News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kabar Duka: Eks Menhan Juwono Sudarsono Meninggal Dunia di RSPI, Sosok Sipil Pertama Pimpin Pertahanan RI

Juwono Sudarsono, eks Menteri Pertahanan era SBY, meninggal dunia di RSPI Jakarta. Ini profil dan jejak karier Menhan sipil pertama Indonesia.
Sabtu, 28 Maret 2026 - 15:14 WIB
Kabar Duka: Eks Menhan Juwono Sudarsono Meninggal Dunia di RSPI, Sosok Sipil Pertama Pimpin Pertahanan RI
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Duka mendalam menyelimuti dunia politik dan pertahanan Indonesia. Mantan Menteri Pertahanan era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Juwono Sudarsono, meninggal dunia pada Sabtu, 28 Maret 2026.

Informasi tersebut disampaikan langsung oleh pihak keluarga yakni anak lelaki mendiang dalam sebuah pesan singkat. Mendiang Juwono Sudarsono mengembuskan napas terakhir pada pukul 13.45 WIB di RSPI Pondok Indah, Jakarta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Innalillahi wa innailaihi rojiun. Telah meninggal dunia Prof. Dr. Juwono Sudarsono, Menteri Pertahanan Kabinet Indonesia Bersatu, pada Sabtu, 28 Maret 2026, pukul 13.45 di RSPI Pondok Indah,” demikian pernyataan yang diterima.

Kabar wafatnya Juwono menjadi kehilangan besar, mengingat peran strategisnya dalam sejarah pertahanan dan pemerintahan Indonesia.

Jejak Panjang di Dunia Politik dan Pemerintahan

Juwono Sudarsono lahir pada 5 Maret 1942. Ia dikenal sebagai salah satu intelektual dan teknokrat yang memiliki rekam jejak panjang di pemerintahan lintas era.

Kariernya di kabinet dimulai pada masa Presiden Bacharuddin Jusuf Habibie, ketika ia dipercaya menjabat sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan dalam Kabinet Reformasi Pembangunan.

Tak lama berselang, pada era Presiden Abdurrahman Wahid, Juwono kembali dipercaya mengemban tugas sebagai Menteri Pertahanan pada periode 1999–2000.

Pengalaman panjang tersebut membuatnya menjadi salah satu tokoh sipil yang memiliki pemahaman mendalam mengenai sektor pertahanan, yang selama puluhan tahun sebelumnya didominasi kalangan militer.

Kembali Menjabat Menhan di Era SBY

Puncak karier Juwono Sudarsono terjadi saat ia kembali dipercaya sebagai Menteri Pertahanan dalam Kabinet Indonesia Bersatu di bawah kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Ia menjabat sejak 21 Oktober 2004 hingga 22 Oktober 2009.

Dalam periode tersebut, Juwono memainkan peran penting dalam memperkuat reformasi sektor pertahanan Indonesia pascareformasi. Ia dikenal sebagai sosok yang mendorong profesionalisme TNI serta memperkuat hubungan sipil dan militer.

Menteri Pertahanan Sipil Pertama dalam Sejarah

Salah satu pencapaian paling bersejarah dari Juwono Sudarsono adalah statusnya sebagai Menteri Pertahanan pertama yang berasal dari kalangan sipil.

Selama kurang lebih 40 tahun sebelumnya, sejak 1959 hingga 1999, posisi Menteri Pertahanan selalu dipegang oleh tokoh militer.

Kehadiran Juwono menjadi simbol penting dalam transisi demokrasi Indonesia, khususnya dalam memperkuat supremasi sipil atas militer di era reformasi.

Langkah ini juga menjadi tonggak dalam upaya modernisasi sistem pertahanan nasional yang lebih transparan dan akuntabel.

Latar Belakang Pendidikan dan Diplomasi

Juwono Sudarsono tidak hanya dikenal sebagai politisi, tetapi juga akademisi.

Ia menyelesaikan pendidikan sarjana di Universitas Indonesia sebelum melanjutkan studi hingga meraih gelar Ph.D. dari London School of Economics and Political Science.

Selain karier di dalam negeri, Juwono juga pernah mengemban tugas diplomatik sebagai Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia untuk Kerajaan Inggris hingga tahun 2004.

Pengalaman internasional tersebut memperkuat kapasitasnya dalam merumuskan kebijakan pertahanan yang adaptif terhadap dinamika global.

Warisan Pemikiran dan Kepemimpinan

Sepanjang kariernya, Juwono dikenal sebagai sosok yang mengedepankan pendekatan strategis dan intelektual dalam mengelola sektor pertahanan.

Ia kerap menekankan pentingnya keseimbangan antara kekuatan militer dan diplomasi dalam menjaga kedaulatan negara.

Selain itu, ia juga dikenal sebagai figur yang konsisten mendorong reformasi kelembagaan, termasuk transparansi anggaran pertahanan serta penguatan kapasitas sumber daya manusia.

Kepergiannya meninggalkan warisan pemikiran yang masih relevan dalam menghadapi tantangan keamanan nasional di era modern.

Duka dari Berbagai Kalangan

Kabar wafatnya Juwono Sudarsono diperkirakan akan memunculkan gelombang ucapan duka dari berbagai kalangan, mulai dari pejabat negara, akademisi, hingga tokoh militer.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagai sosok yang menjembatani dunia sipil dan militer, Juwono memiliki tempat tersendiri dalam sejarah perjalanan bangsa Indonesia.

Kepergiannya tidak hanya menjadi kehilangan bagi keluarga, tetapi juga bagi bangsa yang pernah merasakan kontribusi besar dari pemikiran dan pengabdiannya. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Atasi Kekeringan, Korsel Kerahkan Damkar dan Militer

Atasi Kekeringan, Korsel Kerahkan Damkar dan Militer

Kekeringan yang terjadi di Provinsi Gyeongsang Selatan, Korea Selatan, semakin parah. Guna mengatasi hal itu, truk tangki air pemadam kebakaran dan kendaraan militer dari seluruh penjuru negeri dikerahkan.
Fantastis, Pegawai Pajak Simpan Uang Ratusan Juta dan Emas 1,3 Kilogram Hasil Kejahatan di Rumah Malang

Fantastis, Pegawai Pajak Simpan Uang Ratusan Juta dan Emas 1,3 Kilogram Hasil Kejahatan di Rumah Malang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ungkap logam mulia 1,3 kilogram dan uang tunai Rp100 juta didapatkan dari penggeledahan di salah satu rumah pegawai pajak yang berada di Malang.
Putin Berkunjung ke Pulau Etorofu, Jepang Protes Keras

Putin Berkunjung ke Pulau Etorofu, Jepang Protes Keras

Kunjungan Presiden Rusia Vladimir Putin ke Pulau Etorofu, Kamis, memicu reaksi keras dari Tokyo. Pasalnya, pulau itu juga diklaim Jepang terkait dengan posisi pulau-pulau tersebut yang berada di lepas pantai Pulau Hokkaido, Jepang.
Akui Kerusuhan Kerap Terjadi di Titik Penting Indonesia, Presiden Prabowo Ingatkan Rakyat Soal Ini

Akui Kerusuhan Kerap Terjadi di Titik Penting Indonesia, Presiden Prabowo Ingatkan Rakyat Soal Ini

Presiden RI, Prabowo Subianto mengingatkan masyarakat agar tidak lengah membaca sejarah tentang berbagai tantangan yang pernah dihadapi Indonesia sejak meraih kemerdekaan.
Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea mengungkap sejumlah serikat buruh akan melakukan studi banding ke empat negara bahas isu ketenagakerjaan.
Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea mengungkap sejumlah serikat buruh akan melakukan studi banding ke empat negara bahas isu ketenagakerjaan.

Trending

Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Minat masyarakat Indonesia untuk mengikuti ajang lari internasional terus menunjukkan peningkatan dalam beberapa tahun terakhir.
Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi mengenang masa ketika ia mulai memberikan hadiah untuk dirinya sendiri sebagai hasil dari kerja keras selama bertahun-tahun.
KPK Periksa Pengelola Wisma Atlet Diperiksa Terkait Kasus Bea Cukai

KPK Periksa Pengelola Wisma Atlet Diperiksa Terkait Kasus Bea Cukai

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa pengelola wimas atlet, Pademangan, Jakarta Barat terkaiit kasus suap importasi di Ditjen Bea dan Cukai.
BNN Sita Aset Bos Gendut Gembong Narkoba di Kampung Bahari Capai Rp39 Miliar, Diduga Hasil TPPU

BNN Sita Aset Bos Gendut Gembong Narkoba di Kampung Bahari Capai Rp39 Miliar, Diduga Hasil TPPU

Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Polda Metro Jaya, BNNP DKI Jakarta, dan BNNK Jakarta Utara juga turut menyita aset milik Gembong Narkoba berinisial MR alias Bos Gendut di Kampung Bahari.
Mendes Yandri Laporkan Puluhan Akun Medsos ke Bareskrim Polri, Ini Alasannya

Mendes Yandri Laporkan Puluhan Akun Medsos ke Bareskrim Polri, Ini Alasannya

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto melayangkan laporan terhadap 73 akun media sosial ke Bareskrim Polri, pada Kamis (13/8/2026), terkait pencemaran nama baik dan penyebaran berita bohong atau hoaks.
Lisa Mariana Ngamuk Namanya Dikaitkan Lagi dengan Ridwan Kamil, Singgung Dugaan Upaya Pembungkaman

Lisa Mariana Ngamuk Namanya Dikaitkan Lagi dengan Ridwan Kamil, Singgung Dugaan Upaya Pembungkaman

Lisa Mariana bereaksi keras karena namanya kembali dikaitkan dengan kasus dugaan korupsi yang sempat menyeret mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.
Walau Patrick Kluivert Didukung Legenda Dampingi Xavi Hernandez, KNVB Buka Peluang Nama Lain Sebagai Asisten Pelatih Timnas Belanda

Walau Patrick Kluivert Didukung Legenda Dampingi Xavi Hernandez, KNVB Buka Peluang Nama Lain Sebagai Asisten Pelatih Timnas Belanda

Kejutan besar datang dari susunan staf kepelatihannya, di mana nama Patrick Kluivert sempat digadang-gadang kuat mendampingi Xavi Hernandez di Timnas Belanda.
Selengkapnya

Viral