News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pendatang Baru ke Jakarta Capai 1.000 Jiwa Usai Lebaran 2026, Tren Tiga Tahun Terakhir Terus Menurun

Pendatang baru ke Jakarta capai 1.000 jiwa usai Lebaran 2026, Dukcapil ungkap tren menurun dan tiga faktor utama penyebab urbanisasi berkurang.
Rabu, 1 April 2026 - 13:18 WIB
Hari Pertama Lebaran Idul Fitri 2026, 48.668 Warga Jakarta ke Luar Kota Melalui Stasiun Pasar Senen-Gambir
Sumber :
  • Adinda Ratna Safira/tvOnenews

Jakarta, tvOnenews.com — Arus urbanisasi ke Ibu Kota usai libur Lebaran 2026 mulai terlihat, meski jumlahnya disebut tidak setinggi tahun-tahun sebelumnya. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) DKI Jakarta mencatat sebanyak 1.000 pendatang baru telah masuk ke Jakarta dalam periode 25 hingga 30 Maret 2026.

Kepala Dukcapil DKI Jakarta, Denny Wahyu Haryanto, menyampaikan bahwa angka tersebut merupakan hasil pemantauan dari pelayanan administrasi kependudukan (adminduk) yang dilakukan selama periode pasca-Lebaran.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Berdasarkan hasil pelayanan adminduk dari 25 sampai 30 Maret 2026, jumlah pendatang baru sudah mencapai 1.000 jiwa,” ujar Denny di Jakarta, Rabu (1/4/2026).

Tren Pendatang ke Jakarta Terus Menurun

Meski arus pendatang tetap terjadi setiap tahun setelah Lebaran, Denny mengungkapkan bahwa tren jumlah warga yang datang ke Jakarta justru menunjukkan penurunan dalam tiga tahun terakhir.

Menurutnya, fenomena ini menjadi indikasi adanya perubahan signifikan dalam pola migrasi masyarakat, khususnya terkait tujuan mencari pekerjaan dan kehidupan di kota besar.

“Tahun ini diperkirakan jumlah pendatang tidak akan setinggi sebelumnya, dan tren penurunan ini sudah terlihat dalam beberapa tahun terakhir,” jelasnya.

Tiga Faktor Utama Penurunan Urbanisasi

Denny memaparkan setidaknya ada tiga faktor utama yang memengaruhi menurunnya jumlah pendatang ke Jakarta, terutama pasca-Lebaran yang biasanya menjadi momen puncak urbanisasi.

1. Pertumbuhan Ekonomi Daerah yang Semakin Merata

Faktor pertama adalah semakin meratanya pertumbuhan ekonomi di berbagai daerah. Sejumlah wilayah di Indonesia kini telah berkembang menjadi pusat industri baru yang mampu menyerap tenaga kerja lokal.

Dengan adanya peluang kerja di daerah masing-masing, masyarakat tidak lagi sepenuhnya bergantung pada Jakarta sebagai tujuan utama mencari nafkah.

“Sekarang banyak daerah sudah memiliki sentra industri yang berkembang dan mampu menyerap tenaga kerja, sehingga tidak semua harus ke Jakarta,” kata Denny.

2. Perubahan Pola Pikir Masyarakat

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Faktor kedua adalah perubahan pola pikir masyarakat terhadap Jakarta. Seiring transformasi Jakarta menjadi kota global, tuntutan kompetensi dan keterampilan kerja semakin tinggi.

Hal ini membuat calon pendatang lebih realistis dalam mengambil keputusan. Mereka menyadari bahwa hidup di Jakarta tidak cukup hanya bermodalkan keberanian, tetapi juga membutuhkan kemampuan dan kesiapan yang matang.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ahli Hukum Olahraga Belanda Angkat Suara Soal Skandal Paspor, Salah Pemain Naturalisasi

Ahli Hukum Olahraga Belanda Angkat Suara Soal Skandal Paspor, Salah Pemain Naturalisasi

Dean James yang sudah berganti paspor ke Indonesia pada Maret 2025 dituding seharusnya menjadi berstatus pemain asing non Uni Eropa, bukan pemain lokal. 
Digugat Jenderal Purnawirawan TNI Soal Kasus Ijazah Jokowi, Polda Metro Jaya Buka Suara

Digugat Jenderal Purnawirawan TNI Soal Kasus Ijazah Jokowi, Polda Metro Jaya Buka Suara

Polda Metro Jaya buka suara soal pelayangan gugatan oleh Jenderal Purnawirawan TNI ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan terkait kasus ijazah Jokowi.
Antarkan Irak Lolos Piala Dunia, Frans Putros Ditodong Traktir Skuad Persib

Antarkan Irak Lolos Piala Dunia, Frans Putros Ditodong Traktir Skuad Persib

Tampil membela Irak di ajang Play Off Antar Konfederasi Piala Dunia 2026, Frans Putros membawa Irak ke pentas paling bergengsi di dunia ini setelah 40 tahun absen. 
Respons 3 Prajurit TNI Tewas di Lebanon, Wapres RI Gibran Dorong PBB Investigasi

Respons 3 Prajurit TNI Tewas di Lebanon, Wapres RI Gibran Dorong PBB Investigasi

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka turut berbelasungkawa atas gugurnya tiga prajurit TNI dalam misi perdamaian di Lebanon.
Hadirkan Program Bedah Rumah Gratis, Begini Wujud Nyata Kepedulian TASPEN Group bagi ASN dan Masyarakat

Hadirkan Program Bedah Rumah Gratis, Begini Wujud Nyata Kepedulian TASPEN Group bagi ASN dan Masyarakat

Corporate Secretary TASPEN, Henra menyampaikan bahwa program ini tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik rumah, tetapi juga memberikan dampak sosial yang berkelanjutan.
Lagi Ramai di X, Suami Clara Shinta setelah Ketahuan VC dengan Wanita Lain Kini Terekam Bawa Senjata Laras Panjang?

Lagi Ramai di X, Suami Clara Shinta setelah Ketahuan VC dengan Wanita Lain Kini Terekam Bawa Senjata Laras Panjang?

Video suami Clara Shinta, Alexander Assad diduga bawa senjata api (senpi) laras panjang heboh. Itu usai dugaan skandal Lexa VC wanita lain viral di medsos.

Trending

Kabar Gembira untuk Warga Jawa Barat, Dedi Mulyadi Sebut Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah Sudah di Depan Mata

Kabar Gembira untuk Warga Jawa Barat, Dedi Mulyadi Sebut Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah Sudah di Depan Mata

​​​​​​​Dedi Mulyadi umumkan renovasi puluhan ribu rumah di Jawa Barat. Warga kini bisa daftar langsung, program dimulai April dan dorong ekonomi daerah.
Media Malaysia Tak Habis Pikir, Padahal Timnas Indonesia Gagal Juara tapi Tetap Dipandang Positif

Media Malaysia Tak Habis Pikir, Padahal Timnas Indonesia Gagal Juara tapi Tetap Dipandang Positif

Kegagalan Timnas Indonesia meraih gelar juara FIFA Series 2026 menjadi sorotan media Malaysia. Meski gagal lawan Bulgaria, skuad Garuda tetap dipandang positif.
Media Vietnam Heran dengan John Herdman, Cuma Bilang Satu Kalimat Usai Timnas Indonesia Kalah, tapi Bikin Bulgaria Tersindir

Media Vietnam Heran dengan John Herdman, Cuma Bilang Satu Kalimat Usai Timnas Indonesia Kalah, tapi Bikin Bulgaria Tersindir

Kekalahan 0-1 yang dialami Timnas Indonesia saat menghadapi Bulgaria di final FIFA Series 2026 masih jadi perbincangan. Media Vietnam heran dengan John Herdman.
Jadwal Siaran Langsung Final Four Proliga 2026 Seri Surabaya: Megawati Hangestri Reuni Lawan Kawan Lama, Jakarta Pertamina Enduro vs Electric PLN

Jadwal Siaran Langsung Final Four Proliga 2026 Seri Surabaya: Megawati Hangestri Reuni Lawan Kawan Lama, Jakarta Pertamina Enduro vs Electric PLN

Jadwal siaran langsung final four Proliga 2026 seri Surabaya, di mana Megawati Hangestri siap melawan kawan lamanya di pertandingan pembuka antara Jakarta Pertamina Enduro vs Jakarta Electric PLN.
Tak Habis Pikir Lihat Timnas Indonesia Kalah Lawan Bulgaria, Bung Harpa: Mainnya Enggak Oke

Tak Habis Pikir Lihat Timnas Indonesia Kalah Lawan Bulgaria, Bung Harpa: Mainnya Enggak Oke

Bung Harpa memberikan kritikan terhadap penampilan Timnas Indonesia asuhan John Herdman yang kalah melawan Bulgaria. Menurutnya penampilan timnas tidak bagus.
Jakarta Pertamina Enduro Rekrut Pemain Asing Pengganti Yana Shcherban, Siap Duet Bareng Megawati Hangestri di Final Four Proliga 2026

Jakarta Pertamina Enduro Rekrut Pemain Asing Pengganti Yana Shcherban, Siap Duet Bareng Megawati Hangestri di Final Four Proliga 2026

Jakarta Pertamina Enduro dikabarkan telah merekrut pemain asing baru yang berposisi sebagai outside hitter, yang siap duet dengan Megawati Hangestri di babak final four Proliga 2026.
Duel Panas Tim Dedi Mulyadi vs Sekda Jabar di Arcamanik, KDM Turut Beri Instruksi Tegas ke Kadispora Jabar

Duel Panas Tim Dedi Mulyadi vs Sekda Jabar di Arcamanik, KDM Turut Beri Instruksi Tegas ke Kadispora Jabar

Duel panas Tim Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi melawan tim Sekretariat Daerah yang dipimpin langsung Sekretaris Daerah Herman Suryatman di Arcamanik, Bandung.
Selengkapnya

Viral