News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Minta Anak Muda Jangan Paksakan Pesta Pernikahan, Siap-siap Diatur Surat Edaran

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) merencakan penerbitan surat edaran (SE) agar anak muda di Jabar menikah sederhana ketimbang menggelar pesta pernikahan.
Jumat, 10 April 2026 - 14:21 WIB
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) saat pidato di Dies Natalis UIN SGD Bandung
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Lembur Pakuan Channel

Bandung, tvOnenews.com - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyampaikan harapannya kepada anak muda di Jabar. Ia meminta satu hal terkait pernikahan generasi muda.

Dalam pidatonya di acara Dies Natalis Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati (SGD) atau UIN Bandung, Rabu (8/4/2026), Dedi Mulyadi mengajak agar anak muda tidak menggelar pesta pernikahan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dedi Mulyadi mempunyai alasan menyerukan hal ini. Jika kondisi ekonomi tidak memungkinkan atau tak mampu, sebaiknya tidak perlu memaksakan untuk menggelar hajatan.

KDM sapaan akrabnya, berpendapat gelaran pernikahan tidak harus mewah. Ia memahami hajat yang dirayakan secara besar-besaran merupakan salah satu puncak kebahagiaan.

"Sudahlah, anak-anak Gen Z ini, yang sekarang mau nikah, kalau orang tuanya tidak mampu, tidak perlu memaksakan hajatan. Saya menyarankan nggak usah," ujar Dedi Mulyadi dikutip, Jumat (8/4/2026).

Dedi Mulyadi Nilai Pesta Pernikahan Sering Membebani Orang Tua

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) saat berpidato di acara ulang tahun UIN Bandung
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) saat berpidato di acara ulang tahun UIN Bandung
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Lembur Pakuan Channel

Lebih lanjut, Dedi Mulyadi memberikan contoh anak muda yang menggelar pesta pernikahan besar-besaran. Dalam kondisi ekonomi kurang mampu, seringkali membebani orang tua.

Dalam pidatonya, KDM membeberkan pengalaman di mana dirinya saat menggelar pernikahan. Ia mengakui momen sakral ini tidak melibatkan orang tua.

Mantan Bupati Purwakarta ini lebih mengandalkan biaya sendiri. Ia sama sekali tidak menginginkan adanya bantuan biaya dari orang tua, apalagi dari pihak perempuan.

Ia justru mengutamakan konsep pernikahan yang sederhana. Menurutnya, langkah ini sangat efisien.

Pada saat itu, KDM melaksanakan proses akad nikah pada pagi hari. Di siang harinya, acara pernikahannya selesai.

Kemudian, KDM menggelar syukuran sederhana dengan hanya menyediakan hidangan khas Sunda. Hal itu terjadi di kediamannya di Purwakarta.

KDM mengakui dari gelaran sederhana ini tentu mendapat uang amplop. Alih-alih dipakai untuk hal konsumtif, ia justru menggunakan uang dari tamu undangan untuk modal usaha.

"Alhamdulillah, waktu itu saya besoknya beli motor buat modal dagang beras," katanya.

KDM Ungkap Manfaat Pernikahan Sederhana

Ilustrasi Pernikahan
Ilustrasi Pernikahan
Sumber :
  • Freepik/bristekjegor

Mantan anggota DPR ini memberikan penilaian tentang manfaat pernikahan sederhana. Menurutnya, ada banyak keuntungan yang didapat ketimbang menggelar secara mewah.

Ia menjelaskan, keuntungan pertama dari sisi efisiensi biaya. Kemudian, pernikahan sederhana juga sangat mendukung untuk keberlanjutan ekonomi pasangan ke depannya.

Salah satu contoh pernikahan sederhana, kata KDM, bisa melakukan akad nikah di Kantor Urusan Agama (KUA). Menurutnya, cara ini sangat simpel tanpa menggelar pesta mewah.

"Pagi-pagi bisa langsung datang ke KUA untuk proses akad. Nanti sorenya sudah pulang. Nah, besoknya sudah dagang lagi," jelasnya.

Ia memberikan asumsinya. Pasangan muda yang mengutamakan pola pikir secara rasional sebagai tanda siap menghadapi dan memulai kehidupan di masa depannya.

Lanjut, KDM melihat perbandingan budaya dan fenomena sosial yang terjadi saat ini. Ia mengaitkan dengan budaya dari masyarakat Tiongkok.

Menurut dia, masyarakat Tiongkok mampu membentuk perencanaan ekonomi yang baik. Selain itu, mereka juga kerap mengutamakan pola hidup disiplin sebagai pemicu China menjadi negara yang kuat.

"China tidak akan ada seperti sekarang. Itu kalau tidak punya perilaku yang hebat seperti kebudayaan mereka," imbuhnya.

Praktik Pernikahan Transaksional

Dalam kesempatan itu, ia menyinggung fenomena pernikahan transaksional. Biasanya dikenal sebagai "pengantin pesanan" yang kerap kali menjerat anak muda dan warga Jabar.

Ia mengaku kerap kali menangani kasus pengantin pesanan. Jika di China, hal itu terjadi di mana perempuan lebih banyak memiliki daya tawar yang sangat mahal ketimbang pihak pria.

Dedi Mulyadi berpendapat salah satu pemicu jebakan menjerat masyarakat. Hal ini akibat adanya iming-iming uang besar.

"Rp500 juta itu tidak berarti di sana. Biaya hidup sangat mahal. Akibat mahal, yang menjadi korban adalah warga Jawa Barat," terangnya.

Ia pun menyoroti pola pikir yang salah dilakukan masyarakat. Kebanyakan sering mementingkan budaya gengsi yang sudah berakar.

Ia menyebut istilah ini "kajeun teuing tekor asal sor". Artinya, mereka lebih mengutamakan penampilan guna mempertahankan gengsi atau citra sosial ketimbang kerugian secara materi.

Menurutnya, gengsi sebagai jalan menuju kebangkrutan hanya perkara mempertahankan citra sosial demi menggelar pesta pernikahan secara sesaat.

"Tapi, tidak pernah ada orang yang bangkrut karena anaknya sekolah," ucapnya.

KDM pun membicarakan betapa pentingnya pendidikan. Aspek ini menjadi salah sastu upaya membentuk investasi jangka panjang.

Ia menekankan agar pendidikan anak selalu menjadi hal utama ketimbang pesta pernikahan. Hal ini tidak hanya berlaku di kalangan menengah ke bawah, tetapi juga kalangan ke atas.

"Orang tua seharusnya mementingkan anak-anaknya sekolah. Pendidikan sekolah itu tidak melihat kaya atau miskin, asal ada kemauan, pasti sekolah," tegasnya.

Keterbatasan ekonomi, menurut KDM, hal itu bukan menjadi penghalang tetap menempuh pendidikan sampai lulus dari perguruan tinggi.

Dalam hal ini, kecenderungan mempertahankan gaya hidup justru rentan menimbulkan masalah sosial. Hal itu akibat tidak mengutamakan kemampuan ekonomi.

"Gaya dibesarkan, tapi keinginannya tidak ada. Apa yang terjadi? Problematikan kriminal apa pun hari ini menimpa anak-anak kelas menengah ke bawah," jelasnya.

KDM Rencanakan Diatur Lewat Surat Edaran

Akibat banyak polemik yang sering terjadi, Dedi Mulyadi selaku Gubernur Jabar mewacanakan penerbitan surat edaran (SE) tentang pesta pernikahan. Tujuannya untuk lebih menekankan agar memanfaatkan gelaran yang sederhana.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak hanya itu, melalui rencana SE ini, anak muda juga meminimalisir risiko finansial hingga fokus pada pendidikan untuk menentukan kestabilan masa depan.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bukan Sekadar Pembunuhan, Terungkap Fakta Pilu di Balik Tewasnya Wanita Berselimut di Kontrakan Tangerang

Bukan Sekadar Pembunuhan, Terungkap Fakta Pilu di Balik Tewasnya Wanita Berselimut di Kontrakan Tangerang

Seorang wanita berinisial SNA, menggegerkan warga usai ditemukan tewas dalam kondisi penuh luka di rumah kontrakan, wilayah Jurumudi, Benda, Kota Tangerang, pada Selasa (11/8).
Link Live Streaming Dana White's Contender Series: Tarung Pagi Ini, Ada Duel Bilal Hasan Vs Mridul Saikia

Link Live Streaming Dana White's Contender Series: Tarung Pagi Ini, Ada Duel Bilal Hasan Vs Mridul Saikia

Link live streaming Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 hari ini Rabu (12/8/2026). Bilal Hasan akan menantang Mridul Saikia untuk memperebutkan tiket ke UFC.
Cuma Numpang Lewat, Persib Keluar dari Daftar FIFA Ban Registration Setelah Satu Hari Nangkring

Cuma Numpang Lewat, Persib Keluar dari Daftar FIFA Ban Registration Setelah Satu Hari Nangkring

Nama Persib sudah tak bertengger di daftar hitam FIFA pada Selasa (11/8/2026) malam setelah sempat masuk satu hari sebelumnya. 
MUI Murka Hafalan Surah Ad-Dhuha Diduga Dijadikan Syarat Dapat Miras di Festival Musik, Polisi Diminta Segera Bertindak

MUI Murka Hafalan Surah Ad-Dhuha Diduga Dijadikan Syarat Dapat Miras di Festival Musik, Polisi Diminta Segera Bertindak

Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta aparat kepolisian mengusut soal viralnya tantangan hafalan Surah Ad-Dhuha yang diduga sebagai sarana untuk promosi minuman keras (miras) di acara musik.
Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 hari ini Rabu (12/8/2026). Petarung MMA Indonesia, Bilal Hasan akan menantang atlet asal India untuk membuka jalan menuju panggung UFC.
Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka-bukaan soal berbagai konflik agraria. Menurutnya, sengketa yang melibatkan klaim aset BUMN hingga TNI-Polri dinilai paling kompleks.

Trending

Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka-bukaan soal berbagai konflik agraria. Menurutnya, sengketa yang melibatkan klaim aset BUMN hingga TNI-Polri dinilai paling kompleks.
Link Live Streaming Dana White's Contender Series: Tarung Pagi Ini, Ada Duel Bilal Hasan Vs Mridul Saikia

Link Live Streaming Dana White's Contender Series: Tarung Pagi Ini, Ada Duel Bilal Hasan Vs Mridul Saikia

Link live streaming Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 hari ini Rabu (12/8/2026). Bilal Hasan akan menantang Mridul Saikia untuk memperebutkan tiket ke UFC.
Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 hari ini Rabu (12/8/2026). Petarung MMA Indonesia, Bilal Hasan akan menantang atlet asal India untuk membuka jalan menuju panggung UFC.
Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

PC PMII menilai dugaan penggunaan simbol keagamaan dalam aktivitas hiburan perlu diperiksa secara menyeluruh agar fakta sebenarnya dapat diketahui.
Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Tanjung Priok dan Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai gagalkan pengiriman 8,96 juta batang rokok ilegal yang tidak dilekati pita cukai
MUI Murka Hafalan Surah Ad-Dhuha Diduga Dijadikan Syarat Dapat Miras di Festival Musik, Polisi Diminta Segera Bertindak

MUI Murka Hafalan Surah Ad-Dhuha Diduga Dijadikan Syarat Dapat Miras di Festival Musik, Polisi Diminta Segera Bertindak

Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta aparat kepolisian mengusut soal viralnya tantangan hafalan Surah Ad-Dhuha yang diduga sebagai sarana untuk promosi minuman keras (miras) di acara musik.
Selengkapnya

Viral