News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Di Balik Zona Perang Lebanon, KSAD Ungkap SOP Darurat TNI: Prajurit Diminta Siaga Masuk Bunker

Di tengah memanasnya konflik Lebanon yang menelan korban dari pasukan perdamaian Indonesia, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Maruli Simanjuntak membuka sedikit gambaran soal prosedur darurat yang dijalankan prajurit TNI di medan tugas.
Sabtu, 4 April 2026 - 21:48 WIB
KSAD, Jenderal Maruli Simanjuntak
Sumber :
  • tvOnenews.com/Abdul Gani Siregar

Jakarta, tvOnenews.com - Di tengah memanasnya konflik Lebanon yang menelan korban dari pasukan perdamaian Indonesia, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Maruli Simanjuntak membuka sedikit gambaran soal prosedur darurat yang dijalankan prajurit TNI di medan tugas.

Sistem pengamanan ketat, termasuk instruksi masuk bunker, menjadi bagian krusial dalam menghadapi ancaman di lapangan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pernyataan itu disampaikan Maruli di kawasan VVIP Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Sabtu (4/4/2026), menjawab pertanyaan terkait langkah yang diambil personel TNI yang masih bertugas di Lebanon dalam misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL).

“Sebetulnya mereka sudah ada SOP untuk bagaimana apa yang harus dilakukan dengan kondisi apa, terus terang saya juga belum pernah sampai di sana jadi saya tidak bisa berani menceritakan secara detail,” jelasnya.

Maruli mengakui, detail teknis di lapangan sepenuhnya berada dalam kendali prosedur operasional standar (SOP) yang telah disiapkan sebelumnya. Ia menegaskan, setiap situasi darurat sudah memiliki protokol yang harus diikuti oleh prajurit.

“Apakah 100 persen aman bunkernya mereka atau lain sebagainya. Saya kira SOP mereka sudah ada dan bagaimana nanti pelaksanaannya kita nanti tunggu,” kata dia.

Dalam kondisi tertentu, kata Maruli, prajurit memang memiliki instruksi jelas untuk berlindung di bunker sebagai bagian dari prosedur keselamatan. Namun, efektivitas perlindungan tersebut masih akan menjadi bagian dari evaluasi lebih lanjut.

“Sebetulnya itu sudah SOP-nya dalam penugasan, dalam kondisi tertentu mereka ada instruksi untuk masuk banker dan lain sebagainya. Jadi makanya kita harus ada nanti, saya kira pasti ada tim yang akan mencari bagaimana sebetulnya peristiwa tersebut,” jelas Maruli.

Pernyataan ini muncul di tengah sorotan terhadap keamanan pasukan Indonesia setelah serangkaian insiden di Lebanon yang menyebabkan korban jiwa dan luka. Evaluasi menyeluruh pun dipastikan akan dilakukan untuk mengungkap apakah prosedur yang ada sudah berjalan optimal atau perlu diperkuat.

Di sisi lain, Maruli mencoba menenangkan keluarga prajurit yang masih bertugas di wilayah konflik. Ia menegaskan bahwa para personel telah dibekali kemampuan dan pemahaman untuk menghadapi berbagai situasi berisiko.

“Ya tidak usah risau sebetulnya, mereka juga sebetulnya yang tahu apa yang harus dilakukan. Tapi apapun juga semua pasti ada resikonya di tengah-tengah kejadian tersebut. Yang penting doakan saja semua bisa berjalan dengan baik,” tandas dia.

Kini, fokus pemerintah dan TNI tidak hanya pada penanganan korban, tetapi juga memastikan sistem perlindungan bagi pasukan di lapangan benar-benar mampu menjawab tantangan konflik yang semakin kompleks.

Sebelumnya, ancaman terhadap pasukan perdamaian Indonesia di Lebanon kian nyata. Di tengah eskalasi konflik yang belum mereda, tiga prajurit TNI kembali dilaporkan terluka, menambah panjang daftar insiden yang mengguncang misi penjaga perdamaian dunia.

Menteri Luar Negeri RI Sugiono mengungkapkan, laporan terbaru yang diterimanya, saat berada di Ruang VVIP Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Sabtu (4/4/2026).

“Tadi malam juga saya menerima laporan bahwa ada tiga prajurit TNI yang terluka yang juga penyebabnya seperti halnya dari dua insiden yang sebelumnya terjadi itu masih diinvestigasi oleh UNIFIL,” jelas dia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Insiden ini menjadi bagian dari rangkaian serangan yang menimpa pasukan Indonesia dalam misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL). Dalam sepekan terakhir, tercatat sudah tiga insiden serius yang melibatkan personel Indonesia di wilayah konflik tersebut.

Merespons situasi yang memburuk, pemerintah Indonesia bergerak cepat di level internasional. Melalui Perwakilan Tetap RI di New York, Indonesia langsung meminta Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) menggelar rapat darurat.(agr/raa)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Korban SK ASN Palsu di Pemkab Gresik Masuk Kerja dalam Kondisi Hamil Tua

Korban SK ASN Palsu di Pemkab Gresik Masuk Kerja dalam Kondisi Hamil Tua

Pada hari kejadian, sudah ada 14 orang yang menjadi korban penipuan SK Pengangkatan PNS dan PPPK palsu yang bekerja pada hari pertama di sejumlah OPD setelah menerima SK.
Komdigi Siapkan Roadmap Perang Lawan Hoaks di Era AI, Pemerintah Kejar Disinformasi dengan Teknologi

Komdigi Siapkan Roadmap Perang Lawan Hoaks di Era AI, Pemerintah Kejar Disinformasi dengan Teknologi

Komdigi memfinalisasi Roadmap AI Nasional dan Pedoman Etika AI. Dua instrumen ini dirancang untuk memperkuat ekosistem kebijakan, riset, hingga investasi.
Saiful Mujani Dilaporkan Terkait Konten Makar, Ini Respons Polda Metro Jaya

Saiful Mujani Dilaporkan Terkait Konten Makar, Ini Respons Polda Metro Jaya

Pengamat politik senior, Saiful Mujani dilaporkan ke Polda Metro Jaya, terkait unggahan di media sosial yang memuatkan ajakan makar untuk menjatuhkan Presiden RI, Prabowo Subianto.
Percuma Cetak Banyak Gol kalau Tak Bisa Singkirkan Persib, Bung Binder Kirim Pesan Tegas untuk Persija Jakarta

Percuma Cetak Banyak Gol kalau Tak Bisa Singkirkan Persib, Bung Binder Kirim Pesan Tegas untuk Persija Jakarta

Bung Binder kirim pesan tegas untuk Persija Jakarta. Ingatkan Persija Jakarta jangan fokus cetak banyak gol untuk saingi Persib Bandung. Lebih baik fokus menang
Gelar Cooling System di Polres Dogiyai, Divpropam Polri Lakukan Pendekatan Humanis

Gelar Cooling System di Polres Dogiyai, Divpropam Polri Lakukan Pendekatan Humanis

Upaya memulihkan hubungan dan memperkokoh stabilitas keamanan terus dilakukan di Kabupaten Dogiyai. Kedatangan tim dari Divpropam Mabes Polri tidak hanya
Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Bandung, Jejak Kasus Lama Terkuak: Dari 1984 hingga 2014 Pernah Terjadi

Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Bandung, Jejak Kasus Lama Terkuak: Dari 1984 hingga 2014 Pernah Terjadi

Kasus bayi nyaris tertukar di RSHS Bandung kembali sorot lemahnya pengawasan. Ternyata kejadian serupa sudah pernah terjadi sejak 1984 dan 2014.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dinilai lebih unggul dari Thailand dan Vietnam, namun masih menghadapi kendala skuad jelang Piala Asia 2027 dan sulit bersaing di level Asia.
Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April yang akan menyajikan dua laga dari sektor putri dan putra pada hari kedua seri Solo.
Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan jawaban jenaka ketika diajak pelatih Timnas Indonesia John Herdman untuk berolahraga lari atau joging bersama-sama.
Selengkapnya

Viral