GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sampah Antariksa Hebohkan Langit Lampung, Terungkap Bukan Meteor tapi Sisa Roket China

Sampah antariksa terlihat di langit Lampung, dipastikan berasal dari roket China CZ-3B. Fenomena ini bukan meteor dan sempat viral di masyarakat.
Senin, 6 April 2026 - 08:16 WIB
Sampah Antariksa Hebohkan Langit Lampung, Terungkap Bukan Meteor tapi Sisa Roket China
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Fenomena sampah antariksa mendadak menghebohkan warga Lampung dan Banten setelah benda bercahaya melintas di langit pada Sabtu malam, 4 April 2026. Kemunculan sampah antariksa ini sempat memicu spekulasi luas, mulai dari meteor, komet, hingga dugaan benda militer.

Namun, para ahli memastikan bahwa objek tersebut adalah sampah antariksa berupa sisa badan roket milik China yang terbakar saat memasuki atmosfer Bumi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sampah Antariksa Terlihat Jelas di Langit Lampung

Fenomena sampah antariksa ini terlihat jelas oleh warga di sejumlah wilayah Lampung seperti Lampung Selatan, Pesawaran, hingga Lampung Timur. Dalam berbagai rekaman video yang beredar, sampah antariksa tampak sebagai benda terang yang meluncur perlahan dan kemudian terpecah menjadi beberapa bagian.

Durasi kemunculan sampah antariksa ini bahkan mencapai lebih dari 30 detik, cukup lama untuk menarik perhatian masyarakat luas.

Banyak warga awalnya mengira objek tersebut adalah meteor atau komet. Namun, karakteristik gerak yang relatif lambat menjadi indikator kuat bahwa benda tersebut adalah sampah antariksa, bukan fenomena alami.

BRIN Pastikan Sampah Antariksa dari Roket China

Peneliti dari Badan Riset dan Inovasi Nasional memastikan bahwa fenomena tersebut merupakan sampah antariksa dari roket China jenis CZ-3B.

Menurut Thomas Djamaluddin, berdasarkan data pelacakan orbit, sampah antariksa ini berasal dari sisa peluncuran roket yang melintas dari arah India menuju Samudra Hindia di sebelah barat Sumatera.

Saat memasuki atmosfer Bumi, sampah antariksa tersebut turun hingga di bawah ketinggian 120 kilometer. Pada titik ini, gesekan dengan atmosfer menyebabkan benda tersebut terbakar dan pecah, sehingga terlihat seperti hujan cahaya di langit.

Bukan Meteor, Ini Ciri Khas Sampah Antariksa

Fenomena sampah antariksa ini juga dikonfirmasi oleh pihak Observatorium Astronomi Itera Lampung. Mereka menyatakan bahwa objek tersebut bukan meteor maupun komet.

Ciri utama yang membedakan sampah antariksa dengan meteor adalah kecepatannya. Sampah antariksa cenderung bergerak lebih lambat karena berasal dari benda buatan manusia yang kembali ke atmosfer.

Selain itu, sampah antariksa sering kali terlihat pecah menjadi beberapa bagian saat terbakar, seperti yang terjadi di langit Lampung.

Fenomena ini juga terekam kamera all sky milik observatorium pada pukul 19.59 WIB, memperkuat bukti bahwa objek tersebut adalah sampah antariksa.

Lintasan dan Asal Usul Sampah Antariksa

Berdasarkan data pelacakan satelit, sampah antariksa ini merupakan bagian dari roket CZ-3B R/B yang diluncurkan dari China pada Januari 2025.

Sebelum memasuki atmosfer, sampah antariksa tersebut sempat mengorbit Bumi pada ketinggian sekitar 781 kilometer dengan kecepatan mencapai 7,46 km per detik.

Lintasan orbitnya melintasi kawasan Asia Tenggara hingga Australia. Ketika orbitnya menurun, sampah antariksa akhirnya masuk ke atmosfer dan terbakar, menciptakan fenomena cahaya yang terlihat dari daratan.

Tidak Ada Dampak, Warga Diminta Tetap Tenang

Meski fenomena sampah antariksa ini sempat membuat khawatir, pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) memastikan tidak ada laporan kerusakan maupun benda jatuh di wilayah Lampung.

Hal ini menunjukkan bahwa sampah antariksa tersebut habis terbakar di atmosfer sebelum mencapai permukaan Bumi.

Fenomena seperti ini sebenarnya bukan hal baru, namun jarang terlihat jelas oleh masyarakat. Kemunculan sampah antariksa di langit Indonesia menjadi pengingat bahwa aktivitas luar angkasa memiliki dampak hingga ke Bumi.

Fenomena Langit April Ikut Menarik Perhatian

Selain sampah antariksa, langit April 2026 juga diwarnai berbagai fenomena astronomi lain seperti kemunculan komet dan hujan meteor.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, berbeda dengan fenomena alami tersebut, sampah antariksa berasal dari aktivitas manusia di luar angkasa. Hal ini membuat fenomena ini memiliki karakteristik unik sekaligus menjadi perhatian global.

Dengan semakin banyaknya peluncuran roket dan satelit, potensi kemunculan sampah antariksa di masa depan juga diperkirakan akan meningkat. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR Desak Pemerintah Tetapkan Karhutla Jadi Bencana Nasional

DPR Desak Pemerintah Tetapkan Karhutla Jadi Bencana Nasional

Dia mengatakan karhutla di Pulau Kalimantan terjadi beberapa wilayah hingga kondisinya semakin parah.
Tanggapi Budi Arie, Gerindra Tegaskan Belum Bahas Pemilu 2029

Tanggapi Budi Arie, Gerindra Tegaskan Belum Bahas Pemilu 2029

Juru Bicara Partai Gerindra Sugiat Santoso menanggapi pernyataan Ketua Umum Pro Jokowi (Projo) Budi Arie Setiadi soal kemungkinan percepatan Pemilu 2029. Dia
3 Shio Mendadak Hoki pada 26 Agustus 2026: Babi Paling Cuan

3 Shio Mendadak Hoki pada 26 Agustus 2026: Babi Paling Cuan

Ramalan keuangan shio 26 Agustus 2026, dan angka hoki 12 shio. Simak tiga shio yang mendadak cuan serta peluang finansial lainnya hari ini.
Viral Lukisan Mirip Teddy Indra Wijaya di Pintu KRL, KAI Commuter Beri Klarifikasi

Viral Lukisan Mirip Teddy Indra Wijaya di Pintu KRL, KAI Commuter Beri Klarifikasi

Video lukisan di pintu KRL yang disebut mirip Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya viral di media sosial. KAI Commuter pun angkat bicara dan menegaskan sosok.
Arteta Bikin Gabriel Martinelli Kecewa, Skuad Arsenal Ikut Tak Nyaman hingga Al Hilal Siapkan Tawaran

Arteta Bikin Gabriel Martinelli Kecewa, Skuad Arsenal Ikut Tak Nyaman hingga Al Hilal Siapkan Tawaran

Gabriel Martinelli kecewa dengan perlakuan Mikel Arteta di Arsenal. Skuad The Gunners disebut ikut tak nyaman, sementara Al Hilal makin serius mengejarnya.
Skandal Asmara Pegawai ATR/BPN Tuban Digrebek Suami di Kamar Kos: Daster Pink dan Celana Dalam jadi Barang Bukti

Skandal Asmara Pegawai ATR/BPN Tuban Digrebek Suami di Kamar Kos: Daster Pink dan Celana Dalam jadi Barang Bukti

Skandal asmara terlarang di lingkungan instansi pemerintahan kembali menghebohkan publik. Dua pegawai kantor ATR/BPN Kabupaten Tuban tak berkutik saat digrebek

Trending

Profil Kim Seung Yoon, Aktris Korea Calon Istri Jang Dong Yoon yang Debut di The Tale of Nokdu

Profil Kim Seung Yoon, Aktris Korea Calon Istri Jang Dong Yoon yang Debut di The Tale of Nokdu

Profil Kim Seung Yoon, aktris Korea calon istri Jang Dong Yoon, debut di drama The Tale of Nokdu.
6 Drama dan 7 Film yang Dibintangi Kim Seung Yoon, Aktris Korea yang Akan Menikah dengan Jang Dong Yoon

6 Drama dan 7 Film yang Dibintangi Kim Seung Yoon, Aktris Korea yang Akan Menikah dengan Jang Dong Yoon

Berikut daftar 6 drama dan 7 film yang dibintangi Kim Seung Yoon, aktris Korea yang akan menikah dengan Jang Dong Yoon.
Hitung-hitungan Timnas Voli Putri Indonesia Lolos ke Perempat Final AVC Women's Continental 2026

Hitung-hitungan Timnas Voli Putri Indonesia Lolos ke Perempat Final AVC Women's Continental 2026

Menilik hitung-hitungan peluang Timnas Voli Putri Indonesia untuk lolos ke perempat final AVC Women's Continental 2026. Garuda Pertiwi masih memiliki asa untuk lolos ke babak selanjutnya meski sebelumnya kalah telak dari Thailand.
Stigma "Gotham City" Disebut-sebut Melekat dengan Jakarta Barat, Begini Respons Wali Kota

Stigma "Gotham City" Disebut-sebut Melekat dengan Jakarta Barat, Begini Respons Wali Kota

Stigma "Gotham City" disebut-sebut melekat dengan Jakarta Barat karena dinilai tidak aman seperti kota fiksi yang penuh kejahatan di DC Comics.
Duel Sesama Perwira Polisi di Palangka Raya, Kanit Reskrim Dicopot Usai Kasat Lantas Masuk RS

Duel Sesama Perwira Polisi di Palangka Raya, Kanit Reskrim Dicopot Usai Kasat Lantas Masuk RS

Seorang perwira polisi berinisial EB harus rela kehilangan jabatannya sebagai Kepala Unit Reserse Kriminal (Kanit Reskrim) Polsek Pahandut. 
Bukan Cuma Soal Profit, Ini Tantangan Baru yang Dihadapi Trader di Pasar yang Makin Cepat

Bukan Cuma Soal Profit, Ini Tantangan Baru yang Dihadapi Trader di Pasar yang Makin Cepat

Di balik keputusan seorang trader, terdapat ekosistem yang mencakup informasi, teknologi, eksekusi, hingga komunitas yang ikut memengaruhi cara mengambil keputusan.
Cekikan Ekonomi Amerika ke Iran Makin Kencang, Ini Lima Sektor Baru yang Terkena Sanksi

Cekikan Ekonomi Amerika ke Iran Makin Kencang, Ini Lima Sektor Baru yang Terkena Sanksi

Sanksi baru Amerika Serikat terhadap Iran berfokus pada lima sektor utama ekonomi negara tersebut, seperti penerbangan, pelayaran, teknologi, emas, dan aset digital, kata Menteri Keuangan AS Scott Bessent pada Senin (24/8).
Selengkapnya

Viral