Di Balik Zona Perang Lebanon, KSAD Ungkap SOP Darurat TNI: Prajurit Diminta Siaga Masuk Bunker
- tvOnenews.com/Abdul Gani Siregar
“Ya tidak usah risau sebetulnya, mereka juga sebetulnya yang tahu apa yang harus dilakukan. Tapi apapun juga semua pasti ada resikonya di tengah-tengah kejadian tersebut. Yang penting doakan saja semua bisa berjalan dengan baik,” tandas dia.
Kini, fokus pemerintah dan TNI tidak hanya pada penanganan korban, tetapi juga memastikan sistem perlindungan bagi pasukan di lapangan benar-benar mampu menjawab tantangan konflik yang semakin kompleks.
Sebelumnya, ancaman terhadap pasukan perdamaian Indonesia di Lebanon kian nyata. Di tengah eskalasi konflik yang belum mereda, tiga prajurit TNI kembali dilaporkan terluka, menambah panjang daftar insiden yang mengguncang misi penjaga perdamaian dunia.
Menteri Luar Negeri RI Sugiono mengungkapkan, laporan terbaru yang diterimanya, saat berada di Ruang VVIP Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Sabtu (4/4/2026).
“Tadi malam juga saya menerima laporan bahwa ada tiga prajurit TNI yang terluka yang juga penyebabnya seperti halnya dari dua insiden yang sebelumnya terjadi itu masih diinvestigasi oleh UNIFIL,” jelas dia.
Insiden ini menjadi bagian dari rangkaian serangan yang menimpa pasukan Indonesia dalam misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL). Dalam sepekan terakhir, tercatat sudah tiga insiden serius yang melibatkan personel Indonesia di wilayah konflik tersebut.
Merespons situasi yang memburuk, pemerintah Indonesia bergerak cepat di level internasional. Melalui Perwakilan Tetap RI di New York, Indonesia langsung meminta Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) menggelar rapat darurat.(agr/raa)
Load more