News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Prabowo Pangkas Tenggat Jadi 7 Hari, Ratusan IUP Tambang Bermasalah Siap Dicabut Tanpa Kompromi

Prabowo ultimatum cabut ratusan IUP tambang bermasalah dalam 7 hari. Tak ada kompromi untuk izin ilegal di hutan lindung.
Rabu, 8 April 2026 - 19:00 WIB
Presiden Prabowo Pimpin Ratas Virtual, Bahas Terkait Kebijakan Energi-Ekonomi
Sumber :
  • istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Presiden Prabowo Subianto mengeluarkan peringatan keras terkait maraknya izin usaha pertambangan (IUP) bermasalah, khususnya yang beroperasi di kawasan hutan lindung. Dalam rapat kerja di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (8/4/2026), Prabowo menegaskan tidak akan ada toleransi bagi praktik perizinan yang melanggar aturan.

Instruksi tegas itu bahkan disertai ultimatum waktu. Dari usulan awal dua minggu, Prabowo langsung memangkas menjadi hanya satu minggu untuk menyelesaikan evaluasi total terhadap ratusan IUP yang dinilai tidak jelas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ratusan Tambang Disorot, Diduga Langgar Aturan

Dalam arahannya, Prabowo Subianto mengungkap adanya ratusan tambang dengan status izin yang tidak transparan, bahkan beroperasi di kawasan yang seharusnya dilindungi.

Ia menyebut temuan tersebut didapat dari laporan yang masuk, termasuk hasil pengecekan langsung di lapangan. Kondisi ini dinilai berpotensi merugikan negara sekaligus mengancam kelestarian lingkungan.

“Saya dapat laporan, ada ratusan tambang enggak jelas, IUP enggak jelas di hutan lindung,” tegas Prabowo Subianto.

Di sisi lain, ia juga mengapresiasi sikap Kementerian Kehutanan yang dinilai masih konsisten dalam menjaga kawasan hutan dari aktivitas ilegal.

Perintah Langsung ke Menteri ESDM

Presiden secara langsung memerintahkan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh izin tambang bermasalah.

Tidak hanya evaluasi, Prabowo juga menegaskan bahwa pencabutan izin harus dilakukan jika ditemukan pelanggaran atau ketidaksesuaian dengan aturan.

“Kalau enggak jelas, cabut IUP-nya. Kita sudah enggak ada waktu untuk terlalu kasihan,” ujarnya dengan nada tegas.

Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah akan mengambil tindakan cepat dan tegas terhadap sektor pertambangan yang selama ini dinilai rawan penyimpangan.

Tenggat Dipangkas: Dari Dua Minggu Jadi Satu Minggu

Momen menarik terjadi saat diskusi antara Presiden dan Menteri ESDM terkait waktu penyelesaian evaluasi. Saat Bahlil Lahadalia mengusulkan waktu dua minggu, Prabowo langsung menolak.

“Dua minggu? Enak saja dua minggu. Nggak. Seminggu!” potong Prabowo Subianto.

Dengan keputusan ini, seluruh proses evaluasi dan pelaporan hasil harus rampung dalam waktu tujuh hari. Bahlil Lahadalia pun menyatakan kesiapan untuk menjalankan perintah tersebut.

Kepentingan Nasional Jadi Prioritas Utama

Dalam pernyataannya, Prabowo Subianto menegaskan bahwa kepentingan nasional harus berada di atas segalanya. Ia menolak segala bentuk intervensi kepentingan pribadi, kelompok, maupun relasi dalam pengelolaan sumber daya alam.

“Kita hanya membela kepentingan nasional dan kepentingan rakyat,” tegasnya.

Pernyataan ini sekaligus menjadi penegasan arah kebijakan pemerintah dalam menata ulang sektor pertambangan agar lebih transparan, akuntabel, dan berpihak pada negara.

IUP Bermasalah Akan Dicabut Menyeluruh

Presiden memastikan bahwa pencabutan izin tidak akan dilakukan setengah-setengah. Seluruh IUP yang tidak sesuai prinsip atau melanggar aturan akan dicabut secara menyeluruh.

Langkah ini juga disebut sebagai bagian dari upaya memperkuat kontrol negara terhadap sumber daya alam strategis.

“Kita cabut semua IUP yang tidak beres, harus di tangan negara,” tegas Prabowo Subianto.

Selain itu, kebijakan ini diharapkan dapat memperkuat institusi pemerintah dalam mengelola sektor pertambangan secara lebih profesional dan bertanggung jawab.

Sinyal Keras Reformasi Sektor Tambang

Ultimatum yang dikeluarkan Presiden menjadi sinyal kuat dimulainya reformasi di sektor pertambangan nasional. Pemerintah tampak ingin menutup celah praktik perizinan yang selama ini kerap disorot, terutama di kawasan sensitif seperti hutan lindung.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan tenggat waktu yang sangat singkat dan instruksi tanpa kompromi, langkah ini diperkirakan akan berdampak besar pada industri tambang dalam waktu dekat.

Kebijakan ini sekaligus menunjukkan arah baru pemerintahan Prabowo Subianto yang menempatkan penegakan aturan dan kepentingan negara sebagai prioritas utama. (agr/nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Wamendagri Bima Arya Dorong Integrasi Sistem Penanganan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak di Daerah

Wamendagri Bima Arya Dorong Integrasi Sistem Penanganan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak di Daerah

Penguatan sistem di daerah tidak cukup hanya melalui pembentukan kelembagaan, tetapi juga perlu didukung ketersediaan sumber daya dan pembiayaan yang memadai.
Dedi Mulyadi Keluarkan Kebijakan Baru, Korban Begal hingga Penganiayaan di Jabar Tak Lagi Terbebani Tagihan RS

Dedi Mulyadi Keluarkan Kebijakan Baru, Korban Begal hingga Penganiayaan di Jabar Tak Lagi Terbebani Tagihan RS

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengeluarkan instruksi tegas kepada seluruh rumah sakit di wilayah Jawa Barat usai dirinya menerima laporan soal korban begal.
Kabur Usai Gudang Minyakita Digeledah, Pemilik Gudang Oplosan Ditangkap Polisi

Kabur Usai Gudang Minyakita Digeledah, Pemilik Gudang Oplosan Ditangkap Polisi

Penangkapan dilakukan personel Subdit I Indagsi Ditreskrimsus Polda Bengkulu setelah memperoleh informasi mengenai keberadaan terduga pelaku. H-S diketahui bergerak menggunakan sepeda motor dari wilayah Sumatera Selatan menuju Kota Bengkulu.
Benarkah Tio Ferdian Rahmana Anak Pejabat? Ini Fakta di Balik Sosok Runner Up Raka Raki Jatim 2026 yang Diduga Suruh Pacar Aborsi

Benarkah Tio Ferdian Rahmana Anak Pejabat? Ini Fakta di Balik Sosok Runner Up Raka Raki Jatim 2026 yang Diduga Suruh Pacar Aborsi

Tio Ferdian Rahmana, Runner Up Raka Raki Jatim 2026, jadi sorotan usai muncul dugaan meminta kekasihnya aborsi. Benarkah ia anak pejabat? Simak fakta selengkapnya.
Bali United Umumkan Format Dewata Challenge Series, Persib Wajib Sapu Bersih untuk Bayar Kegagalan di Piala Presiden 2026

Bali United Umumkan Format Dewata Challenge Series, Persib Wajib Sapu Bersih untuk Bayar Kegagalan di Piala Presiden 2026

Ini menjadi kembalinya Persib Bandung ke turnamen setelah gagal meraih gelar juara Piala Presiden 2026. Sementara itu, Bali United pun akhirnya membuka persiapan untuk menatap musim 2026-2027. 
Profil Tian Ngantung, Pembalap Honda Jazz di Balik Tragedi Drag Race Kotamobagu yang Tewaskan 8 Penonton

Profil Tian Ngantung, Pembalap Honda Jazz di Balik Tragedi Drag Race Kotamobagu yang Tewaskan 8 Penonton

Profil Tian Ngantung, pembalap Honda Jazz yang terlibat kecelakaan maut drag race Kotamobagu. Mobilnya hilang kendali dan menabrak penonton hingga 8 tewas

Trending

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Hasil imbang kontra Singapura di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026), membuat Timnas Indonesia gagal mengamankan tiket ke semifinal Piala AFF 2026.
Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Hingga Amerika penuhi semua syarat, Iran tidak akan membuka Selat Hormuz, syarat itu termasuk mengakhiri ancaman terhadap Teheran.
Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Operasi gabungan BNN, TNI AL, Bea Cukai, Polri, BIN, dan Polda Kepri berhasil menggagalkan penyelundupan 1,3 ton ketamin dari kapal King Sun di Perairan Natuna.
Prabowo Resmi Kirim Nama Calon Gubernur BI ke DPR, Hanya Satu Nama: Destry Damayanti!

Prabowo Resmi Kirim Nama Calon Gubernur BI ke DPR, Hanya Satu Nama: Destry Damayanti!

Pemerintah hanya mengusulkan satu nama, yakni Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti yang saat ini menjabat sebagai Pejabat Sementara (Pjs) Gubernur BI.
Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Aparat dari Polrestabes Bandung bersama Polda Jawa Barat masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan pelaku.
Pelaku Mutilasi di Depok Sempat Bicara Hal Menyeramkan soal Pembunuhan ke Temannya

Pelaku Mutilasi di Depok Sempat Bicara Hal Menyeramkan soal Pembunuhan ke Temannya

Pelaku mutilasi di Depok ternyata sempat berbicara hal menyeramkan soal pembunuhan ke temannya. 
Mengenal Tio Ferdian Rahmana, Runner Up Raka Raki Jatim 2026 yang Diduga Minta Pacar Aborsi, Benarkah Anak Pejabat?

Mengenal Tio Ferdian Rahmana, Runner Up Raka Raki Jatim 2026 yang Diduga Minta Pacar Aborsi, Benarkah Anak Pejabat?

Siapa Tio Ferdian Rahmana, Runner Up Raka-Raki Jatim 2026? Simak profil, pendidikan, perjalanan, serta fakta soal isu dirinya anak pejabat.
Selengkapnya

Viral