News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menguak Tabir, Seorang Ayah Sekap Bocah 9 Tahun Selama 1,5 Tahun di Mobil Boks

Baru-baru ini media social hingga media massa menguak tabir kisah seorang ayah sekap bocah 9 tahun selama 1,5 tahun di mobil boks. Sontak, hal ini menyedot
Minggu, 12 April 2026 - 04:38 WIB
Menguak Tabir, Seorang Ayah Sekap Bocah 9 Tahun 1,5 Tahun di Mobil Boks
Sumber :
  • istimewa - antaranews

tvOnenews.com - Baru-baru ini media social hingga media massa menguak tabir kisah seorang ayah sekap bocah 9 tahun selama 1,5 tahun di mobil boks. Sontak, hal ini menyedot perhatian hingga menuai komentar warganet.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari berbagai sumber, bocah laki-laki berusia 9 itu tahun berhasil diselamatkan setelah disekap di dalam mobil boks milik ayahnya di wilayah timur Prancis sejak tahun 2024.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ironisnya, saat ditemukan, bocah tersebut dalam kondisi memprihatinkan karena mengalami gizi buruk kronis dan kehilangan kemampuan berjalan.

Pihak kejaksaan setempat mengungkapkan bahwa anak tersebut telah dilarikan ke rumah sakit untuk perawatan intensif, sementara sang ayah telah ditahan oleh pihak berwenang.

Aksi penyelamatan bermula pada Senin (6/4) lalu di desa Hagenbach, dekat perbatasan Swiss dan Jerman. 

Seorang tetangga melaporkan adanya "suara anak-anak" yang bersumber dari sebuah mobil boks yang terparkir.

Seperti dilansir ABC News, berdasarkan keterangan Jaksa Nicolas Heitz pada Sabtu (11/4), polisi menemukan pemandangan mengerikan setelah memaksa pintu mobil terbuka.

Kemudian, bocah tersebut ditemukan telanjang dalam posisi meringkuk, tertutup selimut di atas tumpukan sampah dan kotoran.

Korban tidak bisa lagi berjalan karena terlalu lama berada dalam posisi duduk atau meringkuk di ruang sempit selama sekitar 1,5 tahun. 

Bocah tersebut mengaku tidak pernah mandi sekalipun sejak November 2024.

Kepada penyelidik, sang ayah mengeklaim bahwa ia menyekap putranya sejak November 2024, saat korban masih berusia 7 tahun, dengan alasan untuk "melindunginya". 

Ia berdalih pasangannya ingin mengirim bocah tersebut ke rumah sakit jiwa.

Namun, jaksa mematahkan klaim tersebut dengan fakta-fakta seperti tidak adanya catatan medis yang menunjukkan anak tersebut memiliki gangguan kejiwaan sebelum menghilang.

Korban tercatat memiliki nilai yang baik di sekolah sebelum penyekapan terjadi. Pihak sekolah diberitahu bahwa anak tersebut pindah sekolah, sementara keluarga dan teman-teman diberitahu bahwa korban berada di institusi psikiatri.

Sang ayah kini menghadapi dakwaan awal penculikan dan pelanggaran berat lainnya. 

Sementara itu, pasangan sang ayah mengeklaim tidak tahu-menahu bahwa bocah itu ada di dalam mobil.

Namun, ia tetap dikenakan dakwaan awal atas kelalaian membantu anak di bawah umur yang dalam bahaya dan kini berada di bawah pengawasan yudisial.

Kakak perempuan korban (12) dan putri dari pasangan ayahnya (10) kini berada di bawah pengasuhan dinas sosial. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kini Kejaksaan tengah menyelidiki apakah ada pihak lain yang sebenarnya mengetahui keberadaan bocah tersebut selama ini.

Warga desa Hagenbach menyatakan keterkejutan luar biasa atas insiden ini. Mereka mengaku sama sekali tidak menyangka ada praktik penyekapan keji yang terjadi tepat di lingkungan mereka selama lebih dari setahun. (aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

5 Zodiak Paling Hoki 28 Juni 2026: Gemini Rezeki Mengalir, Taurus Paling Bersinar

5 Zodiak Paling Hoki 28 Juni 2026: Gemini Rezeki Mengalir, Taurus Paling Bersinar

Berikut 5 zodiak yang diprediksi paling hoki pada 28 Juni 2026, di antaranya Gemini ada rezeki mengalir hingga Taurus paling bersinar.
Hari Pernikahan Makin Dekat? Nathalie Holscher Beri Kode Lewat Foto Prewedding Terbaru Bersama Aripat

Hari Pernikahan Makin Dekat? Nathalie Holscher Beri Kode Lewat Foto Prewedding Terbaru Bersama Aripat

Hari pernikahan semakin dekat? Nathalie Holscher beri kode lewat foto prewedding terbaru bersama Aripat.
KAI Daop 6 Yogyakarta: Perjalanan KA Aman Pascagempa

KAI Daop 6 Yogyakarta: Perjalanan KA Aman Pascagempa

Seluruh perjalanan kereta api di wilayah PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta dipastikan dalam keadaan selamat dan aman pascagempa yang mengguncang wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta dan sekitarnya pada Sabtu (27/6), 14.48 WIB.
23 Juta Nasabah Keluarga Prasejahtera Terlayani Akses Pembiayaan

23 Juta Nasabah Keluarga Prasejahtera Terlayani Akses Pembiayaan

PT Permodalan Nasional Madani (PNM) telah menjangkau dan melayani 23,3 juta nasabah PNM Mekaar di seluruh Indonesia, ini upaya meneguhkan peran sebagai lembaga pemberdayaan yang hadir untuk membuka akses pembiayaan dan pendampingan bagi masyarakat.
Lima Calon Manajer KDMP Meninggal Dunia, Koalisi Masyarakat Sipil Desak Pemerintah Hentikan Program Latsarmil

Lima Calon Manajer KDMP Meninggal Dunia, Koalisi Masyarakat Sipil Desak Pemerintah Hentikan Program Latsarmil

Kementerian Pertahanan (Kemenhan) mengungkap lima orang calon Manajer Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) meninggal dunia saat mengikuti pelaksanaan pelatihan dasar militer (Latsarmil).
Kenakan Baju Berlogo PSI, Jokowi: Kalau Sudah Memakai, Artinya Tahu Sendiri

Kenakan Baju Berlogo PSI, Jokowi: Kalau Sudah Memakai, Artinya Tahu Sendiri

Presiden Ketujuh Joko Widodo (Jokowi) mengaku berupaya memenuhi seluruh undangan yang diterimanya selama dua hari melakukan perjalanan di Provinsi Lampung.

Trending

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral