News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gubernur Dedi Mulyadi Geram Maraknya Pungli Manfaatkan Tempat Wisata di Jabar, Sebut Bikin Meresahkan: Jangan Persulit!

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyikapi maraknya pungli yang tersebar di area tempat wisata di Jabar di tengah momentum mudik dan libur Lebaran 2026.
Sabtu, 28 Maret 2026 - 09:17 WIB
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM).
Sumber :
  • Antara

Subang, tvOnenews.com - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyoroti pungutan liar (pungli) di tengah libur Lebaran 2026. Banyak warga memanfaatkan aktivitas ini di area tempat wisata di Jabar.

Perhatian ini tak lepas lantaran Dedi Mulyadi menerima kabar maraknya pungli yang menyebar di berbagai kawasan tempat wisata di wilayah Jabar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dedi Mulyadi memahami momentum mudik dan libur Lebaran sebagai waktu terbaik memanen ekonomi. Para warga memanfaatkan tempat wisata untuk meraup banyak keuntungan. 

"Saya sampaikan kepada warga Jabar, pastinya ada yang panen dari kegiatan wisata, baik ke gunung, area perkebunan teh, pantai, kemudian juga ke warung-warung, pusat-pusat perbelanjaan dan kuliner di mana pun berada," ujar Dedi Mulyadi dalam keterangannya melalui Instagram pribadinya, Sabtu (28/3/2026).

Dedi Mulyadi Geram Pungli di Tempat Wisata Meresahkan Pengunjung

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM)
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM)
Sumber :
  • Taufik Hidayat/tvOnenews.com

Akan tetapi, momentum ini harus dicederai dengan maraknya pungli. KDM sapaan akrabnya, tentu meluapkan kekesalannya akibat aktivitas ini semakin merajalela di tempat wisata.

KDM menegaskan, kehadiran pungli bukannya membuat nyaman, justru meresahkan para pengunjung maupun wisatawan.

Padahal para pengunjung ingin menikmati suasana dan berlibur di tempat wisata. Namun efek dimintai uang, mereka malas berwisata di Jabar.

Selain itu, mantan Bupati Purwakarta ini menegaskan, kehadiran pungli tidak hanya berdampak pada pengunjung, tetapi juga menghambat rezeki para pedagang maupun sektor lainnya.

Pungli sangat mempengaruhi pada perekonomian warga. Meski adanya keuntungan, tetapi berakibat fatal terhadap penghasilan di tempat wisata.

"Ingat, bahwa orang datang itu bisa membawa rezeki. Karena itu jangan persulit kedatangannya, jangan persulit di perjalanannya, jangan persulit masuk area pantainya," kesal KDM.

"Banyak sekali daerah masuk area pantai sibuk sekali dengan pungutan, yang pada akhirnya bikin orang malas datang ke situ. Akibatnya, para pedagangnya sepi tak ada pembeli," lanjut dia.

Ia mendapat laporan rata-rata pungli menyebar ke area pantai yang dijadikan sebagai tempat wisata. Sebab area tersebut sangat memicu keramaian.

Kebetulan saat ini masih dalam suasana Hari Raya Idul Fitri 1447  Hijriah. Para pemudik memanfaatkan libur Lebaran bersama keluarga ke tempat wisata berbasis pantai.

Area tempat wisata lainnya yang menjadi sasaran pemudik maupun wisatawan di momen Lebaran, mulai dari tempat rekreasi, pegunungan, dan sebagainya.

Sayangnya tujuan membantu perekonomian warga dan pendapatan daerah terhambat akibat adanya aktivitas pungli. Bagi KDM, sikap tersebut tidak terpuji.

KDM menambahkan, semua aktivitas yang mempengaruhi ekonomi sudah ada koridor masing-masing. Maka dari itu, pungli hanya dianggap sebagai tindakan membawa malapetaka.

"Untuk itu, semua pihak harus memahami bahwa sikap-sikap yang selalu ingin mengambil keuntungan pada setiap keramaian adalah sikap-sikap bunuh diri," tegasnya.

Lebih lanjut, KDM mencontohkan pungli yang sering membuat pengunjung resah. Rata-rata terjadi di area parkir.

Tidak hanya di tempat parkir, pungli juga terjadi di bagian tiket masuk hingga kawasan wisata. Mereka hanya mengandalkan keuntungan tanpa menjalani tanggung jawabnya.

"Tiket parkir berebut, banyak tiket masuk yang dibuat, tapi giliran menata, merawat, membersihkan, menjaga keamanan lingkungannya tidak pada mau," sentil dia.

Ia menganggap sikap tersebut sebagai tanda adanya mentalitas buruk. Pungli hanya membuat seseorang nyaman dengan kondisi kemiskinan.

"Karena keindahan tanpa keamanan adalah kesia-siaan," ucapnya.

Oleh karena itu, Dedi Mulyadi hanya bisa menyampaikan harapannya kepada warga Jabar. Jika ingin menjadikan Jabar sebagai provinsi yang maju, jangan menanamkan mentalitas kemiskinan.

"Untuk itu, saya minta kepada seluruh warga Jabar, andai kata ingin Jawa Barat maju, bersikaplah yang menjadi sikap maju. Untuk yang terbelakang hanya mementingkan kepentingan sesaat, itu mengorbankan kepentingan jangka panjang," pesannya.

Ia selaku Gubernur Jabar tentu terus berupaya menciptakan tempat wisata yang nyaman hingga membantu perekonomian warga. Hal ini sebagai upaya agar wisata di Jabar mendapat citra baik dari masyarakat Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Wisata yang bebas pungutan adalah sebuah harapan. Orang datang itu ingin mendapat kenyamanan. Bukan karena uang Rp20 ribu, tetapi karena rasa terintimidasi yang membuat para warga ingin berwisata seringkali enggan datang kembali," tukasnya.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mendagri Tito Karnavian Buka Festival Fulan Fehan IV di NTT, Hadirkan Tarian Persahabatan Indonesia dan Timor-Leste

Mendagri Tito Karnavian Buka Festival Fulan Fehan IV di NTT, Hadirkan Tarian Persahabatan Indonesia dan Timor-Leste

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian secara resmi membuka gelaran Festival Fulan Fehan IV yang berlangsung di Desa Dirun, Lamaknen, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (27/6). 
Pelaku Penganiayaan Caddy Golf di Tangerang Ditangkap di Lampung, Motif Utama Hajar Korban Terungkap

Pelaku Penganiayaan Caddy Golf di Tangerang Ditangkap di Lampung, Motif Utama Hajar Korban Terungkap

Kasi Humas Polres Metro Tangerang Kota, AKP Iwan Heristiawan mengungkap motif pria inisial FP, pelaku penganiayaan pada caddy golf di Tangerang karena cemburu.
Detik-detik Via Vallen Terjatuh di Tangga Sambil Gendong Bayinya Terekam CCTV, Begini Kondisi Terbaru Sang Pedangdut

Detik-detik Via Vallen Terjatuh di Tangga Sambil Gendong Bayinya Terekam CCTV, Begini Kondisi Terbaru Sang Pedangdut

Kabar kurang menyenangkan datang dari pedangdut Via Vallen. Istri Chevra Yolandi itu mengalami insiden terjatuh saat sedang menggendong sang buah hati.
Gaungkan MBG Tetap Berjalan, Ribuan Massa Gelar Aksi Damai di DPRD Kota Probolinggo

Gaungkan MBG Tetap Berjalan, Ribuan Massa Gelar Aksi Damai di DPRD Kota Probolinggo

Dukungan terhadap program MBG menggema di Probolinggo. Ribuan warga yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Peduli Pangan Bergizi Probolinggo Raya menggelar aksi damai
Link Live Streaming AVC Men's Cup 2026, Sabtu 27 Juni: Timnas Voli Indonesia Hadapi Tuan Rumah yang Masih Unbeaten

Link Live Streaming AVC Men's Cup 2026, Sabtu 27 Juni: Timnas Voli Indonesia Hadapi Tuan Rumah yang Masih Unbeaten

Link Live Streaming AVC Men's Cup 2026 Sabtu 27 Juni yang akan menyajikan tiga pertandingan termasuk duel Timnas Voli Indonesia vs India di babak semifinal.
Hasil Semifinal Princess Cup 2026: Bertekuk Lutut Pada Vietnam, Timnas Voli Putri Indonesia U-18 Gagal Melaju ke Final

Hasil Semifinal Princess Cup 2026: Bertekuk Lutut Pada Vietnam, Timnas Voli Putri Indonesia U-18 Gagal Melaju ke Final

Hasil semifinal Princess Cup 2026 yang mempertemukan Timnas Voli Putri Indonesia U-18 menghadapi Vietnam di Nakhon Ratchasima, Thailand, Sabtu (27/6/2026)

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral