GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pengusaha Rokok M Suryo Mangkir dari Panggilan KPK, Kasus Dugaan Korupsi Cukai Kian Disorot Publik

Pengusaha rokok M Suryo mangkir dari panggilan KPK terkait dugaan korupsi cukai. Publik desak KPK bertindak tegas dan transparan.
Jumat, 3 April 2026 - 18:02 WIB
Gedung KPK
Sumber :
  • Julio Trisaputra/tvOnenews

Jakarta, tvOnenews.com - Ketidakhadiran pengusaha rokok Muhammad Suryo dalam pemeriksaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memicu sorotan publik. Pemilik pabrik rokok merek HS di bawah Surya Group Holding Company itu diketahui mangkir dari panggilan penyidik pada Kamis, 2 April 2026.

KPK menyebut hingga kini belum menerima konfirmasi resmi terkait alasan ketidakhadiran yang bersangkutan. Juru Bicara KPK menyatakan bahwa pihaknya masih menunggu klarifikasi sebelum menentukan langkah lanjutan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Belum ada konfirmasi,” ujar perwakilan KPK kepada jurnalis di Jakarta, Jumat (3/4).

Pemanggilan tersebut berkaitan dengan penyidikan kasus dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan, khususnya terkait penyimpangan di sektor cukai rokok.

Kasus Cukai Rokok Dinilai Berdampak Besar ke Negara

Perkara yang sedang ditangani KPK ini bukan kasus biasa. Dugaan penyimpangan dalam pengelolaan cukai rokok berpotensi menimbulkan kerugian negara dalam jumlah besar.

Selain itu, praktik ilegal di sektor ini juga dinilai merusak sistem perdagangan yang sehat dan menciptakan ketimpangan di antara pelaku usaha. Peredaran pita cukai ilegal hingga dugaan praktik suap di lingkungan Bea Cukai menjadi perhatian serius.

Dalam konteks yang lebih luas, kasus ini juga menyangkut kredibilitas negara dalam menegakkan aturan di sektor ekonomi strategis.

Pengamat Soroti Potensi Pola Penguluran Proses Hukum

Pengamat kebijakan publik, Sri Rajasa, menilai absennya Muhammad Suryo dalam pemeriksaan KPK berpotensi menimbulkan berbagai spekulasi di masyarakat.

Menurutnya, ketidakhadiran pihak yang dipanggil penyidik tidak bisa dianggap sekadar persoalan teknis. Hal tersebut bisa saja menjadi bagian dari pola lama untuk mengulur waktu atau bahkan melemahkan proses hukum.

“Apakah ini murni kendala teknis atau bagian dari pola untuk mengaburkan proses hukum, itu yang harus dijawab secara terbuka,” ujarnya.

Sri Rajasa juga menekankan pentingnya transparansi dalam penanganan kasus ini, mengingat besarnya dampak yang ditimbulkan terhadap penerimaan negara.

Dugaan Keterkaitan dengan Jaringan Lebih Luas

Lebih jauh, pengamat menilai bahwa kasus ini berpotensi tidak berdiri sendiri. Dalam sejumlah kasus korupsi korporasi berskala besar, persoalan sering kali melibatkan jaringan yang lebih luas.

Mulai dari perantara kepentingan, dugaan praktik perlindungan, hingga kemungkinan adanya keterlibatan oknum di lingkaran kekuasaan, menjadi aspek yang harus ditelusuri secara mendalam.

Sri Rajasa menegaskan bahwa aparat penegak hukum, khususnya KPK, tidak boleh berhenti pada pemeriksaan formal semata.

“KPK harus berani masuk lebih dalam, menelusuri seluruh mata rantai, termasuk jika ada dugaan keterlibatan pejabat atau pihak lain yang melindungi praktik ilegal,” katanya.

Tekanan Publik Menguat, KPK Didorong Bertindak Tegas

Kasus ini juga menjadi ujian bagi KPK dalam menjaga kepercayaan publik. Di tengah tekanan ekonomi yang dirasakan masyarakat, setiap potensi kebocoran penerimaan negara akibat korupsi dinilai sebagai ancaman serius.

Praktik korupsi di sektor cukai tidak hanya berdampak pada keuangan negara, tetapi juga melemahkan wibawa hukum dan merugikan pelaku usaha yang patuh terhadap aturan.

Karena itu, publik kini menaruh perhatian besar terhadap langkah yang akan diambil KPK selanjutnya, termasuk kemungkinan pemanggilan ulang atau tindakan hukum lain terhadap pihak yang mangkir.

KPK Akan Jadwalkan Ulang Pemeriksaan

Menanggapi ketidakhadiran tersebut, KPK menyatakan akan kembali berkoordinasi dengan Muhammad Suryo agar dapat memenuhi panggilan pemeriksaan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Langkah ini menjadi bagian dari proses penyidikan yang terus berjalan. Namun, efektivitasnya akan sangat bergantung pada komitmen semua pihak untuk kooperatif dan menghormati proses hukum.

Dengan sorotan publik yang semakin tajam, penanganan kasus ini diharapkan mampu membuka secara terang dugaan praktik korupsi di sektor cukai rokok, sekaligus memperkuat penegakan hukum yang adil dan transparan. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Penuh Rasa Bangga Pada Ni Hyang Sukma Ayu, Susi Pudjiastuti Terkesima dengan Tarian Putri KDM

Dedi Mulyadi Penuh Rasa Bangga Pada Ni Hyang Sukma Ayu, Susi Pudjiastuti Terkesima dengan Tarian Putri KDM

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi (KDM) terlihat penuh rasa bangga dengan putri bungsunya, Ni Hyang Sukma Ayu yang menari dengan lihai di atas panggung
Batas Usia Pensiun Anggota Polri Akan Diubah dari 58 Tahun Menjadi 60 Tahun

Batas Usia Pensiun Anggota Polri Akan Diubah dari 58 Tahun Menjadi 60 Tahun

Pemerintah berencana akan memperpanjang batas usia pensiun anggota Polri melalui revisi atau Rancangan Undang-Undang tentang Kepolisian Republik Indonesia (RUU Polri).
Reaksi Bobotoh Setelah Bojan Hodak Tak Lanjutkan Masa Baktinya di Persib Bandung

Reaksi Bobotoh Setelah Bojan Hodak Tak Lanjutkan Masa Baktinya di Persib Bandung

Respons beragam diungkapkan oleh para Bobotoh di media sosial usai Bojan Hodak memilih tak lanjutkan masa baktinya bersama Persib Bandung setelah tiga musim.
Kritik Era Pelatih Sebelumnya, John Herdman Sebut Gaya Main Timnas Indonesia Terlalu Pasif

Kritik Era Pelatih Sebelumnya, John Herdman Sebut Gaya Main Timnas Indonesia Terlalu Pasif

Pelatih baru Timnas Indonesia John Herdman secara terbuka melayangkan kritik tajam terhadap gaya bermain skuad Garuda di era sebelumnya. Pelatih asal Inggris ..
Dua Atlet Dayung Pemalang Ditemukan Meninggal Dunia Setelah Hilang Dua Hari di Sungai Laes

Dua Atlet Dayung Pemalang Ditemukan Meninggal Dunia Setelah Hilang Dua Hari di Sungai Laes

Operasi pencarian terhadap dua remaja atlet dayung yang hilang di Sungai Laes, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, resmi berakhir pada Senin (25/5). 
Kata John Herdman setelah Mau Tidak Mau Andalkan 'Local Pride' di Piala AFF 2026

Kata John Herdman setelah Mau Tidak Mau Andalkan 'Local Pride' di Piala AFF 2026

Timnas Indonesia dipastikan bakal tampil dengan wajah berbeda di ajang ASEAN Championship 2026 yang akan berlangsung Juli mendatang. Pelatih kepala John Herdman

Trending

Batas Usia Pensiun Anggota Polri Akan Diubah dari 58 Tahun Menjadi 60 Tahun

Batas Usia Pensiun Anggota Polri Akan Diubah dari 58 Tahun Menjadi 60 Tahun

Pemerintah berencana akan memperpanjang batas usia pensiun anggota Polri melalui revisi atau Rancangan Undang-Undang tentang Kepolisian Republik Indonesia (RUU Polri).
Dedi Mulyadi Penuh Rasa Bangga Pada Ni Hyang Sukma Ayu, Susi Pudjiastuti Terkesima dengan Tarian Putri KDM

Dedi Mulyadi Penuh Rasa Bangga Pada Ni Hyang Sukma Ayu, Susi Pudjiastuti Terkesima dengan Tarian Putri KDM

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi (KDM) terlihat penuh rasa bangga dengan putri bungsunya, Ni Hyang Sukma Ayu yang menari dengan lihai di atas panggung
Reaksi Bobotoh Setelah Bojan Hodak Tak Lanjutkan Masa Baktinya di Persib Bandung

Reaksi Bobotoh Setelah Bojan Hodak Tak Lanjutkan Masa Baktinya di Persib Bandung

Respons beragam diungkapkan oleh para Bobotoh di media sosial usai Bojan Hodak memilih tak lanjutkan masa baktinya bersama Persib Bandung setelah tiga musim.
Pembagian Grup Kejuaraan Voli Industri & Bola Voli Profesional Korea 2026: Megawati Hangestri Absen, Hillstate dan Red Sparks Satu Pool

Pembagian Grup Kejuaraan Voli Industri & Bola Voli Profesional Korea 2026: Megawati Hangestri Absen, Hillstate dan Red Sparks Satu Pool

Daftar pembagian grup Kejuaraan Voli Industri & Bola Voli Profesional Korea 2026, di mana Megawati Hangestri tak akan unjuk gigi saat Hyundai Hillstate satu pool dengan Red Sparks.
Tak Lagi Pikirkan Red Sparks, Megawati Hangestri Kini Fokus Bidik Gelar Juara Bersama Hyundai Hillstate

Tak Lagi Pikirkan Red Sparks, Megawati Hangestri Kini Fokus Bidik Gelar Juara Bersama Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri resmi bergabung dengan Hyundai Hillstate untuk V-League 2026/2027. Tinggalkan Red Sparks, Megatron kini membidik gelar juara.
Pengakuan Jokowi soal Kondisi Kesehatannya, Singgung Blusukan ke Masyarakat

Pengakuan Jokowi soal Kondisi Kesehatannya, Singgung Blusukan ke Masyarakat

Mantan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan kondisi kesehatannya yang kini sudah membaik dan siap untuk keliling Indonesia menemui masyarakat.
Media Vietnam Lancarkan Perang Urat Saraf ke Timnas Indonesia, Sindir John Herdman Tak Bisa Kalahkan The Golden Star di Piala AFF 2026

Media Vietnam Lancarkan Perang Urat Saraf ke Timnas Indonesia, Sindir John Herdman Tak Bisa Kalahkan The Golden Star di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai melancarkan perang urat saraf kepada Timnas Indonesia jelang Piala AFF 2026 Juli nanti. Kali ini, pelatih John Herdman, menjadi sasaran.
Selengkapnya

Viral