GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Garut

Reaksi Unik Dedi Mulyadi saat Tahu Rambut 18 Siswi SMK di Garut Dipotong Guru, Langsung Dibawa ke Salon

Reaksi Unik Dedi Mulyadi saat Tahu Rambut 18 Siswi SMK di Garut Dipotong Guru, Langsung Dibawa ke Salon

Langkah unik diambil Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), dalam menangani trauma psikologis yang dialami 18 siswi SMKN 2 Garut usai rambut mereka dipotong secara sepihak di sekolah, 
Dedi Mulyadi Tegur Guru BK Potong Paksa Rambut 18 Siswi SMKN 2 Garut: Minta Dimaklumi karena Faktor Ini

Dedi Mulyadi Tegur Guru BK Potong Paksa Rambut 18 Siswi SMKN 2 Garut: Minta Dimaklumi karena Faktor Ini

Guru BK tersebut kemudian menjelaskan bahwa pihak sekolah merasa terganggu dengan gaya penampilan para siswi yang dianggap terlalu mencolok.
Tangis Siswi SMKN 2 Garut Mengadu ke Dedi Mulyadi, Ngaku Trauma Rambut Dipotong Guru BK, KDM: Udah Lah Biasa Aja

Tangis Siswi SMKN 2 Garut Mengadu ke Dedi Mulyadi, Ngaku Trauma Rambut Dipotong Guru BK, KDM: Udah Lah Biasa Aja

Menanggapi curahan hati para siswi, Dedi Mulyadi mencoba menenangkan suasana. Ia meminta para siswi tidak terus larut dalam rasa sedih
18 Siswa di Garut Trauma Rambut Dipotong, Tuntut Guru Dipindahkan ke Sekolah Lain, Dedi Mulyadi Ambil Sikap Tegas

18 Siswa di Garut Trauma Rambut Dipotong, Tuntut Guru Dipindahkan ke Sekolah Lain, Dedi Mulyadi Ambil Sikap Tegas

Menurut Asep, tindakan itu dipicu laporan mengenai warna rambut siswa. Namun ia mempertanyakan alasan sekolah tidak melibatkan orang tua sebelum mengambil tindakan.
Minta Maaf dan Mengaku "Berdosa" Usai Cukur Rambut Belasan Siswinya, Dedi Mulyadi Soroti Niat dan Tujuan Guru BK di Garut

Minta Maaf dan Mengaku "Berdosa" Usai Cukur Rambut Belasan Siswinya, Dedi Mulyadi Soroti Niat dan Tujuan Guru BK di Garut

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyoroti niat dan tujuan guru BK salah satu SMKN di Garut yang viral usai mencukur rambut belasan siswinya. 
Di Hadapan KDM, Guru BK di Garut Ungkap Alasannya Cukur Rambut Belasan Siswi: Rambutnya Berwarna, di Luar Gerbang Sekolah Dibuka Kerudungnya, Masih Pakai Seragam

Di Hadapan KDM, Guru BK di Garut Ungkap Alasannya Cukur Rambut Belasan Siswi: Rambutnya Berwarna, di Luar Gerbang Sekolah Dibuka Kerudungnya, Masih Pakai Seragam

Di hadapan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, guru BK di salah satu SMKN di Garut mengungkap alasannya mencukur rambut belasan siswinya. 
Selengkapnya
Guru BK di Garut Cukur Rambut Belasan Siswinya, Dedi Mulyadi Tanya Langsung Alasannya Warnai Rambut dan Pakai Makeup Menor, Siswi: Biar Cantik Pak!

Guru BK di Garut Cukur Rambut Belasan Siswinya, Dedi Mulyadi Tanya Langsung Alasannya Warnai Rambut dan Pakai Makeup Menor, Siswi: Biar Cantik Pak!

Viral di media sosial soal guru BK di salah satu SMKN di Garut mencukur rambut belasan siswinya. Sontak video yang viral ini disorot Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.
Di Hadapan KDM, Guru BK Ngaku Menyesal Cukur Rambut Paksa Sebabkan Siswi SMKN 2 Garut Trauma: Saya Berdosa

Di Hadapan KDM, Guru BK Ngaku Menyesal Cukur Rambut Paksa Sebabkan Siswi SMKN 2 Garut Trauma: Saya Berdosa

Guru BK SMKN 2 Garut, Ai Nursaidah meminta maaf sudah paksa memotong rambut belasan siswi. Ia menyampaikan ini saat diundang Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Rambut 18 Siswi SMKN 2 Garut Dipotong Paksa Viral, Gubernur Dedi Mulyadi Heran Alasan Guru BK Tak Masuk Akal

Rambut 18 Siswi SMKN 2 Garut Dipotong Paksa Viral, Gubernur Dedi Mulyadi Heran Alasan Guru BK Tak Masuk Akal

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi (KDM) mendengar alasan guru BK merazia dan memotong rambut berwarna 18 siswi SMKN 2 Garut sehingga viral di medsos.
Tidak Jadi di Cibalong, KDM Pindahkan Prosesi Mengarak Mahkota Binokasih Sanghyang dengan Kereta Kencana Ki Jaga Raksa di Garut Hari Ini

Tidak Jadi di Cibalong, KDM Pindahkan Prosesi Mengarak Mahkota Binokasih Sanghyang dengan Kereta Kencana Ki Jaga Raksa di Garut Hari Ini

Milangkala Tatar Sunda atau hari jadi provinsi akan digelar di Garut, hari ini, Selasa (5/5) malam dimeriahkan pasukan berkuda
Gempa Terkini: Garut Diguncang Gempa Magnitudo 2,8, Kedalaman 4 Kilometer

Gempa Terkini: Garut Diguncang Gempa Magnitudo 2,8, Kedalaman 4 Kilometer

Inilah gempa terkini yang terjadi pada Senin (4/5/2026). Gempa Magnitudo 2,8 mengguncang wilayah Garut, Jawa Barat.
Sempat Lumpuh Total Akibat Longsor, Jalur Selatan Garut Sudah Bisa Dilewati

Sempat Lumpuh Total Akibat Longsor, Jalur Selatan Garut Sudah Bisa Dilewati

Akses kendaraan di jalur selatan wilayah Bungbulang, Kabupaten Garut, Jawa Barat, akhirnya kembali pulih. 
Memuat Konten Berikutnya...

Trending

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Aksi bejat yang dilakukan Kiai Ashari di Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah perlahan terbongkar oleh kesaksian para korban. Kini oknum telah jadi tersangka
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Terbongkar Modus "Pesan Tengah Malam" Kiai Ashari di Ponpes Pati dan Dugaan Adanya Upaya Suap Tutup Kasus

Terbongkar Modus "Pesan Tengah Malam" Kiai Ashari di Ponpes Pati dan Dugaan Adanya Upaya Suap Tutup Kasus

LPSK mengambil langkah proaktif untuk melindungi puluhan santriwati yang menjadi korban dugaan pencabulan di Pesantren Tahfidzul Qur’an Ndholo Kusumo, Pati. 
Seorang Santriwati Bongkar Alasan Para Korban Turuti Ajakan Tidur Kiai Ashari: Dibilang Obat Penyakit Hati

Seorang Santriwati Bongkar Alasan Para Korban Turuti Ajakan Tidur Kiai Ashari: Dibilang Obat Penyakit Hati

Seorang santriwati dari Ponpes Ndholo Kusumo Pati mewakili 50 korban membeberkan alasan kenapa para korban mau menuruti permintaan temani tidur Kiai Ashari.
Kesaksian Korban Terkait Modus Sehari-hari Kiai Ashari terhadap Santriwati: Biasanya Selesai Pijit Dicium Pipi

Kesaksian Korban Terkait Modus Sehari-hari Kiai Ashari terhadap Santriwati: Biasanya Selesai Pijit Dicium Pipi

Seorang santriwati Ponpes Ndholo Kusumo Pati akhirnya bicara kepada publik terkait modus Kiai Ashari sebelum melancarkan aksinya dengan mencabuli para korban.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT