GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

KPK Gadungan Bisa Tembus Masuk Gedung DPR Tanpa Surat dan Identitas, Sahroni: Agak Kaget, Berani juga Dia!

Dalam kasus yang menimpa Sahroni, yang lebih mengejutkan, pelaku KPK gadungan bahkan tidak pernah membahas perkara apa pun dan hanya meminta uang dengan dalih dukungan operasional.
Sabtu, 11 April 2026 - 19:02 WIB
Sahroni Ceritakan Kronologi Diperas Pegawai Gadungan KPK Rp300 Juta
Sumber :
  • istimewa

Jakarta, tvOnenews.com – Aksi penipuan mencatut nama lembaga negara kini makin berani. Seorang oknum mengaku utusan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), bahkan bisa masuk ke lingkungan gedung DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan dan menemui pimpinan komisi.

Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni, mengungkap dirinya didatangi langsung oleh pelaku yang mengaku sebagai “Kabiro Penindakan” KPK dan meminta uang Rp300 juta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Staf saya tuh yang nemuin di ruangan, menerima yang bersangkutan atas informasi dari Pamdal kalau ada tamu mengatasnamakan pimpinan KPK," ujar Sahroni, Sabtu (11/4/2026).

Sahroni menelaskan, peristiwa bermula pada Senin, 6 April 2026 sekitar pukul 10.30 WIB, saat Sahroni tengah memimpin rapat di Komisi III DPR RI. 

Tanpa membawa surat tugas maupun identitas resmi, pelaku tetap bisa masuk hingga ke ruang tunggu pimpinan Komisi III. Bahkan, pertemuan singkat itu langsung diwarnai permintaan uang.

"Ini permintaan dari pimpinan KPK, jumlah uangnya 300 juta," kata Sahroni menirukan ucapan pelaku.

Yang lebih mengejutkan, pelaku tidak pernah membahas perkara apa pun. Ia hanya meminta uang dengan dalih dukungan operasional pimpinan KPK.

"Itu mah dateng minta duit aja atas nama pimpinan KPK," tegas Sahroni.

Setelah pertemuan singkat, pelaku terus mendesak melalui telepon agar uang segera diberikan.

"Pak kalau bisa hari ini atau besok," kata pelaku.

Merasa janggal, Sahroni langsung mengonfirmasi ke pimpinan KPK dan dipastikan bahwa permintaan tersebut tidak benar. Ia pun segera meminta aparat untuk menangkap pelaku.

"Langsung gua bilang, 'Tangkap nih kalau begini enggak bener'," ujarnya.

Operasi penangkapan kemudian dilakukan dengan melibatkan KPK dan Polda Metro Jaya. Uang tetap diberikan sebagai umpan agar pelaku tertangkap tangan.

"Bagaimana lu mau nangkap orang kalau uangnya enggak dikasih? Ya terima dulu baru akhirnya ditangkap," tegasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pelaku akhirnya ditangkap pada Kamis malam (9/4/2026) menjelang tengah malam. Ia diketahui hanya satu orang, meski sempat disebut melibatkan beberapa pihak lain.

Sahroni menyoroti serius kejadian ini karena pelaku berani menembus gedung DPR tanpa identitas jelas.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Polisi Gerebek Tempat Hiburan Malam di Daan Mogot, Diduga Jadi Tempat Prostitusi Libatkan Anak di Bawah Umur

Polisi Gerebek Tempat Hiburan Malam di Daan Mogot, Diduga Jadi Tempat Prostitusi Libatkan Anak di Bawah Umur

Polres Metro Jakarta Barat mengungkap dugaan kasus prostitusi di sebuah sebuah tempat karaoke dan bar di kawasan Jalan Daan Mogot, Kedoya Utara, Kebon Jeruk.
Dua Juri Tidak Minta Maaf Secara Langsung soal Polemik LCC MPR Kalbar, Malah Diwakili Lembaga

Dua Juri Tidak Minta Maaf Secara Langsung soal Polemik LCC MPR Kalbar, Malah Diwakili Lembaga

Dua dewan juri yang bertugas saat Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR di Pontianak, Kalimantan Barat tidak menyampaikan permintaan maaf secara pribadi. 
Gubernur Khofifah Resmikan Revitalisasi 45 SMA, SMK, SLB Negeri dan Swasta di Tulungagung, Trenggalek, dan Pacitan

Gubernur Khofifah Resmikan Revitalisasi 45 SMA, SMK, SLB Negeri dan Swasta di Tulungagung, Trenggalek, dan Pacitan

Gubernur Khofifah resmikan rehabilitasi dan revitalisasi SMA, SMK dan SLB negeri swasta wilayah Kabupaten Tulungagung, Kabupaten Trenggalek, dan Kabupaten Pacitan.
Satu Pasien Meninggal saat Kebakaran di RSUD dr Soetomo Surabaya karena Penyakitnya

Satu Pasien Meninggal saat Kebakaran di RSUD dr Soetomo Surabaya karena Penyakitnya

Koordinator Evakuasi Pasien dokter Rizal Constansius memastikan pasien dengan alat medis atau mesin yang terpasang tidak mungkin mengalami keracunan gas.
I.League Ancam Sanksi Pengurangan Poin untuk Klub Musafir, Bagaimana dengan Persija Jakarta?

I.League Ancam Sanksi Pengurangan Poin untuk Klub Musafir, Bagaimana dengan Persija Jakarta?

I.League memberikan peringatan keras kepada para klub Super League, Championship, hingga Liga Nusantara terkait sanksi pengurangan poin bila menjadi tim musafir. Lantas, bagaimana dengan kasus Persija yang kerap berpindah markas dan tergusur dari Jakarta?
Masa Lalu MC Lomba Cerdas Cermat MPR Shindy Lutfiana Bikin Tercengang, Ternyata Jauh dari Kontroversi

Masa Lalu MC Lomba Cerdas Cermat MPR Shindy Lutfiana Bikin Tercengang, Ternyata Jauh dari Kontroversi

Ajang Tangerang MC Competition sendiri digelar untuk menjaring bakat-bakat MC potensial. Pihak penyelenggara bahkan menyediakan total hadiah mencapai Rp27 juta bagi para pemenang.

Trending

MPR akan Ulang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Netizen Soroti Unggahan SMAN 1 Sambas Rayakan Kemenangan

MPR akan Ulang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Netizen Soroti Unggahan SMAN 1 Sambas Rayakan Kemenangan

Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diadakan MPR RI masih menjadi perhatian publik. Kini SMAN 1 Sambas menjadi sorotan
Diminta Gantikan Posisi Mauricio Souza, Legenda yang Bawa Persija Juara Era 2001 Beri Respons Berkelas

Diminta Gantikan Posisi Mauricio Souza, Legenda yang Bawa Persija Juara Era 2001 Beri Respons Berkelas

Luciano Leandro, legenda Persija Jakarta di era 2001 menjawab permintaan suporter Jakmania untuk menggeser Mauricio Souza dari kursi pelatih Macan Kemayoran.
AFC Larang Mathew Baker Bela Timnas Indonesia U-17 Lagi, Bek Liga Australia Bakal Naik Kelas ke Garuda Muda Buat Piala AFF U-19 2026

AFC Larang Mathew Baker Bela Timnas Indonesia U-17 Lagi, Bek Liga Australia Bakal Naik Kelas ke Garuda Muda Buat Piala AFF U-19 2026

Mathew Baker tidak lagi bisa bela Timnas Indonesia U-17 setelah usianya melewati batas. Bek muda yang berkarier di Australia itu kini resmi naik kelas ke U-19.
2 Nama Sudah Bocor, 3 Pemain Keturunan Ini Masuk Daftar yang akan Dinaturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2027?

2 Nama Sudah Bocor, 3 Pemain Keturunan Ini Masuk Daftar yang akan Dinaturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2027?

Teka-teki lima calon naturalisasi Timnas Indonesia makin panas, dua nama mulai bocor dan tiga sosok lain disebut punya profil tak biasa untuk Garuda masa depan.
Sosok Indang Maryati, Kepala SMAN 1 Pontianak yang Tegas Tolak Ikut Final Ulang Cerdas Cermat MPR, Aktif Jadi Pembicara Forum Anak dan Pendidikan

Sosok Indang Maryati, Kepala SMAN 1 Pontianak yang Tegas Tolak Ikut Final Ulang Cerdas Cermat MPR, Aktif Jadi Pembicara Forum Anak dan Pendidikan

Indang Maryati menjelaskan, sejak awal pihak sekolah tidak pernah berniat menggugurkan hasil kompetisi yang telah diumumkan.
Kapten Timnas Indonesia Era Shin Tae-yong Resmi Abroad, Bek Garuda Muda Gabung Klub Juara Liga Timor Leste dan Siap Tampil di AFC Challenge League

Kapten Timnas Indonesia Era Shin Tae-yong Resmi Abroad, Bek Garuda Muda Gabung Klub Juara Liga Timor Leste dan Siap Tampil di AFC Challenge League

Bek muda Timnas Indonesia buat kejutan dengan melanjutkan karier di luar negeri. Adalah Barnabas Sobor yang resmi bergabung dengan klub juara Liga Timor Leste.
Direspon KDM, Ini Kronologi Wanita Surabaya Terjerat Love Scamming Rp2,1 M oleh Warga Cirebon yang Ngaku Pegawai UNICEF

Direspon KDM, Ini Kronologi Wanita Surabaya Terjerat Love Scamming Rp2,1 M oleh Warga Cirebon yang Ngaku Pegawai UNICEF

Wanita Surabaya, WS mengadu ke Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) imbas jadi korban penipuan & perampokan lewat love scamming warga Cirebon keturunan Kamerun.
Selengkapnya

Viral