GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Betapa Kagetnya Kakek Penjual Cincau Ini Diberi Modal Rp10 Juta oleh Dedi Mulyadi di Tengah Jalan

Kakek 73 tahun, seorang penjual cincau di Jawa Barat kaget tiba-tiba diberi modal Rp10 juta oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi di tengah jalan. Ini kisahnya.
Sabtu, 28 Maret 2026 - 10:02 WIB
Betapa Kagetnya Kakek Penjual Cincau Ini Diberi Modal Rp10 Juta oleh Dedi Mulyadi di Tengah Jalan
Sumber :
  • Instagram @dedimulyadi

Jakarta, tvOnenews.com - Kakek 73 tahun, seorang penjual cincau di Jawa Barat kaget tiba-tiba diberi modal Rp10 juta oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi di tengah jalan.

Momen tak disangka-sangka dialami oleh seorang pedagang minuman cincau di Jawa Barat. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia mendapat rezeki nomplok di tengah jalan, saat berjualan cincau.

Sang kakek tiba-tiba dihampiri Kang Dedi Mulyadi alias KDM saat berjualan cincau.

Betapa kagetnya sang kakek saat dihampiri KDM dan diberikan modal usaha sebesar Rp10 juta untuk membeli gerobak.

Betapa Kagetnya Kakek Penjual Cincau Ini Diberi Modal Rp10 Juta oleh Dedi Mulyadi di Tengah Jalan
Betapa Kagetnya Kakek Penjual Cincau Ini Diberi Modal Rp10 Juta oleh Dedi Mulyadi di Tengah Jalan
Sumber :
  • Instagram @dedimulyadi71

KDM membagikan momen menyentuh itu di akun Instagram pribadinya @dedimulyadi71 pada Sabtu (28/3/2026).

KDM tampak kaget saat mengetahui usia sang kakek yang sudah 70 tahun lebih, tapi masih kuat memikul dagangannya.

"73 masih nanggung (mikul) keneh? kuat?" tanya KDM tampak kaget.

Sang kakek mengaku memiliki seorang istri, dan tiga orang anak yang sudah menikah semuanya.

Di usianya yang sudah tidak lagi muda, ia dibantu sang istri terpaksa berjualan demi mencukupi kebutuhan sehari-harinya.

KDM pun penasaran dengan penghasilan yang diperoleh sang kakek setelah berjualan keliling kampung seharian.

"Ini dapat uang Rp95 ribu, dikerjakan terus emang menjanjikan usahanya?" tanya Dedi.

"Yah mau gimana lagi," jawab sang kakek.

Ia mengaku berjualan setiap hari, dari pagi sekitar pukul 07.00 WIB sampai sore hari.

Kadang ia juga pulang ke rumah dengan membawa sisa dagangannya.

Kepada KDM mengaku ia ingin modal usaha untuk membeli gerobak roda untuk jualan cincau.

"Jadi kakek cita-citanya ingin punya modal? modalnya pengen beli gerobak," kata KDM.

"Iya gerobak roda," jawab sang kakek.

Namun sampai sekarang keinginan itu belum terlaksana, karena pendapatan yang ia peroleh hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mendengar pengakuan itu, tiba-tiba KDM merogoh tas pinggang miliknya, dan mengambil uang gepokan untuk diberikan kepada sang kakek.

Sang kakek tampak kaget tiba-tiba diberikan uang senilai Rp10 juta oleh Dedi Mulyadi.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Teknologi Bikin Layanan Dokter Gigi Lebih Transparan, Dari Reservasi hingga Cek Estimasi Biaya Perawatan

Teknologi Bikin Layanan Dokter Gigi Lebih Transparan, Dari Reservasi hingga Cek Estimasi Biaya Perawatan

Rasa takut ke dokter gigi, antrean panjang, hingga kekhawatiran soal biaya menjadi alasan klasik yang membuat banyak orang menunda perawatan. Fenomena ini sebenarnya bukan
Pasien Lapor ke Polda Metro Jaya Usai Diduga Jadi Korban Malpraktik di RS Jaksel, Polisi Lakukan Penyelidikan

Pasien Lapor ke Polda Metro Jaya Usai Diduga Jadi Korban Malpraktik di RS Jaksel, Polisi Lakukan Penyelidikan

Seorang pasien berinisial Y diduga menjadi korban malpraktik di sebuah rumah sakit swasta, kawasan Semanggi, Jakarta Selatan.
Santriwati Korban Kiai Ashari Beri Pengakuan Lengkap: dari Suasana di Ponpes Pati hingga Jadi Target Siasat Pencabulan

Santriwati Korban Kiai Ashari Beri Pengakuan Lengkap: dari Suasana di Ponpes Pati hingga Jadi Target Siasat Pencabulan

Seorang santriwati memberi pengakuan lengkap menjadi korban kasus pencabulan AS (51) alias Kiai Ashari, pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati.
Segrup dengan Timnas Indonesia di Piala Asia 2027, Media Jepang Geger: Undian yang Sulit

Segrup dengan Timnas Indonesia di Piala Asia 2027, Media Jepang Geger: Undian yang Sulit

Media Jepang heran kok bisa tim Samurai Biru untuk ketiga kalinya dalam empat tahun kembali dihadapkan dengan Timnas Indonesia. Kini di grup F Piala Asia 2027.
Bareskrim Polri Ambil Alih Penanganan Kasus Sindikat Bandar Narkoba Ishak, Usut Keterlibatan Eks Kasat Narkoba Polres Kutai Barat

Bareskrim Polri Ambil Alih Penanganan Kasus Sindikat Bandar Narkoba Ishak, Usut Keterlibatan Eks Kasat Narkoba Polres Kutai Barat

Dittipidnarkoba Bareskrim Polri mengambil alih penanganan kasus narkoba sindikat Kutai Barat yang melibatkan bandar narkoba Ishak dkk.
Ditunjuk Jadi Wakil Ketua Umum 1 AFI, Novel Leonardo Ingin Maksimalkan Potensi Grassroots Futsal Indonesia

Ditunjuk Jadi Wakil Ketua Umum 1 AFI, Novel Leonardo Ingin Maksimalkan Potensi Grassroots Futsal Indonesia

Novel Leonardo menegaskan bahwa futsal Indonesia memiliki potensi besar untuk berkembang lebih jauh di level internasional.

Trending

Omongan Khabib Nurmagomedov Benar-benar Terbukti: Khamzat Chimaev Tumbang di UFC 328

Omongan Khabib Nurmagomedov Benar-benar Terbukti: Khamzat Chimaev Tumbang di UFC 328

Khamzat Chimaev gagal mempertahankan gelar sabuk di UFC 328 setelah dikalahkan Sean Strickland, hasil yang sekaligus membuktikan peringatan Khabib Nurmagomedov.
Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Begini reaksi kapten Red Sparks Yeum Hye-seon setelah sahabatnya Megawati Hangestri memilih gabung Hillstate sekaligus gagal bermain setim lagi musim depan.
Gara-gara Rekrut Megawati Hangestri, Pelatih Hyundai Hillstate Punya Julukan Baru dari Volimania Indonesia

Gara-gara Rekrut Megawati Hangestri, Pelatih Hyundai Hillstate Punya Julukan Baru dari Volimania Indonesia

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung juga mendapatkan julukan baru dari volimania Indonesia usai resmi mendatangkan Megawati Hangestri di Liga Voli Korea 2026-2027.
Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin ternyata sempat menghubungi Megawati Hangestri terlebih dahulu sebelum akhirnya Mega berlabuh ke Hyundai Hillstate musim depan.
Hyundai Hillstate Cetak Rekor Usai Rekrut Megawati Hangestri, Nyaris Lampaui Prestasi Red Sparks di Liga Voli Korea

Hyundai Hillstate Cetak Rekor Usai Rekrut Megawati Hangestri, Nyaris Lampaui Prestasi Red Sparks di Liga Voli Korea

Hyundai Hillstate berhasil mencetak rekor mentereng usai merekrut Megawati Hangestri. Bahkan pencapaian ini membuat mereka nyaris melampui prestasi Red Sparks di Liga Voli Korea.
7 Pemain 'Grade A' yang Bisa Segera Dinaturalisasi PSSI usai Timnas Indonesia Masuk Grup Neraka Piala Asia 2027, John Herdman Dijamin Senang

7 Pemain 'Grade A' yang Bisa Segera Dinaturalisasi PSSI usai Timnas Indonesia Masuk Grup Neraka Piala Asia 2027, John Herdman Dijamin Senang

Timnas Indonesia masuk grup sangat berat di ajang Piala Asia 2027 bersama raksasa Asia. PSSI bisa menambah 7 pemain diaspora 'Grade A' demi menjaga asa Garuda.
Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Kembalinya Megawati Hangestri ke Liga Voli Korea mendapat sorotan besar dari media Korea. Mereka menyebut perekrutan Megatron sebagai sebuah jackpot bagi klub.
Selengkapnya

Viral