News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Oknum TNI AL di Surabaya Tipu Tetangga hingga Ratusan Juta, Korban Lapor ke Lakesla Tempat Dinas Pelaku

Warga Jalan Amir Mahmud Gunung Anyar Surabaya mengaku menjadi korban penipuan ratusan juta oleh anggota TNI AL berpangkat Serma inisial FS yang berdinas di..
Kamis, 2 April 2026 - 10:59 WIB
Korban penipuan oknum TNI AL di Surabaya
Sumber :
  • Zainal Azkhari/tvOne

Surabaya, tvOnenews.com - Linda Nurhayati (34), warga Jalan Amir Mahmud Gunung Anyar Surabaya mengaku menjadi korban penipuan sebesar Rp134 juta oleh tetangganya sendiri yang berstatus sebagai anggota TNI AL berpangkat Serma inisial FS yang berdinas di Lakesla (Lembaga Kesehatan Kelautan) Surabaya.

Ibu rumah tangga yang kesehariannya membantu suaminya berjualan telur ini bercerita awalnya di bulan Februari 2024 EN, istri dari Serma FS mendatangi dirinya untuk meminta bantuan mencarikan pinjaman sejumlah Rp200 juta dengan jaminan BPKB mobil Mitsubishi Xpander miliknya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Linda lantas menghubungi temannya MM yang kemudian bersedia memberikan pinjaman Rp200 juta dengan jaminan BPKB mobil Mitsubishi Xpander tersebut dan dituangkan dalam surat perjanjian hutang piutang antara Serma FS dan WA yang merupakan anak dari MM.

Selang setahun kemudian di bulan Juni 2025, Serma FS menghubungi dirinya untuk meminjam BPKB mobil Mitsubishi Xpander yang dijadikan jaminan hutang itu dengan alasan mau mengurus pelat nomer yang mati dan membayar pajak kendaraan bermotor.

“BPKB mobil Mitsubishi Xpander itu akhirnya saya serahkan melalu ibu saya ke EN, istri Serma FS di rumahnya,” tutur Linda.

Namun, Linda merasa dibohongi karena BPKB mobil Mitsubishi Xpander tersebut tidak dikembalikan lagi oleh Serma FS dengan alasan dokumen kendaraan BPKB, STNK dan unit kendaraanya itu dibawa kabur oleh pihak ketiga, sehingga temannya MM mendesaknya agar ia segera melunasi sisa hutang Serma FS.

“Ya saya akhirnya waktu itu terpaksa membayar sisa hutang Serma FS kepada MM sebesar Rp200 juta. Waktu itu Serma FS juga tidak menyerahkan Surat Laporan Polisi sebagai bukti kalau BPKB dan mobilnya hilang dibawa kabur pihak ketiga,” bebernya.

Dia sudah berulangkali meminta secara baik-baik kepada Serma FS maupun istrinya EN agar mereka menyerahkan jaminan hutang yang setara atau melunasi pinjamannya, tetapi sampai sekarang permintaanya tidak dipenuhi.

Linda di bulan Maret 2026 lantas meminta bantuan Ketua RT di lingkungannya untuk memediasi permasalahannya dengan Serma FS dan EN. 

Akan tetapi mediasi itu tidak membuahkan hasil, karena Serma FS tetap tidak mau melunasi sisa hutangnya saat ini senilai Rp134 juta atau menyerahkan jaminan hutang yang nilainya setara dengan nilai hutangnya.

“Pada mediasi itu, EN baru menyerahkan data Surat Laporan Polisi dan Surat DPO (Daftar Pencarian Orang) yang diterbitkan Polrestabes Surabaya di bulan Juli 2025 sebagai bukti bila BPKB beserta mobil Mitsubishi Xpander miliknya telah dibawa kabur pihak ketiga,” terangnya.

Namun setelah diteliti dan dicek kembali oleh dirinya dan suaminya, diduga kuat Surat Laporan Polisi dan DPO itu palsu.

“Salah satu indikasi surat itu palsu adalah Kasat Intelkam Polrestabes Surabaya AKBP Asmoro yang menandatangi Surat DPO ternyata sudah pensiun sejak lama. Serma FS kepada saya dan suami saya juga disaksikan oleh Mayor B, salah seorang atasannya di Lakesla Surabaya sudah mengakui kalau Surat Laporan Polisi dan Surat DPO itu palsu,” ungkapnya.

Karena merasa tidak mendapat keadilan, Linda pada Selasa (31/03/2026) berkirim surat kepada Kepala Lakesla Surabaya selaku Ankum (Atasan yang berhak menghukum) di kesatuan Serma FS berdinas.

“Surat saya itu perihal permohonan bantuan mediasi. Semoga Kepala Lakesla berkenan menyelesaikan permasalahan saya dengan Serma FS secara kekeluargaan,” harapnya menutup perbincangan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu saat media ini berusaha menghubungi pihak teradu dalam hal ini Serma FS yang berdinas di Lakesla (Lembaga Kesehatan Kelautan) Surabaya.  

Melalui pesan wahtsap belum terjawab dan belum  memberikan klarifikasi atas kasus yang merugikan pihak masyarakat tersebut. (zaz/muu)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Rekap Hasil Semifinal Kejuaraan Asia 2026 Sesi Pagi: An Se Young Belum Terbendung, Musuh Jonatan Christie Lanjutkan Kejutan ke Final

Rekap Hasil Semifinal Kejuaraan Asia 2026 Sesi Pagi: An Se Young Belum Terbendung, Musuh Jonatan Christie Lanjutkan Kejutan ke Final

Berikut adalah hasil lengkap rekap babak semifinal Kejuaraan Asia 2026 sesi pagi
Tak Gentar ke GBK, Bernardo Tavares Sebut Tekanan Jakmania Jadi Senjata Persebaya Curi Poin dari Persija

Tak Gentar ke GBK, Bernardo Tavares Sebut Tekanan Jakmania Jadi Senjata Persebaya Curi Poin dari Persija

Persebaya tak gentar hadapi Persija di GBK. Bernardo Tavares nilai tekanan Jakmania justru tingkatkan motivasi demi curi poin dan buat kejutan.
KPK Ungkap 12 Orang Dibawa ke Jakarta Menyusul OTT Bupati Tulungagung

KPK Ungkap 12 Orang Dibawa ke Jakarta Menyusul OTT Bupati Tulungagung

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan menangkap 12 orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang menyeret nama Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo.
Pasca Terjaring OTT KPK, Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bangsa Tertutup Rapat

Pasca Terjaring OTT KPK, Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bangsa Tertutup Rapat

Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bangsa dan Kantor Pemkab Tulungagung tertutup rapat pasca operasi tangkap tangan (OTT) KPK di lingkup Pemkab Tulungagung.
Wamenhaj Dahnil Anzar Ungkap Skema War Tiket Haji, Bayar Penuh Bisa Berangkat Tanpa Antre

Wamenhaj Dahnil Anzar Ungkap Skema War Tiket Haji, Bayar Penuh Bisa Berangkat Tanpa Antre

Wamenhaj Dahnil menjelaskan bahwa skema war tiket haji dirancang untuk berjalan berdampingan dengan sistem antrean haji yang telah berlaku selama ini.
Peringatan Keras Bagi ASN di Pemprov Jabar, Dedi Mulyadi Perintahkan Investigasi Surat Edaran Pajak Kendaraan

Peringatan Keras Bagi ASN di Pemprov Jabar, Dedi Mulyadi Perintahkan Investigasi Surat Edaran Pajak Kendaraan

Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi memilih menonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta Bandung buntut tak menjalankan kebijakannya.

Trending

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April yang menjadi laga perdana di putaran kedua dengan menyuguhkan dua pertandingan dari sektor putri dan putra .
Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Tensi tinggi menyelimuti gelaran ASEAN Futsal Championship 2026 jelang laga semifinal yang mempertemukan Timnas Futsal Indonesia melawan Vietnam. Menariknya ...
Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Wiljan Pluim bercerita bahwa pihak klub dan PSSI sempat mendesaknya beralih status jadi WNI karena syarat tinggal selama 5 tahun di Indonesia sudah terpenuhi.
Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Perbandingan harta kekayaan Dedi Mulyadi dan Krisantus Kurniawan jadi sorotan usai pernyataan viral. Intip data LHKPN terbaru dan rincian aset keduanya.
Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Berbeda dengan Piala AFF, FIFA ASEAN Cup yang dijadwalkan berlangsung pada September dan Oktober 2026, menawarkan keuntungan strategis yang sulit diabaikan.
Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Nasib kurang beruntung tengah dialami kiper utama Timnas Indonesia Maarten Paes. Meski kini bermain untuk raksasa Eredivisie Ajax Amsterdam Paes justru menjadi
Jokowi Lontarkan Respons Menohok ke Jusuf Kalla soal Tunjukkan Ijazah Asli: Kebalik-balik Itu

Jokowi Lontarkan Respons Menohok ke Jusuf Kalla soal Tunjukkan Ijazah Asli: Kebalik-balik Itu

Mantan Presiden Jokowi lontarkan respons menohok ke Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla terkait pernyataan JK soal meminta Jokowi untuk menunjukkan
Selengkapnya

Viral