Jalur Garut-Pameungpeuk Tak Bisa Dilalui, Material Longsor Setinggi 1,5 Meter Timbun Badan Jalan
- Antara
Jakarta, tvOnenews.com - Akses jalan utama provinsi yang menghubungkan wilayah perkotaan dengan Garut Selatan dilaporkan terputus akibat terjangan tanah longsor pada Rabu (8/4) sore.
Bencana ini melanda dua titik krusial, yakni di wilayah Kecamatan Cihurip dan Kecamatan Cikajang, Kabupaten Garut, Jawa Barat.
Merespons kejadian tersebut, personel gabungan yang terdiri dari kepolisian, aparatur pemerintah, relawan, hingga warga setempat langsung turun ke lokasi untuk melakukan penanganan darurat.
Prioritas utama petugas adalah menyingkirkan material tanah agar arus lalu lintas bisa segera kembali normal.
Kapolsek Cihurip, Iptu Asep Juarna, menjelaskan bahwa pihaknya tengah berupaya semaksimal mungkin di lapangan. Namun, tebalnya material longsor memerlukan bantuan mesin untuk mempercepat proses evakuasi.
"Proses evakuasi material longsor masih menunggu kedatangan alat berat guna mempercepat pembersihan badan jalan," ujar Asep saat memberikan keterangan.
Longsor dipicu oleh hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah selatan Garut sejak siang hari.
Kawasan terparah berada di Jalan Raya Garut-Pameungpeuk, tepatnya di area Gunung Gelap, Desa Mekarwangi, Kecamatan Cihurip.
Di lokasi ini, gundukan tanah sepanjang 10 meter dengan lebar enam meter dan ketinggian mencapai 1,5 meter menutup total permukaan jalan.
"Kondisi ini menyebabkan akses Jalan Garut-Pameungpeuk tidak dapat dilalui oleh kendaraan," tambah Asep Juarna.
Selain di Gunung Gelap, gangguan lalu lintas juga terjadi di jalur provinsi lainnya, tepatnya di Kampung Sodong, Desa Kramatwangi, Kecamatan Cikajang.
Camat Cikajang, Riyana Tasripin, mengonfirmasi ada tiga titik tebing yang runtuh dan menutupi jalan di wilayahnya.
Berkat aksi cepat warga, jalur di Sodong saat ini sudah mulai bisa dilalui secara terbatas.
"Sementara jalan di Sodong secara swadaya sudah bisa dilewati roda dua, menunggu alat berat yang sudah meluncur ke TKP," kata Riyana.
Beruntung, rentetan kejadian longsor ini tidak memakan korban jiwa. Meski demikian, aktivitas mobilitas warga dari arah selatan menuju Kota Garut maupun sebaliknya sempat mengalami hambatan serius.
Hingga berita ini diturunkan, setelah sebagian material berhasil dipinggirkan, petugas mulai memberlakukan sistem buka-tutup jalan secara bergantian.
Load more