat perhatian serius dari Pemprov Jabar. Keluarga para korban akan memperoleh santunan sebesar Rp150 juta.

"Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyiapkan Rp150 juta sebagai bentuk rasa empati dan kemudian menjadi bekal bagi keluarga yang ditinggalkan," katanya.

Ia terutama menyoroti sopir Elf yang tewas dalam kecelakaan maut di Majalengka. Ia kebetulan bertemu dengan anak semata wayangnya yang harus hidup sendiri setelah ditinggal oleh sang ayah.

Sementara istri dari sopir Elf itu merupakan seorang TKI yang bekerja di Arab Saudi. Hal ini menggetarkan hati KDM di mana seorang ayah harus gugur demi perekonomian keluarganya.

"Ini hal penting yang menjadi catatan saya dalam setiap hal ketika warga mengalami musibah," tegasnya.

Kronologi Kecelakaan Maut Rombongan Pemudik Asal Karawang di Majalengka

Kecelakaan maut tersebut melibatkan mobil travel jenis Elf. Kendaraan tersebut memboyong rombongan pemudik asal Karawang saat arus balik Lebaran 2026.

Mobil Elf yang mengalami kecelakaan tersebut masuk ke dalam parit. Lokasi kejadian kecelakaan itu terjadi di Jalan Raya Panjalu-Cikijing, tepatnya di Blok Maniis Tonggoh, Desa Maniis, Kecamatan Cingambul, Kabupaten Majalengka pada Senin, 23 Maret 2026, sekitar pukul 23.05 WIB.

Kasat Lantas Polres Majalengka AKP Pandu Surya Renata mewakili Kapolres Majalengka AKBP Rita Suwawdi menjelaskan kronologi dan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) serta keterangan sejumlah saksii.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mengenai kronologi kejadian, mobil Elf dikemudikan Hasyim Adnan, dengan nomor polisi Z 7012 CN sedang membawa 21 pemudik asal Karawang.

Mobil travel tersebut melaju dari arah Panjalu menuju Ciikijing. Saat berada di perlintasan Blok Maniis Tonggoh, kondisi jalan sangat menurun dan menikung tajam.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jelang Muktamar ke-35 NU, Gus Ubab Maimoen Minta Calon Ketum PBNU Tidak Saling Serang

Jelang Muktamar ke-35 NU, Gus Ubab Maimoen Minta Calon Ketum PBNU Tidak Saling Serang

Yahya Cholil Staquf, Nasaruddin Umar, Marzuqi Mustamar, hingga Abdussalam Shohib atau Gus Salam adalah nama-nama yang masuk radar Ketum PBNU selanjutnya...
Sejumlah Daerah Masih Kekurangan Guru, DPR Desak Presiden Prabowo Angkat Semua Guru Jadi ASN

Sejumlah Daerah Masih Kekurangan Guru, DPR Desak Presiden Prabowo Angkat Semua Guru Jadi ASN

Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani mendesak Presiden Prabowo Subianto mengangkat seluruh guru yang masih berstatus non-ASN menjadi ASN.
357 Huntap Rampung Dibangun, Penyintas Bencana di Sumatera Segera Tinggalkan Huntara

357 Huntap Rampung Dibangun, Penyintas Bencana di Sumatera Segera Tinggalkan Huntara

Berdasarkan data Satgas PRR hingga 11 Mei 2026, jumlah hunian tetap atau huntap yang telah rampung dibangun di tiga provinsi terdampak mencapai 357 unit.
Gagal ke Piala Dunia, Maarten Paes Jagokan Belanda: Siap Beri Bocoran pada Ronaldo Koeman Main di Kandang FC Dallas

Gagal ke Piala Dunia, Maarten Paes Jagokan Belanda: Siap Beri Bocoran pada Ronaldo Koeman Main di Kandang FC Dallas

Berjuang sampai tetes darah terakhir, Timnas Indonesia tersingkir dari babak Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia setelah kalah dari Arab Saudi dan Irak. 
Dulu Pernah Buat Kang Sung-hyung 'Frustrasi', Megawati Hangestri Kini Justru Jadi Andalan Baru Hyundai Hillstate

Dulu Pernah Buat Kang Sung-hyung 'Frustrasi', Megawati Hangestri Kini Justru Jadi Andalan Baru Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri resmi gabung Hyundai Hillstate untuk V-League 2026/2027. Menariknya, Megatron ternyata pernah membuat pelatih Kang Sung-hyung 'frustrasi' saat membela Red Sparks.
Diklaim Biang Paspoortgate, Maarten Paes Akhirnya Angkat Suara Atas Skandal yang Merugikan Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia

Diklaim Biang Paspoortgate, Maarten Paes Akhirnya Angkat Suara Atas Skandal yang Merugikan Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia

Ajax mengurus seluruh administrasi Maarten Paes, termasuk gaji yang harus dibayarkan hingga izin bekerja sang pemain di Belanda. 

Trending

Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Dugaan pencabulan yang dilakukan Kiai Ashari di Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Kabupaten Pati, semakin terkuak setelah pengakuan korban dalam podcast Densu.
KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM mengaku telah menawarkan solusi agar para eks pekerja tambang tersebut beralih profesi menjadi tenaga kebersihan di bawah naungan Dinas Pekerjaan Umum Jabar
Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Hyundai Hillstate akhirnya resmi mengumumkan telah merekrut Megawati Hangestri untuk tampil di Liga Voli Korea 2026-2027.
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Pengakuan korban Ponpes di Pati bikin merinding usai mengaku hanya bisa merem saat diajak tidur sekamar dengan dalih penyembuhan batin. Simak pengakuannya!
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Selengkapnya

Viral