News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

KPAI Desak Perlindungan Maksimal Anak Korban Peluru Nyasar di Gresik, Pendampingan Psikologis Harus Segera Diberikan

KPAI minta anak korban peluru nyasar di Gresik mendapat pendampingan psikologis dan perlindungan hukum. Kasus ini libatkan latihan TNI AL.
Selasa, 7 April 2026 - 11:39 WIB
Ilustrasi peluru nyasar
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com - Kasus peluru nyasar yang melukai dua pelajar di Gresik, Jawa Timur, mendapat perhatian serius dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia. Lembaga tersebut menegaskan pentingnya perlindungan menyeluruh bagi korban, baik dari sisi hukum maupun pemulihan psikologis.

Anggota KPAI, Diyah Puspitarini, menyampaikan bahwa anak-anak yang menjadi korban harus mendapatkan pendampingan intensif sesuai amanat undang-undang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pendampingan Psikologis Jadi Prioritas

KPAI menekankan bahwa kasus ini tidak hanya soal penanganan medis, tetapi juga dampak trauma yang dialami korban. Oleh karena itu, pendampingan psikologis menjadi hal yang tidak bisa ditunda.

Mengacu pada Undang-Undang Perlindungan Anak, khususnya Pasal 59A, negara wajib memberikan perlindungan khusus kepada anak yang menjadi korban kekerasan atau peristiwa berbahaya.

“Proses hukum harus berjalan cepat, dan anak harus mendapatkan pendampingan psikologis serta perlindungan hukum,” tegas Diyah.

Langkah ini penting untuk memastikan kondisi mental korban tetap terjaga setelah mengalami kejadian yang berpotensi menimbulkan trauma jangka panjang.

KPAI Tindaklanjuti Aduan ke Kementerian Terkait

KPAI juga telah menerima laporan resmi terkait insiden peluru nyasar tersebut. Sebagai tindak lanjut, lembaga ini akan berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk Kementerian Pertahanan.

Langkah ini diambil untuk memastikan adanya evaluasi menyeluruh terhadap kejadian tersebut, termasuk aspek keamanan dan prosedur latihan yang berdekatan dengan area publik.

“Kami akan menyampaikan langsung kepada pihak terkait agar kasus ini mendapat perhatian serius,” ujar Diyah.

Kronologi Kejadian di Sekolah

Insiden ini terjadi saat para siswa tengah mengikuti kegiatan sosialisasi di sebuah SMP Negeri di Gresik pada Desember 2025.

Tanpa diduga, dua siswa berinisial DF (14) dan RO (15) terkena peluru nyasar yang diduga berasal dari aktivitas latihan menembak di lapangan milik TNI Angkatan Laut.

Lokasi lapangan tembak tersebut diketahui berjarak sekitar 2,3 kilometer dari sekolah tempat kejadian.

Kondisi Korban dan Penanganan Medis

Usai kejadian, kedua korban langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan intensif.

Hasil pemeriksaan medis menunjukkan:

  • Peluru bersarang di tangan kiri DF

  • Peluru mengenai punggung kanan RO

  • DF mengalami patah tulang pada telapak tangan dan harus dipasang pen

Keduanya kemudian menjalani operasi besar untuk mengangkat peluru dari tubuh mereka.

Pentingnya Evaluasi Sistem Keamanan

Kasus ini menjadi sorotan karena terjadi di lingkungan pendidikan yang seharusnya menjadi tempat aman bagi anak-anak.

KPAI menilai perlu adanya evaluasi menyeluruh terhadap standar keamanan, terutama aktivitas yang berpotensi membahayakan masyarakat di sekitar area latihan militer.

Selain itu, perlindungan terhadap anak sebagai kelompok rentan harus menjadi prioritas dalam setiap kebijakan dan kegiatan yang berisiko tinggi.

Perlindungan Hukum bagi Korban

Selain pemulihan fisik dan psikologis, KPAI juga menegaskan pentingnya perlindungan hukum bagi korban.

Proses hukum yang transparan dan cepat diharapkan dapat memberikan keadilan bagi korban sekaligus menjadi pembelajaran agar kejadian serupa tidak terulang.

Pendampingan hukum juga diperlukan untuk memastikan hak-hak anak terpenuhi selama proses penanganan kasus berlangsung.

Perhatian Publik dan Tanggung Jawab Negara

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasus peluru nyasar di Gresik ini memantik perhatian luas karena melibatkan anak-anak sebagai korban. Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa keselamatan publik harus menjadi prioritas utama, terutama di sekitar fasilitas berisiko tinggi.

KPAI berharap seluruh pihak terkait dapat bergerak cepat, tidak hanya dalam penanganan kasus, tetapi juga dalam upaya pencegahan ke depan. (ant/nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi: Dalam Tiga Tahun, Sampah di Bandung dan Bogor Berubah Jadi Listrik

Dedi Mulyadi: Dalam Tiga Tahun, Sampah di Bandung dan Bogor Berubah Jadi Listrik

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, bersama Menteri LH, Hanif Faisol Nurofiq, sepakat untuk mempercepat pembangunan instalasi Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Bandung serta kawasan Bogor-Depok.
Breaking News: Ancelotti Sepakat Perpanjang Kontrak, Italia Gigit Jari!

Breaking News: Ancelotti Sepakat Perpanjang Kontrak, Italia Gigit Jari!

Kabar mengejutkan datang dari Amerika Selatan terkait masa depan pelatih kawakan Carlo Ancelotti.
Viral Aduan di JAKI Dibalas Pakai Foto AI, Gubernur Pramono: Saya Minta Cari Siapa yang Upload

Viral Aduan di JAKI Dibalas Pakai Foto AI, Gubernur Pramono: Saya Minta Cari Siapa yang Upload

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta jajarannya mencari orang yang mengedit dan mengunggah foto AI di aplikasi JAKI.
Olah TKP Tewasnya Empat Pekerja di Proyek Bangunan Tanjung Barat, Tim Labfor Polri Uji Sampel Gas Hingga Kandungan Air

Olah TKP Tewasnya Empat Pekerja di Proyek Bangunan Tanjung Barat, Tim Labfor Polri Uji Sampel Gas Hingga Kandungan Air

Polisi terus mengusut dugaan kelalaian dalam kasus tewasnya empat pekerja di proyek bangunan bertingkat, Jalan Tb Simatupang, Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Jumat (3/4).
Memang Boleh Janda Pakai Alat Bantu Pemuas Nafsu Demi Hindari Zina? Begini Hukumnya Kata Buya Yahya

Memang Boleh Janda Pakai Alat Bantu Pemuas Nafsu Demi Hindari Zina? Begini Hukumnya Kata Buya Yahya

Buya Yahya mengungkapkan soal hukum seorang perempuan atau janda menggunakan alat pemuas nafsu demi menyalurkan syahwat yang bergejolak tanpa tersentuh zina.
Dua Mandor Diperiksa Buntut Tewasnya Empat Pekerja di Proyek Bangunan Tanjung Barat Jaksel, Pemilik Gedung Dijadwalkan Kamis

Dua Mandor Diperiksa Buntut Tewasnya Empat Pekerja di Proyek Bangunan Tanjung Barat Jaksel, Pemilik Gedung Dijadwalkan Kamis

Polisi masih mendalami dugaan kelalaian dalam kasus tewasnya empat pekerja di proyek bangunan bertingkat, Jalan Tb Simatupang, Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta Selatan, pada Jumat (3/4).

Trending

Viral Aduan di JAKI Dibalas Pakai Foto AI, Gubernur Pramono: Saya Minta Cari Siapa yang Upload

Viral Aduan di JAKI Dibalas Pakai Foto AI, Gubernur Pramono: Saya Minta Cari Siapa yang Upload

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta jajarannya mencari orang yang mengedit dan mengunggah foto AI di aplikasi JAKI.
Dedi Mulyadi: Dalam Tiga Tahun, Sampah di Bandung dan Bogor Berubah Jadi Listrik

Dedi Mulyadi: Dalam Tiga Tahun, Sampah di Bandung dan Bogor Berubah Jadi Listrik

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, bersama Menteri LH, Hanif Faisol Nurofiq, sepakat untuk mempercepat pembangunan instalasi Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Bandung serta kawasan Bogor-Depok.
Breaking News: Ancelotti Sepakat Perpanjang Kontrak, Italia Gigit Jari!

Breaking News: Ancelotti Sepakat Perpanjang Kontrak, Italia Gigit Jari!

Kabar mengejutkan datang dari Amerika Selatan terkait masa depan pelatih kawakan Carlo Ancelotti.
Bung Ropan Mulai Curiga dengan PSSI, Jangan-jangan 2 Striker Haus Gol Ini Bela Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni

Bung Ropan Mulai Curiga dengan PSSI, Jangan-jangan 2 Striker Haus Gol Ini Bela Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni

Bung Ropan mencurigai langkah PSSI dalam melakukan proses naturalisasi 2 striker haus gol agar bisa membela Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026 nanti.
Jadwal Final Four Proliga 2026 Seri Solo: Megawati Hangestri Cs Langsung Jalani Big Match Jakarta Pertamina Enduro vs Gresik Phonska

Jadwal Final Four Proliga 2026 Seri Solo: Megawati Hangestri Cs Langsung Jalani Big Match Jakarta Pertamina Enduro vs Gresik Phonska

Jadwal final four Proliga 2026 seri Solo pekan ini, di mana Megawati Hangestri dan kawan-kawan langsung menjalani big match antara Jakarta Pertamina Enduro vs Gresik Phonska.
Kelar Bela Timnas Indonesia, Elkan Baggott Kembali Kasih Kabar Kurang Menyenangkan untuk John Herdman

Kelar Bela Timnas Indonesia, Elkan Baggott Kembali Kasih Kabar Kurang Menyenangkan untuk John Herdman

Elkan Baggott kembali memberikan kabar kurang menyenangkan untuk pelatih Timnas Indonesia, John Herdman. Sang bek tengah kembali belum menjadi andalan untuk klubnya.
IHSG Fluktuatif Jelang Putusan FTSE Russell, Pasar Tunggu Arah Status FTSE Indonesia

IHSG Fluktuatif Jelang Putusan FTSE Russell, Pasar Tunggu Arah Status FTSE Indonesia

IHSG bergerak fluktuatif jelang keputusan FTSE Russell 7 April 2026, pasar tunggu arah status FTSE Indonesia dan dampaknya pada dana asing.
Selengkapnya

Viral