GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kabar Buruk Cuaca Ekstrem 4 April 2026 Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia, BMKG Minta Waspada

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut akan terjadi suaca ekstrem di sejumlah wilayah Indonesia pada Sabtu (4/4/2026).
Sabtu, 4 April 2026 - 07:58 WIB
Ilustrasi cuaca buruk.
Sumber :
  • Istockphoto

Jakarta, tvOnenews.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut akan terjadi suaca ekstrem di sejumlah wilayah Indonesia pada Sabtu (4/4/2026).

Oleh karena itu BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem yang diprediksi akan terjadi di sejumlah wilayah Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Puluhan daerah diprediksi akan mengalami hujan lebat disertai kilat atau petir serta angin kencang.

Peringatan dini ini disampaikan BMKG berdasarkan pemantauan kondisi atmosfer terkini yang menunjukkan adanya potensi peningkatan aktivitas cuaca di berbagai wilayah. 

BMKG mengidentifikasi sejumlah provinsi seperti, Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, hingga Papua sebagai daerah yang perlu meningkatkan kewaspadaan.

Adapun wilayah yang berpotensi terdampak hujan lebat meliputi;

  1. Aceh 
  2. Bengkulu 
  3. Jambi 
  4. Sumatera Selatan 
  5. Kepulauan Bangka Belitung,
  6. Lampung 
  7. Banten
  8. Jawa Barat
  9. Jawa Tengah
  10. Daerah Istimewa Yogyakarta
  11. Jawa Timur

Selain itu, kondisi cuaca ekstrem juga diprediksi terjadi di wilayah Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur. 

Seluruh provinsi di Kalimantan turut masuk dalam daftar waspada, bersama beberapa wilayah di Sulawesi seperti Sulawesi Utara, Gorontalo, dan Sulawesi Tengah.

Potensi hujan dengan intensitas tinggi meliputi;

  1. DKI Jakarta 
  2. Sulawesi Selatan 
  3. Sulawesi Tenggara 
  4. Maluku Utara 
  5. Maluku 
  6. Papua Barat hingga 
  7. Papua 

Sementara itu, beberapa daerah seperti Sulawesi Barat dan Kepulauan Riau diperkirakan mengalami hujan yang disertai kilat dan angin kencang.

BMKG menyebut, kondisi ini dipengaruhi oleh dinamika atmosfer yang mendukung pertumbuhan awan hujan di berbagai wilayah. 

Faktor kelembapan udara yang tinggi serta pergerakan massa udara menjadi pemicu utama terbentuknya cuaca ekstrem dalam periode tersebut.

Oleh karena itu, BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi yang dapat terjadi, seperti banjir, tanah longsor, hingga pohon tumbang. 

Warga di daerah rawan diharapkan meningkatkan kesiapsiagaan, terutama saat terjadi hujan dengan intensitas tinggi dalam waktu lama.

Selain itu, masyarakat juga diminta untuk terus memantau informasi cuaca terkini melalui saluran resmi guna mengantisipasi perubahan kondisi yang dapat terjadi sewaktu-waktu. 

Langkah ini penting untuk mengurangi risiko dampak yang ditimbulkan dari cuaca ekstrem.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Peringatan dini ini menjadi bagian dari upaya mitigasi agar masyarakat dapat lebih siap menghadapi kondisi cuaca yang berpotensi mengganggu aktivitas sehari-hari. 

BMKG memastikan akan terus melakukan pemantauan dan pembaruan informasi secara berkala. (muu)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Iran Tegaskan Uranium yang Diperkaya Bukan Bagian dari Negosiasi dengan AS

Iran Tegaskan Uranium yang Diperkaya Bukan Bagian dari Negosiasi dengan AS

Bantahan terkait materi kesepakatan damai disuarakan Iran. Iran menegaskan bahwa uranium yang diperkaya bukan bagian dari negosiasi yang sedang berlangsung untuk mengakhiri konfliknya dengan AS
Paku Keluar dari Lidah, Motor Melayang: Modus Licik Dukun Gadungan di Duren Sawit Jaktim

Paku Keluar dari Lidah, Motor Melayang: Modus Licik Dukun Gadungan di Duren Sawit Jaktim

Dua pria berinisial RAT dan AJ kini harus mendekam di balik jeruji besi setelah aksi penipuan bermodus praktik supranatural atau dukun gadungan mereka terbongkar oleh jajaran Polda Metro Jaya. 
Kasus Dugaan Pencabulan Santriwati dalam Sebulan: dari Kiai Ashari di Pati hingga Pengasuh Ponpes di Pekalongan

Kasus Dugaan Pencabulan Santriwati dalam Sebulan: dari Kiai Ashari di Pati hingga Pengasuh Ponpes di Pekalongan

Daftar kasus dugaan pencabulan terhadap santriwati pada Mei 2026, mulai dari Kiai Ashari, pengasuh Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Pati dan KH Abdul Khalim Fadlun, pengasuh Ponpes di Pekalongan.
Tim SAR Evakuasi Jasad Tanpa Identitas dari Sungai Enim Sumsel, Jenis Kelamin Belum Diketahui

Tim SAR Evakuasi Jasad Tanpa Identitas dari Sungai Enim Sumsel, Jenis Kelamin Belum Diketahui

Warga di sekitar Sungai Enim, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, dikejutkan oleh penemuan sesosok mayat tanpa identitas pada Rabu (27/5) sore. 
Gubernur Sherly Tjoanda Ungkap Jasa Besar Irjen Waris Agono yang Ubah Wajah Ekonomi Sofifi

Gubernur Sherly Tjoanda Ungkap Jasa Besar Irjen Waris Agono yang Ubah Wajah Ekonomi Sofifi

Estafet kepemimpinan di tubuh Polda Maluku Utara resmi berganti. Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda menyambut kedatangan Brigjen Arif Budiman sekaligus melepas Irjen Waris Agono.
Resep Olahan Daging Kurban: Oseng Daging Cabe Pedas Gurih, Bikin Nasi Cepat Habis

Resep Olahan Daging Kurban: Oseng Daging Cabe Pedas Gurih, Bikin Nasi Cepat Habis

Berikut ide menu olahan daging kurban Idul Adha: Resep Oseng Daging Cabe.

Trending

Sempat Hilang saat Pawai Juara Persib Bandung, Frans Putros Beri Reaksi Mengejutkan usai Ponselnya Ditemukan

Sempat Hilang saat Pawai Juara Persib Bandung, Frans Putros Beri Reaksi Mengejutkan usai Ponselnya Ditemukan

Bek Persib Bandung, Frans Putros memberikan reaksi mengejutkan. Hal itu terjadi setelah ponsel diduga miliknya yang hilang saat pawai juara berhasil ditemukan.
Libur Lebaran Idul Adha 1447 H, Ancol Diserbu Lebih dari 32 Ribu Wisatawan

Libur Lebaran Idul Adha 1447 H, Ancol Diserbu Lebih dari 32 Ribu Wisatawan

Kawasan wisata terpadu pesisir Jakarta, Ancol, dipadati puluhan ribu pengunjung pada hari raya Idul Adha 1447 Hijriah, Rabu (27/5). 
Lebaran Idul Adha 2026: Arus Kendaraan Tinggalkan Jakarta via Tol Layang MBZ Melonjak hingga 125 Persen

Lebaran Idul Adha 2026: Arus Kendaraan Tinggalkan Jakarta via Tol Layang MBZ Melonjak hingga 125 Persen

Lonjakan drastis volume kendaraan terjadi di Ruas Jalan Layang Mohamed Bin Zayed (MBZ) menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. 
Bosan dengan Sate Bakar? Coba Resep Sate Goreng Simpel yang Empuk Tanpa Ditusuk untuk Mengolah Daging Kurban

Bosan dengan Sate Bakar? Coba Resep Sate Goreng Simpel yang Empuk Tanpa Ditusuk untuk Mengolah Daging Kurban

Bosan dengan olahan daging kurban saat Hari Raya Idul Adha yang itu-itu saja? Jangan biarkan stok daging hanya dibuat menu yang monoton. Coba resep sate goreng
Usai Shalat Idul Adha Dedi Mulyadi Sedekah ke Ki Marjuk, Aksinya Langsung Diikuti yang Lain

Usai Shalat Idul Adha Dedi Mulyadi Sedekah ke Ki Marjuk, Aksinya Langsung Diikuti yang Lain

Setelah menjalankan shalat Idul Adha di Desa Mekarharja, Kecamatan Purwaharja, Kota Banjar, Dedi Mulyadi sedekah ke salah satu warga, aksinya diikuti yang lain.
Dilarang Puasa di Hari Tasyrik, Ini Amalan yang Dianjurkan pada 11, 12, dan 13 Dzulhijjah

Dilarang Puasa di Hari Tasyrik, Ini Amalan yang Dianjurkan pada 11, 12, dan 13 Dzulhijjah

Berikut amalan-amalan yang dianjurkan pada hari Tasyrik yaitu tanggal 11, 12, dan 13 Dzulhijjah, hari di mana umat Islam dilarang berpuasa.
Dugaan Pencabulan Santriwati di Ponpes Pekalongan, 6 Korban Melapor dan Puluhan Lainnya Masih Bungkam

Dugaan Pencabulan Santriwati di Ponpes Pekalongan, 6 Korban Melapor dan Puluhan Lainnya Masih Bungkam

Kasus dugaan tindak asusila kembali mencoreng dunia pendidikan keagamaan. Polresta Pekalongan mengamankan KH. Abdul Khalim Fadlun, pengasuh Pondok Pesantren Padepokan Padang Ati Buaran, atas dugaan pencabulan terhadap sejumlah santriwatinya.
Selengkapnya

Viral