News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Masyarakat Dinilai Puas Pelaksanaan Mudik Lebaran 2026, Kenyamanan Jadi Indikator Utama

Tingkat kepuasan publik dalam pelaksanaan mudik Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026 tercatat mencapai 85,3 persen.
Kamis, 9 April 2026 - 17:06 WIB
Pelaksanaan Mudik Lebaran 2026, Survei Catatkan Tingginya Tingkat Kepuasan Publik
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Tingkat kepuasan publik dalam pelaksanaan mudik Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026 tercatat mencapai 85,3 persen.

Capaian tersebut mencatatkan apresiasi

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pengamat transportasi, Darmaningtyas
Pengamat transportasi, Darmaningtyas
Sumber :
  • Istimewa
tinggi dari para pemudik terhadap kinerja pemerintah dan kepolisian dalam pelaksanaan arus mudik dan balik Lebaran 2026.
Pengamat transportasi, Darmaningtyas
Pengamat transportasi, Darmaningtyas
Sumber :
  • Istimewa

Pengamat transportasi, Darmaningtyas menjelaskan bahwa keberhasilan mudik tahun ini dapat diukur dari dua indikator utama, yakni kelancaran dan keselamatan perjalanan.

"Dalam mudik ada dua indikator, satu soal kelancaran, kedua dari aspek keselamatan. Dengan adanya One Way bagi pemudik maupun saat arus balik tentu itu membuat perjalanan lancar. Aspek keselamatan salah satu yang selalu kita harapkan kalau saat mudik adalah menurunnya angka laka lantas baik luka ringan berat maupun meninggal," kata Darmaningtyas kepada awak media, Jakarta, Kamis (9/4/2026).

Darmaningtyas mengatakan kedua indikator tersebut dinilai berhasil dicapai pada penyelenggaraan mudik tahun ini sehingga wajar jika masyarakat memberikan penilaian tinggi.

"Dua indikator itu sebenarnya tercapai pada tahun ini, wajar apabila masyarakat pemudik mengapresiasi dengan memberikan penilaian yang cukup tinggi terhadap kinerja lalu lintas dalam penyelenggaraan angkutan mudik 2026 baik saat arus mudik maupun arus balik. Saya kira yang menjadi dasar penilaian bagi warga terhadap kebijakan operasi ketupat selama mudik lebaran 2026," ungkapnya.

Menurutnya, tingginya apresiasi masyarakat tidak terlepas dari koordinasi dan kolaborasi berbagai pihak, termasuk dalam penyampaian informasi dan pemanfaatan teknologi.

"Apresiasi yang tinggi dari masyarakat tidak lepas dari adanya koordinasi dan kolaborasi antar berbagai pihak dalam penyelenggaraan mudik lebaran, termasuk juga di dalam mengkomunikasikan regulasi-regulasi terkait dengan mudik, dan juga tentu ditopang oleh teknologi yang baik terutama dari command center Jasa Marga bisa melihat kepadatan lalu lintas, sehingga kepolisian bisa menentukan kebijakan rekayasa apakah contraflow atau one way," ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa sinergi antarlembaga menjadi kunci utama keberhasilan penyelenggaraan mudik tahun ini.

"Sinergi dan koordinasi kolaborasi antar berbagai pihak yang mendorong atau mewujudkan penyelenggaraan angkutan mudik lebaran lancar dan selamat," lanjutnya.

Meski demikian, dari sisi kenyamanan masih terdapat sejumlah catatan, terutama terkait kepadatan di rest area. Hal ini dinilai bisa dipahami, mengingat situasi yang terjadi dilapangan. 

"Dari aspek kenyamanan saya kira dalam kondisi seperti ini kita tidak bisa bicara kenyamanan. Misalnya saat memasuki rest area pengguna kendaraan pribadi parkir di bahu jalan tentu ini mengurangi kenyamanan tetapi dalam situasi yang di luar kebiasaan minus kenyamanan ini bisa dipahami," ungkapnya.

Ke depan, Darmaningtyas mendorong adanya optimalisasi jalur arteri untuk mendukung kelancaran arus mudik dan balik untuk pergerakan kendaraan, sehingga dapat mengurangi beban yang ada di jalan tol dan arteri.

"Pada saat mudik arteri bisa dimanfaatkan bagi mereka yang dari arah Timur ke arah Jabodetabek demikian juga pada saat arus balik arteri bisa dimanfaatkan untuk mereka yang akan melakukan pergerakan dari arah Jabodetabek ke arah Timur supaya lancar di tol maupun di arteri sehingga tidak ada yang merasa dirugikan," jelasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terakhir, Darmaningtyas mengingatkan pentingnya persiapan sejak dini untuk menghadapi mudik tahun berikutnya, termasuk dalam hal infrastruktur.

"Hal yang perlu diperhatikan sejak sekarang karena waktu lebaran berikutnya 11 bulan lagi harus dipersiapkan sehingga anggaran untuk perbaikan jalan di arteri sudah dialokasikan sekarang. Tahun depan pada saat lebaran jalan arterinya sudah siap demikian juga jalan tolnya ini yang perlu dilakukan oleh pemerintah," pungkasnya.(raa)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kolaborasi Ini Upayakan Perluas Akses Kesehatan Masyarakat

Kolaborasi Ini Upayakan Perluas Akses Kesehatan Masyarakat

Berbagai pihak turut ikut berperan dalam menopang mobilitas fasilitas kesehatan diberbagai daerah Indonesia.
OTW Timnas Calling! Putra Legenda Inggris yang Pernah Bela Persib Dikabarkan Jadi Calon Naturalisasi Baru Malaysia

OTW Timnas Calling! Putra Legenda Inggris yang Pernah Bela Persib Dikabarkan Jadi Calon Naturalisasi Baru Malaysia

Cayden Cole, putra mantan penyerang Timnas Inggris Carlton Cole, dikabarkan tertarik membela Timnas Malaysia pada masa mendatang.
Masuk Grup Neraka di Piala Asia 2027, John Herdman Bilang Timnas Indonesia Siap Beri Kejutan

Masuk Grup Neraka di Piala Asia 2027, John Herdman Bilang Timnas Indonesia Siap Beri Kejutan

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman memancarkan optimisme tinggi usai Skuad Garuda dipastikan tergabung di Grup F Piala Asia 2027 bersama dua raksasa Asia ...
Bukan Cuma Panel Surya, Ini 5 Tantangan Besar Transisi Energi di Asia Tenggara

Bukan Cuma Panel Surya, Ini 5 Tantangan Besar Transisi Energi di Asia Tenggara

Transisi energi Asia Tenggara menghadapi tantangan jaringan listrik, baterai, pendanaan, dan regulasi. Kombinasi ini dapat dikembangkan secara modular dan
Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
Mobil Bergaya RWB Ingin Tampil Beda Tanpa Cat Ulang? Ini Teknologi Wrapping Gentian Blue yang Wajib Disimak

Mobil Bergaya RWB Ingin Tampil Beda Tanpa Cat Ulang? Ini Teknologi Wrapping Gentian Blue yang Wajib Disimak

Tampilan mobil bergaya RWB bisa diperbarui lewat wrapping Gentian Blue bertekstur liquid metal. Gaya modifikasi mobil ala Rauh-Welt Begriff (RWB)

Trending

Akses Kerja Masih Tertutup, Ratusan Karyawan Minta Gubernur Jakarta Turun Tangan

Akses Kerja Masih Tertutup, Ratusan Karyawan Minta Gubernur Jakarta Turun Tangan

Ratusan karyawan Club de Arjuna mendesak Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung turun tangan membuka akses menuju tempat usaha mereka yang masih tertutup tembok.
Kolaborasi Ini Upayakan Perluas Akses Kesehatan Masyarakat

Kolaborasi Ini Upayakan Perluas Akses Kesehatan Masyarakat

Berbagai pihak turut ikut berperan dalam menopang mobilitas fasilitas kesehatan diberbagai daerah Indonesia.
Viral Tsunami 60 Meter Akibat Erupsi Anak Krakatau, Badan Geologi Bongkar Fakta Video TikTok yang Bikin Resah

Viral Tsunami 60 Meter Akibat Erupsi Anak Krakatau, Badan Geologi Bongkar Fakta Video TikTok yang Bikin Resah

Viral kabar tsunami 60 meter akibat erupsi Gunung Anak Krakatau dipastikan hoaks oleh Badan Geologi. Simak fakta erupsi, status Waspada, dan radius aman
Hasil Kualifikasi Sprint Race F1 GP Singapura 2026: Max Verstappen Sukses Amankan Pole Position Asapi George Russell

Hasil Kualifikasi Sprint Race F1 GP Singapura 2026: Max Verstappen Sukses Amankan Pole Position Asapi George Russell

Hasil Kualifikasi Sprint Race F1 GP Singapura 2026 yang berlangsung di Sirkuit Marina Bay, Jumat 9 Oktober dengan sukses Max Verstappen amankan pole position.
Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Federasi Sepak Bola Singapura (FAS) menuai kritik setelah mengumumkan laga persahabatan melawan Brasil dan Paraguay pada November 2026.
Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Selengkapnya

Viral