Bantah Intimidasi ‘Brownies’ ke Amsal Sitepu, Kejagung Beri Jawaban Tak Terduga
- ANTARA
Jakarta, tvOnenews.com – Polemik “brownies” dalam kasus Amsal Christy Sitepu memasuki babak baru. Tuduhan adanya intimidasi dari jaksa langsung dibantah tegas oleh Kejaksaan Agung (Kejagung), yang menyebut peristiwa itu justru bagian dari program pendekatan humanis.
Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Anang Supriatna, memastikan tidak ada unsur tekanan seperti yang dituduhkan. Klarifikasi dari pihak Kejaksaan Negeri Karo, kata dia, juga menyebut hal serupa.
"Bukan. Intimidasi kan ditekan, dibawah ancaman. Kalau dari versi pengakuan Kajari, tidak pernah melakukan intimidasi. Enggak ada," tutur dia, dikutip, Selasa, 31 Maret 2026.
Isu mencuat setelah Amsal mengaku menerima satu kotak brownies dari jaksa dengan pesan tertentu. Namun, Koprs Adhyaksa menegaskan pemberian tersebut bukanlah bentuk intimidasi, melainkan bagian dari program “Jaksa Humanis” yang menyasar seluruh tahanan.
"Terkait adanya pemberian kue, hanya programnya dia katanya dalam rangka jaksa humanis, tidak hanya yang bersangkutan beberapa pun ada dikasih kok," tutur dia.
Program tersebut, menurut Kejagung, merupakan upaya pendekatan persuasif kepada para tahanan, bukan bentuk intervensi terhadap proses hukum. Meski membantah tudingan tersebut, Kejagung tetap membuka ruang bagi pihak Amsal untuk melaporkan jika memiliki bukti adanya pelanggaran.
"Tapi sepanjang ada buktinya aja ya. Itu aja. Kalau dilakukan tidak profesional, ada intimidasi secara baik itu dengan kekerasan atau apa, ibaratnya ada bukti ya silakan laporkan aja lah ke Jamwas, ke pengawasan," ujarnya.
Sebelumnya diberitakan, videografer asal Kabupaten Karo, Amsal Christy Sitepu mengaku sempat mendapat intimidasi dari jaksa saat menjalani proses hukum. Adapun Amsal dituduh mark-up anggaran pembuatan video untuk 20 desa di Karo.
Jaksa dan auditor menilai Amsal menggelembungkan anggaran untuk beberapa jasanya, seperti ide, editing, dan lain-lain. Amsal mengaku diberikan sebuah brownies berisikan pesan agar dirinya tak terlalu banyak mempublikasikan konten di media sosial.
"Dalam proses hukum yang sedang saya jalani ini saya pernah mendapatkan intimidasi oleh jaksa secara langsung yang memberikan saya sekotak brownies cokelat, dengan pesan, dia ngomong langsung kepada saya di rutan ini, 'udah ikutin aja alurnya. Nggak usah ribut-ribut, tutup konten-konten itu," ucap Amsal saat rapat terbatas bersama Komisi III DPR RI, Senin, 30 Maret 2026.
Load more