Jakarta ‘Bernapas’! Efek WFH Disebut Polisi Bikin Jalanan Ibu Kota Mendadak Lengang
- tvOnenews.com/Julio Trisaputra
Jakarta, tvOnenews.com – Pemandangan tak biasa terjadi di jalanan Ibu Kota. Di saat hari kerja biasanya identik dengan kemacetan, kali ini arus lalu lintas Jakarta justru terlihat lebih “bernapas”. Sejumlah ruas jalan utama yang biasa padat mendadak lengang.
Fenomena ini disebut tak lepas dari mulai diterapkannya kebijakan work from home (WFH), yang langsung berdampak pada berkurangnya kendaraan di jalan. Polisi mengungkapkan, perbedaan kondisi lalu lintas hari ini sangat terasa dibanding hari-hari sebelumnya.
”Saat ini saya sedang memantau seluruh wilayah Jakarta, memang terlihat hari ini ada perbedaan yang cukup signifikan dilihat dari volume kendaraan masyarakat yang memanfaatkan kebijakan WFH itu terlihat dari pantauan arus lalu lintas,” ucap Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Komarudin, Jumat, 10 April 2026.
Sejak pagi, polisi mencatat penurunan volume kendaraan yang cukup drastis. Dampaknya, sejumlah titik rawan macet yang biasanya padat kini jauh lebih terkendali.
”Dari pagi tadi, kami pantau memang ada pengurangan volume yang cukup signifikan,” kata mantan Kapolres Metro Jakarta Pusat itu.
Kawasan-kawasan sibuk seperti Jalan Jenderal Sudirman yang biasanya dipadati kendaraan dari berbagai arah, kini terpantau lebih lancar. Hal serupa juga terjadi di ruas Asia Afrika hingga Gerbang Pemuda yang kerap menjadi titik antrean panjang.
”Kemudian bertemu beberapa ruas jalan lain seperti Asia Afrika, Gerbang Pemuda, yang memang biasanya di Layang Ladokgi itu terjadi antrean yang cukup panjang, sampai jam segini, termasuk juga yang akses masuk Jakarta yang dari wilayah barat ke timur, memang terlihat meriah namun tidak sampai terjadi kepadatan,” ujarnya.
Kondisi tak kalah mencolok juga terlihat di Simpang Susun Semanggi. Titik yang selama ini dikenal sebagai simpul kemacetan kini tak lagi dipenuhi antrean kendaraan mengular. Meski begitu, Komarudin menjelaskan bahwa perlambatan arus masih terjadi di beberapa titik tertentu, terutama akibat pertemuan arus lalu lintas dari berbagai arah.
”Saat ini yang kami pantau di beberapa ruas jalan diantaranya yang dari arah barat, Slipi ke arah timur ke Semanggi. Ini tidak lebih disebabkan karena faktor crossing,” tutur dia.
Ia menambahkan, pertemuan jalur busway, akses keluar tol dalam kota, hingga arteri dari Slipi menuju Semanggi memang masih menyebabkan perlambatan. Namun situasinya tetap terkendali dan tidak sampai memicu kemacetan parah.
Sebelumnya diberitakan, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan, pemilihan hari Jumat didasarkan pada praktik yang sudah berjalan di sejumlah kementerian.
“Mengapa dipilih Jumat? Karena memang sebagian sudah beberapa kementerian sudah melaksanakan itu, kerja empat hari dalam satu minggu dengan aplikasi. Ini pasca-dari COVID kemarin,” ujarnya dalam konferensi pers daring, Selasa, 31 Maret 2026.
Selain itu, Airlangga menilai hari Jumat memiliki beban kerja yang relatif lebih ringan dibandingkan hari kerja lainnya.
“Kami pilih hari Jumat karena memang hari Jumat kan setengah, artinya tidak sepenuh hari Senin sampai Kamis,” ujarnya.
Meski kebijakan WFH diterapkan, Airlangga memastikan pelayanan publik tetap berjalan normal.
Foe Peace Simbolon
Load more