GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Arus Pendatang Usai Lebaran Disorot, DPRD Minta Pemprov DKI Perketat Pengawasan dan Pendataan

DPRD DKI minta Pemprov perketat pengawasan pendatang usai Lebaran. Lonjakan urbanisasi dinilai berisiko bagi lapangan kerja dan kesejahteraan warga Jakarta.
Jumat, 27 Maret 2026 - 12:30 WIB
Ilustrasi pendatang baru pasca lebaran.
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com – Lonjakan pendatang baru ke ibu kota usai perayaan Idul Fitri kembali menjadi perhatian serius. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta diminta tidak lengah dan segera memperketat pengawasan serta pengendalian arus masuk warga dari luar daerah.

Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta, Kevin Wu, menegaskan bahwa Jakarta memang tidak bisa menutup diri. Namun, menurutnya, sikap terlalu longgar tanpa pengawasan justru berpotensi menimbulkan masalah sosial dan ekonomi baru di tengah masyarakat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Jakarta terbuka untuk siapa saja, tetapi tetap harus ada kontrol. Faktanya, banyak pendatang yang datang tanpa keterampilan dan tanpa kepastian pekerjaan,” ujar Kevin, Jumat (27/3).

Fenomena Tahunan yang Perlu Penanganan Serius

Lonjakan pendatang setelah Lebaran bukan hal baru. Fenomena ini terjadi hampir setiap tahun seiring dengan anggapan bahwa Jakarta menawarkan peluang ekonomi lebih besar dibanding daerah lain.

Namun di balik itu, Kevin mengingatkan bahwa arus urbanisasi yang tidak terkendali bisa berdampak langsung pada kondisi ibu kota, terutama terkait kepadatan penduduk dan keterbatasan lapangan kerja.

Menurutnya, jika tidak diantisipasi dengan kebijakan yang tepat, lonjakan ini justru akan memperburuk persaingan kerja dan meningkatkan potensi masalah sosial.

“Dampaknya nyata. Lapangan kerja terbatas, sementara jumlah pencari kerja terus bertambah. Ini harus disikapi secara serius,” katanya.

Warga Lokal Diminta Jadi Prioritas

Kevin menekankan bahwa pemerintah harus tetap mengutamakan kesejahteraan warga Jakarta yang sudah lebih dulu tinggal dan berkontribusi.

Ia mengingatkan agar kebijakan yang diambil tidak justru membuat warga lokal semakin terpinggirkan akibat persaingan yang tidak seimbang.

“Prioritas utama pemerintah harus melindungi warga Jakarta. Jangan sampai mereka justru kalah bersaing di kota sendiri,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa kegagalan dalam mengendalikan arus pendatang bisa membuat warga lokal hanya menjadi penonton dalam aktivitas ekonomi di ibu kota.

Dorong Pendataan Ketat hingga Tingkat RT/RW

Sebagai langkah konkret, DPRD mendorong Pemprov DKI Jakarta untuk memperketat sistem pendataan pendatang baru melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil).

Pendataan tersebut diharapkan dilakukan secara menyeluruh hingga tingkat lingkungan terkecil, seperti RT dan RW, agar setiap pendatang dapat terpantau dengan jelas.

Kevin mengusulkan sejumlah mekanisme pengendalian berbasis data, antara lain:

  • Pendataan identitas pendatang secara lengkap

  • Kejelasan tujuan kedatangan ke Jakarta

  • Kepastian tempat tinggal yang layak

  • Monitoring keberadaan pendatang secara berkala

“Setiap pendatang harus memiliki identitas jelas, tujuan yang pasti, dan tempat tinggal yang layak. Ini penting untuk mencegah masalah di kemudian hari,” ujarnya.

Seleksi Berbasis Kesiapan Ekonomi

Selain pendataan administratif, Kevin juga mengusulkan agar Pemprov mulai menerapkan kebijakan selektif terhadap pendatang baru.

Menurutnya, Jakarta perlu mendorong prinsip bahwa yang datang adalah mereka yang siap bekerja dan berkontribusi, bukan yang justru menambah beban ekonomi kota.

Pendekatan ini dinilai penting untuk menjaga keseimbangan antara pertumbuhan penduduk dan ketersediaan lapangan kerja.

“Jakarta harus diisi oleh orang-orang yang siap berkontribusi. Bukan sebaliknya, menjadi beban baru bagi kota,” kata dia.

Perluasan Lapangan Kerja Jadi Kunci

Tak hanya fokus pada pengendalian pendatang, Kevin juga menekankan pentingnya langkah proaktif dari Pemprov dalam menciptakan lapangan kerja baru.

Ia menyebut bahwa pendekatan administratif saja tidak cukup untuk mengatasi persoalan urbanisasi. Diperlukan strategi yang lebih komprehensif dan berpihak pada masyarakat.

Beberapa langkah yang dinilai penting antara lain:

  • Mendorong investasi yang menyerap tenaga kerja

  • Mengembangkan sektor UMKM dan ekonomi kreatif

  • Meningkatkan pelatihan keterampilan bagi warga

“Kalau tidak dikelola dengan serius, ini bisa menjadi bom waktu sosial. Pendekatannya harus strategis, bukan sekadar administratif,” jelas Kevin.

Ancaman “Penonton di Kota Sendiri”

Kevin menutup pernyataannya dengan peringatan tegas. Ia menilai bahwa tanpa pengendalian yang baik, warga Jakarta berisiko kehilangan peran dalam roda ekonomi kota.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, kondisi tersebut bisa memicu ketimpangan sosial dan memperlebar kesenjangan ekonomi di ibu kota.

“Jakarta harus tetap terbuka, tapi tidak boleh kehilangan kendali. Yang paling utama, jangan sampai warga Jakarta menjadi penonton di kotanya sendiri,” pungkasnya. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KDM Tiba-Tiba Minta Maaf ke Warga Jawa Barat usai Puncak Kirab Mahkota Binokasih di Bandung: Saya Mohon Maaf

KDM Tiba-Tiba Minta Maaf ke Warga Jawa Barat usai Puncak Kirab Mahkota Binokasih di Bandung: Saya Mohon Maaf

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) tiba-tiba minta maaf ke warga Jawa Barat usai puncak Kirab Mahkota Binokasih di Kota Bandung. Ada apa?
Suporter PSM Makassar Invasi Lapangan Stadion Gelora BJ Habibie, Pemain Persib Bandung Kena Tendang

Suporter PSM Makassar Invasi Lapangan Stadion Gelora BJ Habibie, Pemain Persib Bandung Kena Tendang

Pemain Persib Bandung kena tendangan suporter PSM Makassar yang menginvasi lapangan Stadion Gelora BJ Habibie buntut kekecewaan timnya kalah di pekan ke-33.
Persib Selangkah Menuju Juara, Wali Kota Bandung Minta Perayaan Tetap Tertib: Senang-senangnya Jangan Sampai Bikin Susah Orang Lain

Persib Selangkah Menuju Juara, Wali Kota Bandung Minta Perayaan Tetap Tertib: Senang-senangnya Jangan Sampai Bikin Susah Orang Lain

Kemenangan krusial Persib Bandung atas PSM Makassar dengan skor 2-1 pada pekan ke-33 Super League 2025/2026 memicu gelombang euforia luar biasa di Kota Kembang. 
Konser Road to 165 HKBP Meriahkan Rakernas PSBI di Makodam I/BB Medan

Konser Road to 165 HKBP Meriahkan Rakernas PSBI di Makodam I/BB Medan

Suasana Balai Prajurit Kodam I/Bukit Barisan Medan, mendadak bergemuruh pada Sabtu. Punguan Simbolon dohot Boruna Indonesia (PSBI) sukses menggelar Rakernas
I.League Catatkan Evaluasi Elite Pro Academy, Soroti Tingginya Pelanggaran

I.League Catatkan Evaluasi Elite Pro Academy, Soroti Tingginya Pelanggaran

Direktur Kompetisi I.League, Asep Saputra, secara terbuka mengakui bahwa tingginya pelanggaran disiplin di level Elite Pro Academy menjadi pekerjaan rumah besar yang harus segera dibenahi.
Shindy Lutfiana Angkat Bicara Usai Diserang Netizen Imbas Lomba Cerdas Cermat Kalbar: DM-nya Bawa-bawa Fisik dan Anak

Shindy Lutfiana Angkat Bicara Usai Diserang Netizen Imbas Lomba Cerdas Cermat Kalbar: DM-nya Bawa-bawa Fisik dan Anak

Buntut polemik Lomba Cerdas Cermat yang digelar di Kalimantan Barat masih menjadi perhatian publik. Pernyataan yang dilontarkan MC dinilai memperkeruh suasana

Trending

Shindy Lutfiana Angkat Bicara Usai Diserang Netizen Imbas Lomba Cerdas Cermat Kalbar: DM-nya Bawa-bawa Fisik dan Anak

Shindy Lutfiana Angkat Bicara Usai Diserang Netizen Imbas Lomba Cerdas Cermat Kalbar: DM-nya Bawa-bawa Fisik dan Anak

Buntut polemik Lomba Cerdas Cermat yang digelar di Kalimantan Barat masih menjadi perhatian publik. Pernyataan yang dilontarkan MC dinilai memperkeruh suasana
Suporter PSM Makassar Invasi Lapangan Stadion Gelora BJ Habibie, Pemain Persib Bandung Kena Tendang

Suporter PSM Makassar Invasi Lapangan Stadion Gelora BJ Habibie, Pemain Persib Bandung Kena Tendang

Pemain Persib Bandung kena tendangan suporter PSM Makassar yang menginvasi lapangan Stadion Gelora BJ Habibie buntut kekecewaan timnya kalah di pekan ke-33.
I.League Catatkan Evaluasi Elite Pro Academy, Soroti Tingginya Pelanggaran

I.League Catatkan Evaluasi Elite Pro Academy, Soroti Tingginya Pelanggaran

Direktur Kompetisi I.League, Asep Saputra, secara terbuka mengakui bahwa tingginya pelanggaran disiplin di level Elite Pro Academy menjadi pekerjaan rumah besar yang harus segera dibenahi.
Persib Selangkah Menuju Juara, Wali Kota Bandung Minta Perayaan Tetap Tertib: Senang-senangnya Jangan Sampai Bikin Susah Orang Lain

Persib Selangkah Menuju Juara, Wali Kota Bandung Minta Perayaan Tetap Tertib: Senang-senangnya Jangan Sampai Bikin Susah Orang Lain

Kemenangan krusial Persib Bandung atas PSM Makassar dengan skor 2-1 pada pekan ke-33 Super League 2025/2026 memicu gelombang euforia luar biasa di Kota Kembang. 
Konser Road to 165 HKBP Meriahkan Rakernas PSBI di Makodam I/BB Medan

Konser Road to 165 HKBP Meriahkan Rakernas PSBI di Makodam I/BB Medan

Suasana Balai Prajurit Kodam I/Bukit Barisan Medan, mendadak bergemuruh pada Sabtu. Punguan Simbolon dohot Boruna Indonesia (PSBI) sukses menggelar Rakernas
KDM Tiba-Tiba Minta Maaf ke Warga Jawa Barat usai Puncak Kirab Mahkota Binokasih di Bandung: Saya Mohon Maaf

KDM Tiba-Tiba Minta Maaf ke Warga Jawa Barat usai Puncak Kirab Mahkota Binokasih di Bandung: Saya Mohon Maaf

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) tiba-tiba minta maaf ke warga Jawa Barat usai puncak Kirab Mahkota Binokasih di Kota Bandung. Ada apa?
Direktur Akademi Persija Minta Tim Senior Contoh Kesuksesan EPA U-20 

Direktur Akademi Persija Minta Tim Senior Contoh Kesuksesan EPA U-20 

Direktur Akademi Persija, Ricky Nelson, berharap capaian gemilang tim muda ini bisa menular ke skuad senior yang tengah berjuang bangkit.
Selengkapnya

Viral